ICW Curiga Ada Oknum Pejabat KPK yang Berusaha Cegah Harun Masiku Diproses Hukum Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana. ANTARA/Prisca Triferna

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) mencurigari adanya sejumlah oknum pejabat tinggi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berupaya mencegah agar buron kasus dugaan suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku, diproses hukum.

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana mengatakan, pihaknya turut menduga oknum tersebut takut mencokok Harun Masiku karena berkaitan langsung dengan elit partai politik tertentu.

Baca Juga

Penyidik Nonaktif Sebut Harun Masiku di Indonesia, Ini Jawaban KPK

"Sederhananya, jika Harun Masiku tertangkap, maka elit partai politik tersebut pasti akan ikut terseret juga," kata Kurnia dalam keterangannya, Selasa (7/9).

Kecurigaan tersebut, kata Kurnia, sudah terlihat sejak awal penyidikan kasus suap PAW anggota DPR. Misalnya, saat pegawai KPK diduga diintimidasi oleh sejumlah oknum di PTIK namun tidak ada peran pimpinan KPK untuk melindugi pegawainya.

"Kemudian pemberhentian paksa Kompol Rossa Purbo Bekti, lalu kegagalan penyegelan kantor DPP PDIP, dan terakhir penyingkiran sejumlah pegawai yang sedang bertugas mencari keberadaan Harun Masiku melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)," ujarnya.

Harun Masiku. Foto: Isitmewa
Harun Masiku. Foto: Isitmewa

Atas hal itu, ICW meminta agar Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk mengevaluasi kinerja Pimpinan serta Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK dalam mencari buronan kasus suap PAW anggota DPR 2019-2024 tersebut.

Sebab, menurut Kurnia, waktu yang dihabiskan untuk mencari Harun Masiku sudah terlalu lama. Bahkan, ia menilai pencarian tersebut tidak kunjung menghasilkan temuan yang signifikan.

Di sisi lain, Kurnia melanjutkan, alasan yang disampaikan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto bahwa pencarian Harun Masiku terkendala akibat pandemi COVID-19 terlalu mengada-ada.

"Sebab, jika untuk kebutuhan khusus, terlebih penegakan hukum, tentu KPK memiliki jaringan dengan penegak hukum di negara lain untuk bisa mendeteksi dan memastikan keberadaan Harun Masiku," pungkasnya.

Kurnia menyampaikan, apabila hasil evaluasi Dewas KPK nantinya mengarah pada upaya menghalangi pencarian Harun Masiku, maka oknum pejabat tinggi tersebut dapat dijerat Pasal 21 UU Tipikor tentang obstruction of justice. (Pon)

Baca Juga

Penyidik KPK Nonaktif Sebut Harun Masiku Agustus Masih Berada di Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Periksa Relawan Jokowi Sebagai Saksi
Indonesia
Polisi Periksa Relawan Jokowi Sebagai Saksi

Ambroncius mendatangi Bareskrim Polri pada Senin (25/1) malam

Anies Berlakukan Dua Lapis Pengetatan Arus Balik Warga DKI
Indonesia
Anies Berlakukan Dua Lapis Pengetatan Arus Balik Warga DKI

Ancaman ledakan kasus COVID-19 pasca-lebaran.

Kemenkeu: Perubahan Pengaturan PPN Akibat Pelemahan Ekonomi Dampak Pandemi
Indonesia
Kemenkeu: Perubahan Pengaturan PPN Akibat Pelemahan Ekonomi Dampak Pandemi

Kemenkeu memastikan saat ini pemerintah sedang fokus menanggulangi COVID-19 dengan melakukan berbagai upaya untuk melindungi masyarakat dan menolong dunia usaha.

Pidato Kemenangan Biden: Janji Jadi Presiden Kedua Kubu Terpecah Setelah Pilpres
Indonesia
Pidato Kemenangan Biden: Janji Jadi Presiden Kedua Kubu Terpecah Setelah Pilpres

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris menyapaikan pidato kemenangan mereka di Delaware, Sabtu (8/11) waktu setempat.

Buntut Pencopotan Baliho Rizieq, Fadli Zon Ingatkan TNI Tak Terseret ke Ranah Politik
Indonesia
Buntut Pencopotan Baliho Rizieq, Fadli Zon Ingatkan TNI Tak Terseret ke Ranah Politik

Pencopotan baliho Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab oleh anggota TNI AD menuai kritikan tajam.

Hari Terakhir Paralimpiade, Menpora Yakin Indonesia Tambah Emas
Indonesia
Hari Terakhir Paralimpiade, Menpora Yakin Indonesia Tambah Emas

ndonesia dapat mengirim lebih banyak atletnya pada Paralimpiade Paris 2024, terutama setelah adanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang bakal menjadi cetak biru pembinaan olahraga prestasi Tanah Air.

Ikut SOTR Saat Bulan Puasa Siap-Siap Ditindak Polisi
Indonesia
Ikut SOTR Saat Bulan Puasa Siap-Siap Ditindak Polisi

Rentan menyebabkan penularan COVID-19

Jakarta Barat, Selatan dan Timur Diperkirakan Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Jakarta Barat, Selatan dan Timur Diperkirakan Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang

Suhu rata-rata sepanjang Minggu (31/1) ini di Ibu Kota diperkirakan berada di kisaran 23 hingga 32 derajat celsius

Depan Kantor Jenderal Idham Azis Tergenang Air
Indonesia
Depan Kantor Jenderal Idham Azis Tergenang Air

Banjir juga menggenangi wilayah Jalan Tegal Parang Selatan 2, Jakarta Selatan

Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX
Indonesia
Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX

Operasi ini berlangsung selama perhelatan PON XX Papua dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua