ICW Ultimatum Kejaksaan Agung Ajukan Kasasi Vonis Pinangki Jaksa Pinangki Sirna Malasari di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (11/1). (Desca Lidya Natalia)

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengultimatum Kejaksaan Agung (Kejagung) agar segera mengajukan kasasi atas putusan tingkat banding mantan Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan Kejagung Pinangki Sirna Malasari.

Pasalnya, kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, pada hari ini, Senin (5/7), merupakan tenggat waktu akhir bagi Kejagung untuk mengajukan kasasi.

Baca Juga

PT DKI Korting Hukuman Pinangki dari 10 Jadi 4 Tahun Penjara

"Maka dari itu, ICW mendesak agar langkah kasasi segera ditempuh," kata Kurnia dalam keterangannya, Senin (5/7).

jaksa pinangki
Jaksa Pinangki Sirna Malasari. (Facebook/pinangki sirna malasari)

Kurnia mengatakan, jika tidak ajukan kasasi, maka dugaan publik selama ini terkonfirmasi bahwa Kejagung sedari awal memang ingin melindungi dan berharap agar Pinangki dihukum rendah.

"Bagi ICW, Pinangki layak untuk dihukum maksimal," tegas Kurnia.

Selain karena kejahatannya dilakukan saat Pinangki masih menyandang status sebagai penegak hukum, Kurnia mengingatkan, Pinangki diketahui juga melakukan tiga tindak pidana sekaligus, yakni suap, pencucian uang, dan permufakatan jahat.

Baca Juga

Jaksa Cecar Suami Pinangki Soal Penghasilannya

Lebih miris lagi, Murnia menekankan bahwa Pinangki menjalankan praktik korupsi guna membantu buronan perkara korupsi hak tagih Bank Bali yang sedang dicari oleh Kejagung kala itu, Djoko Tjandra.

"Selain hal tersebut, putusan banding Pengadilan Tinggi DKI Jakarta itu harus segera dianulir oleh Mahkamah Agung, sebab, dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi persidangan korupsi lainnya yang melibatkan oknum penegak hukum," tutup Kurnia.

Sebelumnya, melalui putusan banding, majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memangkas vonis Pinangki dari semula 10 tahun menjadi empat tahun penjara. Padahal, dalam perkaranya, Pinangki terbukti melakukan tiga perbuatan pidana.

Yaitu terbukti menerima suap sebesar 500 ribu dolar AS dari terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra. Selain itu, Pinangki terbukti melakukan pencucian uang senilai 375.279 dolar AS atau setara Rp5.253.905.036. Uang tersebut adalah bagian dari uang suap yang diberikan Djoko Tjandra. (Pon)

Baca Juga

Sosok King Maker Tak Terungkap meski Pinangki Divonis 10 Tahun Penjara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mantan Mendag dan Politisi NasDem Usulkan Pansus Minyak Goreng
Indonesia
Mantan Mendag dan Politisi NasDem Usulkan Pansus Minyak Goreng

Pansus ini diyakini menjawab keresahan masyarakat akibat kelangkaan minyak goreng yang telah terjadi berbulan-bulan lamanya.

Tren Kepercayaan Publik Terus Menurun, KPK Justru Lihat Ada Sisi Positif
Indonesia
Tren Kepercayaan Publik Terus Menurun, KPK Justru Lihat Ada Sisi Positif

KPK menilai hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan adanya peningkatan optimisme publik dalam pemberantasan korupsi selama beberapa bulan belakangan.

Minggu Ketiga Sekolah Tatap Muka Digelar Setiap Hari
Indonesia
Minggu Ketiga Sekolah Tatap Muka Digelar Setiap Hari

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta berniat menggelar sekolah pembelajaran tatap muka (PTM) setiap hari pada minggu ketiga.

Ratusan Bus Disiapkan untuk Antar-Jemput Penonton MotoGP Mandalika
Indonesia
Ratusan Bus Disiapkan untuk Antar-Jemput Penonton MotoGP Mandalika

Persiapan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, pada 18-20 Maret 2022 terus dimatangkan.

Kereta Api Garut-Jakarta Diuji Coba, Bawa Rombongan Bupati
Indonesia
Kereta Api Garut-Jakarta Diuji Coba, Bawa Rombongan Bupati

Pada uji coba kali ini, kereta membawa rombongan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yakni Bupati Garut Rudy Gunawan bersama istri, serta sejumlah unsur musyawarah pimpinan daerah, pejabat satuan kerja perangkat daerah, dan masyarakat undangan.

   Lapangan Bola Berstandar Internasional Berada di Tengah Kampung Jakarta
Indonesia
Lapangan Bola Berstandar Internasional Berada di Tengah Kampung Jakarta

Perlu diketahui, Lapangan Ingub Muara Angke ini memiliki luas lahan sebesar 12.500 meter persegi. Fasilitas ini merupakan aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pasangan Mesum Aceh Dihukum Cambuk, Vonis Pemilik Penginapan Lebih Parah
Indonesia
Pasangan Mesum Aceh Dihukum Cambuk, Vonis Pemilik Penginapan Lebih Parah

Uniknya, pemilik penginapan tempat terjadinya tindakan asusila juga mendapat hukuman cambuk lebih banyak ketimbang kedua pelaku.

Irjen Napoleon Bonaparte Diduga Tengah Cari Perhatian Publik
Indonesia
Irjen Napoleon Bonaparte Diduga Tengah Cari Perhatian Publik

Mantan Kepala Divisi (Kadiv) Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte ditengarai tengah berusaha mendapatkan simpati publik.

PLTN Ukraina Terbakar Akibat Invasi, Rusia Klaim Radiasi Nuklir Masih Aman
Dunia
PLTN Ukraina Terbakar Akibat Invasi, Rusia Klaim Radiasi Nuklir Masih Aman

PLTN Zaporizhzhia pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa

Puluhan Kasus Omicron dari Luar Negeri, Luhut Imbau Masyarakat Liburan di Indonesia
Indonesia
Puluhan Kasus Omicron dari Luar Negeri, Luhut Imbau Masyarakat Liburan di Indonesia

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat agar tetap berlibur di dalam negeri.