Ultah ke-18, KPK Dapat Raport Merah dari ICW Gedung KPK. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) memanfaatkan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan raport merah kepada lembaga yang dikomandoi Firli Bahuri tersebut.

"Pada hari ini, 30 Desember 2021, ICW menggelar aksi teatrikal dengan judul 'Raport Merah untuk 18 Tahun KPK," kata Koordinator ICW Adnan Topan Husodo dalam keterangannya, Kamis (30/12).

Baca Juga

KPK Dalami Komitmen Fee Formula E Lewat Dokumen Pemprov DKI-Jakpro

Adapun aksi teatrikal tersebut digelar di halaman Gedung Merah Putih KPK. Menurut Adnan, ICW memberikan raport merah lantaran KPK mengalami kemunduran dalam pemberantasan korupsi.

"Dalam rapor yang ICW serahkan, tertuang sejumlah permasalahan yang tak kunjung dituntaskan oleh pimpinan KPK," ujarnya.

Permasalah pertama yakni soal pemberhentian 57 pegawai KPK melalui tes wawasan kebangsaam (TWK). Adnan menegaskan, pimpinan KPK sejatinya tak boleh memberhentikan pegawai lantaran dalam Undang-Undang disebutkan bila seluruh pegawai KPK harus ikut beralih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Adnan, momen alih status pegawai menjadi ASN dimanfaatkan pimpinan KPK melalui alasan hukum Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2021 yang didalamnya memuat tentang TWK. Dalam pelaksanaannya, banyak ditemukan persoalan dalam TWK.

"Hal ini setidaknya dinyatakan oleh Ombudsman RI terkait malaadministrasi dan Komnas HAM yang menyoal pelanggaran HAM dalam TWK. Bahkan, pernyataan Presiden Jokowi dan putusan MK diabaikan oleh pimpinan KPK," kata dia.

Raport merah kedua terkait dengan sanksi etik yang diberikan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terhadap Ketua KPK Firli Bahuri dan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar.

Permasalah ketiga yakni terkait dengan kinerja penindakan KPK yang dianggap buruk sepanjang KPK berdiri. KPK era Firli menurut Adnan, minim penindakan dalam operasi tangkap tangan (OTT).

"Padahal, selama ini OTT kerap kali menjadi andalan membongkar praktik korupsi yang banyak melibatkan pejabat publik," ujat Adnan.

Baca Juga

Eks Raja OTT KPK Harun Al Rasyid Lolos Seleksi Administrasi Calon Hakim Agung

Berdasarkan data yang dihimpun ICW, KPK pada 2021 ini hanya enam kali menggelar OTT. Menurut Adnan, jumlah ini terbilang paling sedikit dari operasi penindakan KPK di tahun-tahun sebelumnya.

"Misalnya tahun 2016 KPK melakukan OTT 17 kali, 2017 19 kali OTT, 2018 sebanyak 30 orang ditangkap, 2019 sebanyak 21 OTT, dan 2020 sebanya 7 OTT," kata Adnan.

Permasalahan keempat terkait kinerja pimpinan KPK yang dipenuhi dengan gimmick politik. Menurut Adnan, pada 2020 saat KPK tengah disorot masyarakat atas gagalnya menangkap politikus PDIP Harun Masiku, justru Firli Bahuri malah menunjukkan aksi memasak nasi goreng.

Tak hanya itu, menurut Adnan, saat Menteri Sosial Juliari Peter Batubara membagikan sembako, Firli ikut dalam pembagian tersebut. Foto itu pun sempat viral di media sosial.

"Semestinya sebagai aparat penegak hukum, pimpinan KPK dapat menghindari seremonial-seremonial semacam itu," kata Adnan.

Permasalahan kelima berkaitan dengan belum tertangkapnya empat buronan kasus korupsi.

"Keempat buronan yang masih menjadi pekerjaan rumah KPK yakni Kirana Kotama, Izil Azhar, Surya Darmadi, dan Harun Masiku," tutup Adnan. (Pon)

Baca Juga

KPK Periksa PT Nindya Karya Terkait Kasus Korupsi Proyek Dermaga Sabang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPKM Level 3, Mal Boleh Buka Hingga Pukul 17.00
Indonesia
PPKM Level 3, Mal Boleh Buka Hingga Pukul 17.00

Mal dan pusat perdagangan dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen sampai dengan pukul 17.00 waktu setempat.

Kapolri Beberkan Dua Syarat Wajib untuk Penerapan PTM 100 Persen
Indonesia
Kapolri Beberkan Dua Syarat Wajib untuk Penerapan PTM 100 Persen

Penguatan imunitas terhadap anak juga akan memberikan jaminan kesehatan kepada orang tua dan orang-orang yang ada di dalam lingkungan keluarganya

Ketua DPD Tegaskan Anak Muda Banyak Jadi Pembawa Virus Bagi Orang Tua
Indonesia
Kepanitian Terbentuk, MotoGP Siap Digelar di Indonesia
Indonesia
Kepanitian Terbentuk, MotoGP Siap Digelar di Indonesia

Pekan ini, menjadi pembuktian dengan penyelenggaraan test resmi pramusim yang akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 11 sampai 13 Februari 2022.

Kapolri Minta Anak Buahnya Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Pasaman Barat
Indonesia
Kapolri Minta Anak Buahnya Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Pasaman Barat

Gempa bumi yang melanda kawasan Pasaman Barat, Sumatera Barat memakan korban dan merusak sejumlah bangunan.

Respons Santai Ganjar setelah Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Korupsi e-KTP
Indonesia
Respons Santai Ganjar setelah Dilaporkan ke KPK soal Dugaan Korupsi e-KTP

Ganjar seolah tidak memperdulikan laporan itu.

Diduga Karena Narkoba, Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap Polisi
Indonesia
Diduga Karena Narkoba, Suami Istri Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Ditangkap Polisi

Belum diketahui barang bukti apa yang diamankan polisi dalam penangkapan keduanya itu. Informasi lain yang berkembang, NR dan AB diamankan di sebuah restoran di pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat.

Terminal Kalideres Dipadati Pemudik, Anies Baswedan Minta PO Siapkan Bus Bantuan
Indonesia
Terminal Kalideres Dipadati Pemudik, Anies Baswedan Minta PO Siapkan Bus Bantuan

Selain memberikan fasilitas yang nyaman, Anies juga meminta agar seluruh pihak menyiapkan bus bantuan.

Minyak Goreng Langka di Pasaran, Polri Minta Ibu-Ibu Berhati-hati
Indonesia
Minyak Goreng Langka di Pasaran, Polri Minta Ibu-Ibu Berhati-hati

Satgas Pangan Polri mengimbau masyarakat khususnya ibu-ibu untuk tidak terpancing dengan iklan minyak goreng murah di pasaran.

Lokasi Rekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswa UNS Dipindah dari Kampus
Indonesia
Lokasi Rekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswa UNS Dipindah dari Kampus

Polisi bakal menggelar rekonstruksi kasus dugaan kekerasan dengan tersangka yang berstatus mahasiswa dan alumni, yakni NFM (22) dan FPJ (22).