ICW Kaget Dengar Pidato Jokowi Soal Korupsi Presiden Joko Widodo saat di Sidang Tahunan MPR. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku kaget mendengar pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut pemerintah tidak pernah main-main dengan pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR bersama DPR dan DPD, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

"ICW cukup tercengang dan kaget mendengar pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di DPR yang mengatakan bahwa 'Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi'. Sebab, sejak awal pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak pernah terbukti berpihak pada sektor pemberantasan korupsi," kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Baca Juga:

Begini Kehadiran Sidang Tahunan Kala Pandemi COVID-19

Kurnia mengingatkan bahwa salah satu pihak yang menciptakan situasi suram pada pemberantasan korupsi adalah pemerintah. Mulai dari memilih Ketua KPK yang memiliki persoalan serius, memberikan grasi kepada koruptor, ketidakjelasan penuntasan kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan, sampai pada akhirnya merevisi UU KPK.

"Narasi janji yang sempat diucapkan oleh Presiden terkait dengan Perppu KPK pun faktanya hanya omong kosong belaka," tegas dia.

Presiden Jokowi di Sidang Tahunan MPR. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak pernah main-main dalam pemberantasan korupsi. Menurut mantan Gunernur DKI Jakarta itu, dalam pemberantasan korupsi, upaya pencegahan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien.

Baca Juga:

Jokowi Ungkap Keprihatinan Hilangnya Kegembiraan dan Karnaval HUT RI

"Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi. Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu," ujarnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengacara Sebut Video Sukmawati Dipelintir dan Dipotong
Indonesia
Pengacara Sebut Video Sukmawati Dipelintir dan Dipotong

"Di media sosial itu adalah rekaman video yang sudah tidak utuh atau sudah dipotong-potong yang sengaja disetting dalam beberapa versi," kata Petrus

Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

"Penyidik Tipikor khusus red notice dan Tipidum terkait surat jalan tengah fokus pemberkasan. Doakan segera tahap satu," kata Awi

Volume Kendaraan Turun 44,76 Persen Selama PSBB di Jakarta
Indonesia
Volume Kendaraan Turun 44,76 Persen Selama PSBB di Jakarta

Pemda DKI juga menerapkan pembatasan ekstrem yang dimulai dari 23 Maret hingga 9 April 2020.

Hakim Tolak Permohonan Justice Collaborator Imam Nahrawi
Indonesia
Hakim Tolak Permohonan Justice Collaborator Imam Nahrawi

Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti

Pelaku Mutilasi Manajer Konstruksi Siapkan Rumah Kontrakan untuk Kuburan
Indonesia
Pelaku Mutilasi Manajer Konstruksi Siapkan Rumah Kontrakan untuk Kuburan

Pelaku yang merupakan sejoli itu yakni DAF (26) dan LAS (27) bingung bagaimana membawa korban keluar dari apartemen tempat korban dihabisi.

Demokrat Memohon Jokowi Batalkan Kenaikan BPJS, Jangan Tambah Beban Rakyat
Indonesia
Demokrat Memohon Jokowi Batalkan Kenaikan BPJS, Jangan Tambah Beban Rakyat

Peserta BPJS mandiri mayoritas masyarakat menengah ke bawah yang justru paling rentan terhadap dampak ekonomi COVID-19.

Mayoritas Pendaftar Rumah DP Nol Janji Anies  Tak Lolos Verifikasi
Indonesia
Mayoritas Pendaftar Rumah DP Nol Janji Anies Tak Lolos Verifikasi

Perumnas di Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat dan Sentraland Cengkareng, Jakarta Barat dari 94 unit tersedia sudah terjual 41 unit atau sekitar 43,6 persen.

Kriminolog Ingatkan Masyarakat Waspadai Kejahatan di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Kriminolog Ingatkan Masyarakat Waspadai Kejahatan di Tengah Pandemi COVID-19

Wabah COVID-19 tak serta merta membuat pelaku kriminal ketakutan.

Anies Baswedan: Terima Kasih Presiden
Indonesia
Anies Baswedan: Terima Kasih Presiden

Jakarta harus integrasikan transportasi

Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman
Indonesia
Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman

Kegiatan pemasangan masker itu akan berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB