ICW Endus Potensi Kecurangan Pengadaan Gorden Rumah Dinas DPR Rp 48 Miliar Gedung DPR. Foto: MP/Dickie Prasetia

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Sekretariat Jenderal DPR RI menghentikan sementara proses pengadaan penggantian gorden dan blind di rumah dinas anggota dewan, yang anggarannya mencapai Rp 48,7 miliar.

ICW mengungkapkan pengadaan gorden tersebut berpotensi menimbulkan kecurangan. Sebab, besarnya alokasi anggaran untuk penggantian gorden di rumah jabatan anggota DPR tidak menerapkan prinsip efektifitas dan efisiensi dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga

PPP Sarankan Anggaran Gorden Rumdin Rp 48 Miliar untuk Bantu Rakyat

"Sekretariat Jenderal DPR RI harus menghentikan sementara proses pengadaan penggantian gorden dan blind untuk memberikan kesempatan bagi penyedia yang memiliki kualifikasi sesuai dengan yang disyaratkan," kata peneliti ICW, Wana Alamsyah dalam keterangannya, Rabu (30/3).

Berdasarkan penelusuran ICW, kata Wana, terdapat empat temuan yang berkaitan dengan pengadaan gorden dan blind yang dilakukan oleh Sekretariat Jenderal DPR RI. Pertama, ketiadaan transparansi mengenai volume pekerjaan dalam proses perencanaan.

Kedua, terdapat potensi kecurangan yang bentuknya mengarah pada pemenang tertentu. Ketiga, terdapat pengadaan yang diduga hampir serupa pada tahun 2016. Keempat, harga barang yang dibeli terindikasi tidak sesuai standar karena terlampu mahal.

Baca Juga

Sekjen DPR Klaim Anggaran Gorden Per Rumah Dinas Tembus Rp 90 Juta

Karena itu, ICW meminta Sekretariat Jenderal DPR RI membuka dokumen pengadaan. Hal ini sesuai dengan Pasal 15 ayat (9) Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik yang menyatakan bahwa informasi pengadaan barang dan jasa pemerintah pada proses perencanaan, pemilihan, pelaksanaan merupakan informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala.

Menurut Wana, berdasarkan Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), pagu anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 48,75 miliar. Di dalam rincian pengadaan dengan judul 'Penggantian Gordyn dan Blind DPR RI Kalibata' tidak terdapat informasi secara jelas mengenai volume pekerjaan.

"Hal ini tentunya tidak sesuai dengan prinsip pengadaan barang/jasa terkait transparansi informasi," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen DPR RI Indra Iskandar menjelaskan polemik anggaran Rp 48 miliar untuk gorden di rumah dinas Anggota DPR dan Rp 11 miliar untuk pengaspalan di Kompleks Parlemen.

Indra menyampaikan, pergantian gorden dan vitrase rumah dinas Anggota DPR sudah diajukan sejak 2009, namun anggaran tak mencukupi.

Indra mengklaim pengadaan gorden tersebut, lanjut Indra, sudah dilakukan dengan mekanisme lelang terbuka dan menekankan di dalam rencana kerja dan syarat-syarat (RKS) sangat jelas. (Pon)

Baca Juga

Rp 59 Miliar Buat Aspal dan Gorden, Dasco: Sejak 2015 Belum Diganti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sikapi Dunia Barat, Putin Perintahkan Kekuatan Nuklir Disiagakan
Dunia
Sikapi Dunia Barat, Putin Perintahkan Kekuatan Nuklir Disiagakan

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan para kepala pertahanan untuk menyiagakan "kekuatan pencegahan", pada Minggu (27/2), yang meliputi persenjataan nuklir negara tersebut.

Kejagung Sita 1.002 Hektare Kebun Terkait Kasus Surya Darmadi di Jambi
Indonesia
Kejagung Sita 1.002 Hektare Kebun Terkait Kasus Surya Darmadi di Jambi

Kejagung menyita sebuah kebun seluas 1.002 hektare di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Maro Sebu Ulu, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Pengamanan KTT G20 Jadi Tolak Ukur Kredibilitas Bangsa di Mata Dunia
Indonesia
Pengamanan KTT G20 Jadi Tolak Ukur Kredibilitas Bangsa di Mata Dunia

Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya yang terlibat dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 bekerja profesional dan penuh tanggung jawab demi menjaga kredibilitas bangsa di mata dunia.

57,98 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Penguat
Indonesia
57,98 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin Penguat

Hingga saat ini berarti sudah ada sebanyak 57.980.364 (57,98 juta) warga Indonesia menerima dosis penguat.

Lili Pintauli Kembali Dilaporkan, Dewas KPK Berangkat ke Medan
Indonesia
Lili Pintauli Kembali Dilaporkan, Dewas KPK Berangkat ke Medan

Dewas KPK pada 30 Agustus 2021 menyatakan Lili terbukti melakukan pelanggaran kode etik

Predator Seksual Ditangkap di Kepri, Korbannya 10 Anak
Indonesia
Predator Seksual Ditangkap di Kepri, Korbannya 10 Anak

Jajaran Polres Tanjungpinang di Kepulauan Riau (kepri) menangkap seorang pelaku predator seksual terhadap 10 orang anak. para korban terdiri pria dan perempuan.

Awal Tahun, Garuda Masih Berjuang Lakukan Penundaan Pembayaran Utang
Indonesia
Awal Tahun, Garuda Masih Berjuang Lakukan Penundaan Pembayaran Utang

Proses praverifikasi yang nantinya berlangsung dari 6 Januari hingga 18 Januari 2022.

Kasus Asabri, Pakar Hukum Sebut DO Hakim Mulyono Sudah Tepat dari Sisi Aturan
Indonesia
Kasus Asabri, Pakar Hukum Sebut DO Hakim Mulyono Sudah Tepat dari Sisi Aturan

Dissenting opinion (DO) yang dilakukan anggota majelis hakim PN Jakarta Pusat Mulyono Dwi Purwanto dalam kasus Asabri sudah tepat dari segi aturan atau undang-undang.

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Terjang Sejumlah Desa
Indonesia
Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Terjang Sejumlah Desa

Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang sejumlah desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/1) sore.

Rekonstruksi Magelang Dilakukan di Jakarta
Indonesia
Rekonstruksi Magelang Dilakukan di Jakarta

78 agenda dugaan pembunuhan ini terdiri atas adegan di rumah Magelang sebanyak 16 adegan meliputi peristiwa pada 4,7 dan 8 Juli 2022.