ICW Tagih Janji KPK Tangkap Harun Masiku Ilustrasi. (ANTARA News Sumsel/18)

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) kembali mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menangkap tersangka kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR Harun Masiku.

"Selain isu pengungkapan perkara yang menjerat Nurdin Abdullah, ICW tak kunjung lelah untuk mengingatkan KPK agar segera melunasi janji mencari dan meringkus tunggakan buronan, salah satunya Harun Masiku," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Selasa (2/3).

ICW menilai, selama kurang lebih satu tahun ini, KPK hanya mengumbar janji akan menyeret Harun Masiku dan buronan lainnya. ICW merasa ada kejanggalan dalam hal ini. Menurut ICW, KPK seperti kehilangan arah dan kekuatan untuk mencari Harun Masiku.

Baca Juga:

KPK Periksa Keluarga Buron Harun Masiku

"Dalam kesempatan ini, ICW sekaligus mempertanyakan perihal kelanjutan pembentukan Satgas Pencarian Buronan yang sempat diutarakan oleh komisioner Lili Pintauli, akhir Januari lalu. Jika belum terealisasi, berarti pernyataan itu hanya sekadar lip service demi menutupi kebobrokan pencarian seluruh buronan KPK," ujarnya.

Pada Januari lalu, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar optimistis pihaknya mampu menemukan buron Harun Masiku. Apalagi, Lili mengatakan, berdasarkan pernyataan dari pihak kerabat, Harun diyakini masih hidup, belum meninggal.

"Terkait soal Harun Masiku, kalau saya membaca bahwa belum ada informasi dari keluarga yang menjelaskan sebagaimana disampaikan tentang keberadaan harun yang telah meninggal dunia, tentu saja KPK tetap optimistis untuk bisa menemukan yang bersangkutan," ujar Lili di gedung KPK, Jakarta Rabu (20/1).

Pria yang diduga Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta seusai pulang dari Singapura, 7 Januari 2020. Foto: Net/Ist
Pria yang diduga Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta seusai pulang dari Singapura, 7 Januari 2020. Foto: Net/Ist

Tim penyidik KPK sendiri sempat memeriksa kerabat Harun Masiku, Daniel Tonapa Masiku. Daniel yang diselisik soal keberadaan Harun berharap kerabatnya itu masih hidup.

Atas dasar tersebut, Lili mengatakan, pihaknya akan mengerahkan kekuatan secara maksimal untuk menyeret Harun Masiku. Menurut Lili, pimpinan KPK telah mememinta Deputi Penindakan Karyoto untuk membentuk tim satgas khusus untuk memburu para buronan, termasuk Harun Masiku.

"Dan kita pimpinan juga telah menginisiasi dan juga meminta kepada Pak Deputi (Penindakan) untuk membuat sebuah satu satgas yang memang fokus melakukan pencarian kepada orang-orang DPO," kata Lili.

Dengan pembentukan tim satgas khusus, Lili menyebut pekerjaan tim penyidik dalam mengusut tuntas sebuah kasus tak akan terganggu.

"Jadi pekerjaan tidak tertanggung hal lain selain kita juga koordinasikan hal ini dengan kepolisian, tetapi juga di kita agar cepat efektif dengan membentuk sebuah tim satgas sendiri yang khusus mencari orang-orang yang memang masuk DPO," kata Lili.

Dalam kasus dugaan suap PAW anggota DPR Fraksi PDIP, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka yakni komisioner KPU Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina selaku mantan anggota Badan Pengawas Pemilu sekaligus orang kepercayaan Wahyu, Harun Masiku selaku caleg DPR fraksi PDIP dan Saeful.

Baca Juga:

Kata KPK Soal Kabar Harun Masiku Meninggal Dunia

KPK menduga Wahyu bersama Agustiani Tio Fridelina diduga menerima suap dari Harun dan Saeful. Suap dengan total Rp900 juta itu diduga diberikan kepada Wahyu agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.

Wahyu dan Agustiani telah divonis dalam kasus ini. Mantan komisioner KPU itu divonis enam tahun penja, sedangkan Agustiani Tio divonis empat tahun penjara. Sementara itu, Saeful Bahri telah divonis satu tahun dan delapan penjara.

Saeful Bahri terbukti bersama-sama Harun Masiku menyuap Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina. Ketiganya telah dijebloskan ke lapas untuk menjalankan hukuman pidana. (Pon)

Baca Juga:

KPK Yakin Buronan Harun Masiku Masih Hidup

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Resmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam
Indonesia
Jokowi Resmikan Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam

Ini salah satu pengingat kobaran semangat kita, semangat untuk melanjutkan perjuangan para founding fathers

Ditanya Prediksi Skor Indonesia Vs Thailand, Anies Malah Tertawa
Indonesia
Ditanya Prediksi Skor Indonesia Vs Thailand, Anies Malah Tertawa

Indonesia berhasil melangkah ke partai puncak AFF Cup usai mengalahkan tuan rumah Singapura

Pemungutan Suara Pemilu Australia Dimulai, Partai Buruh Diprediksi Menang
Dunia
Pemungutan Suara Pemilu Australia Dimulai, Partai Buruh Diprediksi Menang

Pemungutan suara awal telah mendapatkan popularitas di Australia. Sekitar 40 persen pemilih memberikan suaranya lebih awal atau melalui pos dalam pemilihan nasional terakhir.

Ridwan Kamil Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan dan Doa Masyarakat
Indonesia
Ridwan Kamil Sampaikan Terima Kasih atas Dukungan dan Doa Masyarakat

Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dimakamkan di area Islamic Center milik keluarga besar Ridwan Kamil.

Komposisi Ideal Anggota KPU-Bawaslu Versi Pengamat
Indonesia
Komposisi Ideal Anggota KPU-Bawaslu Versi Pengamat

Para calon komisioner dua lembaga penyelenggara Pemilu tersebut harus memiliki tiga unsur penting

Sepanjang 2021, 5 Warga Solo Meninggal karena DBD
Indonesia
Sepanjang 2021, 5 Warga Solo Meninggal karena DBD

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah, mencatat sebanyak lima orang warga Solo meninggal karena Demam Berdarah Dengue (DBD)

Di Tangan Panglima Baru, Ketua DPD Berharap TNI Semakin Profesional
Indonesia
Di Tangan Panglima Baru, Ketua DPD Berharap TNI Semakin Profesional

Panglima yang baru harus memastikan tugas pokok TNI berjalan dengan baik. Bisa menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, juga melindungi bangsa ini dari berbagai ancaman.

Polisi-Tokoh Adat Pastikan Tidak Ada Bentrok Susulan di Sorong
Indonesia
Polisi-Tokoh Adat Pastikan Tidak Ada Bentrok Susulan di Sorong

Situasi di Kota Sorong, Papua Barat, sudah kondusif pasca-bentrok antarkelompok warga yang menewaskan 18 korban.

Gus Ipul Resmi Jadi Sekjen PBNU
Indonesia
Gus Ipul Resmi Jadi Sekjen PBNU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengumumkan pengurus PBNU periode 2022-2027.

Tiket Formula E Resmi Dijual Paling Mahal Rp 10 Juta, Belum Termasuk Pajak
Indonesia
Tiket Formula E Resmi Dijual Paling Mahal Rp 10 Juta, Belum Termasuk Pajak

Tiket Formula E DKI Jakarta sudah resmi dijual mulai 1 Mei 2022.