ICW Desak Dewas KPK Segera Ungkap Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri Ketua KPK Firli Bahuri menggunakan helikopter mewah saat perjalanan dari Palembang ke Baturaja, Sumatera Selatan, Sabtu (20-6-2020). ANTARA/HO-MAKI

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengungkapkan ke publik terkait dugaan pelanggaran etik, Ketua KPK Firli Bahuri. ICW meyakini, penggunaan helikopter mewah oleh Firli memenuhi unsur pelanggaran etik.

"ICW mendorong agar Dewan Pengawas tidak berlarut-larut dalam melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Komjen Firli Bahuri selaku Ketua KPK," kata Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Jumat (24/7).

Baca Juga

Dewas KPK Segera Periksa Firli Bahuri soal Pelanggaran Etik

Kurnia mengatakan, bukan kali pertama ini saja Komjen Firli Bahuri diduga melanggar kode etik. Sebelumnya, kata dia, Firli juga diduga ingin memulangkan paksa penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti ke institusi Polri tanpa alasan yang jelas. Padahal, Rossa sedang menangani perkara yang melibatkan Harun Masiku dan Wahyu Setiawan.

"Namun, Dewas rasanya hanya menganggap angin lalu saja potensi-potensi pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua KPK," ujar Kurnia.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana. Foto: ANTARA
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana. Foto: ANTARA

Kurnia mengingatkan, sebelum Dewas KPK terbentuk, Deputi Pengawas Internal dan Pengaduan Masyarakat pernah menjatuhkan sanksi etik kepada Pimpinan KPK era sebelumnya yakni, Abraham Samad dan Saut Situmorang. Dia pun mempertanyakan kinerja Dewas KPK yang lamban menangani dugaan pelanggaran etik Firli.

"Jika pelanggaran yang sudah terang benderang seperti ini mereka diamkan saja, lalu apa guna Dewan Pengawas? Toh faktanya lebih berani Deputi Pengawas Internal dan Pengaduan Masyarakat dibanding lima orang anggota Dewas tersebut," tegas dia.

Sementara itu, anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris menargetkan penanganan laporan dugaan gaya hidup mewah Ketua KPK Firli Bahuri selesai pada Agustus 2020. Saat ini, Dewan Pengawas masih mendalami bukti-bukti terkait dugaan pelanggaran kode etik tersebut.

"Belum (selesai). Semoga awal Agustus bisa rampung. Akhir Juli ini Dewas fokus Rakorwas (Rapat Koordinasi dan Pengawasan) dan Rapat Evaluasi Kinerja triwulan II," ujar Syamsuddin.

Pekerjaan Dewan Pengawas ini menindaklanjuti aduan Koordinator Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang membuat dua laporan terkait dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Firli.

Hal ini mengenai ketidakpatuhan Firli atas protokol kesehatan. Serta mengenai gaya hidup mewah yang menggunakan helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO untuk kepentingan pribadi melakukan ziarah.

Baca Juga

ICW: Kenaikan Gaji Pimpinan KPK tidak Sebanding dengan Kinerja Firli Cs

Firli diduga telah melanggar kode etik sebagaimana diatur dalam poin 27 aspek integritas Peraturan Dewan Pengawas Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

Aturan itu berbunyi, Kode Etik dari Nilai Dasar Integritas tercermin dalam Pedoman Perilaku bagi Insan Komisi sebagai berikut, (27), Tidak menunjukkan gaya hidup hedonisme sebagai bentuk empati kepada masyarakat terutama kepada sesama Insan Komisi. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diperdiksi Diguyur Hujan Siang Ini
Indonesia
Sebagian Besar Wilayah Jakarta Diperdiksi Diguyur Hujan Siang Ini

Memasuki malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu diprakirakan berawan

Ketua Imlek Nasional: Kerbau Logam Jadi Tahun Presiden Jokowi
Indonesia
Ketua Imlek Nasional: Kerbau Logam Jadi Tahun Presiden Jokowi

Shio kerbau logam memiliki arti pekerja keras, tekun, jujur, terencana dan konsisten, serta presisten.

Ketua MPR: Indonesia Memang Bukan Negara Agama
Indonesia
Ketua MPR: Indonesia Memang Bukan Negara Agama

Bamsoet mengajak masyarakat tidak lagi terjerumus dalam perdebatan maupun hasutan pro dan kontra legalisasi investasi minuman keras

Jusuf Kalla Pimpin Proses Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata
Indonesia
Jusuf Kalla Pimpin Proses Pemakaman Jakob Oetama di TMP Kalibata

Jenazah Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama dimakamkan dalam tata cara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9) pukul 11.20 WIB.

Preman Berkeliaran Resahkan Warga Pondok Aren
Indonesia
Preman Berkeliaran Resahkan Warga Pondok Aren

Terkait itu, Polres Tangerang Selatan tengah menyelidiki aduan yang disampaikan warga terkait aksi pungli oleh preman di Pondok Aren, Tangsel.

Indeks Kepercayaan Kepada Jokowi Tahun Ini Lebih dari 70 Persen
Indonesia
Indeks Kepercayaan Kepada Jokowi Tahun Ini Lebih dari 70 Persen

Berdasarkan hasil pengukuran terhadap keseluruhan dimensi tersebut, Presiden memiliki indeks kepercayaan tinggi, yaitu 71,93

Kominfo Buka Pendaftaran S2 Dalam Dan Luar Negeri, Ini Syaratnya
Indonesia
Kominfo Buka Pendaftaran S2 Dalam Dan Luar Negeri, Ini Syaratnya

Sebagai bentuk kebijakan di masa pandemi COVID-19, metode pembelajaran Program Beasiswa S2 Dalam Negeri akan mengikuti kebijakan pemerintah.

Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana
Indonesia
Pandemi COVID-19, Ibadah Perayaan Natal Diminta Sederhana

Jika tetap menggelar ibadah di gereja tidak diperbolehkan melebihi 50 persen dari kapasitas tempat ibadah

Biar Efisien, Hunian Terintegrasi Transit Terus Diperbanyak
City Property
Biar Efisien, Hunian Terintegrasi Transit Terus Diperbanyak

Beberapa TOD kini sudah dibangun tidak jauh dari stasiun kereta api ataupun commuter line seperti Stasiun Pasar Senen, Pondok Cina, Depok Baru, Jatijajar, Citayam dan Cinere.

Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini
Indonesia
Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini

Termasuk di lima willayah di DKI