Ibu Boleh kok Menyusui Ketika Berpuasa, ini Panduannya Ibu dan bayi. (Foto: Pixabay/satyatiwari)

BAGI muslim, berpuasa Ramadan itu wajib hukumnya. Setiap muslim diwajibkan untuk menjalankannya. Namun, dalam beberapa kondisi, semisal sakit dan hamil, seorang muslim boleh tidak berpuasa.

Nah, bagaimana dengan ibu menyusui? Tak ada larangan bagi ibu menyusui untuk berpuasa. Semua tergantung kondisi dan kemampuan kamu serta bayi. Dalam hal ini, asupan nutrisi dan pertimbangan usia si kecil amat penting.

Jika usia bayi kamu masih kecil dan masih dalam tahap ASI eksklusif, kebutuhan akan ASI pasti berbeda dari yang sudah berusia satu tahun dan sudah bisa makan makanan lain selain ASI.

Kalau sudah memutuskan untuk berpuasa sambil menyusui, kamu enggak perlu khawatir produksi ASI akan berkurang. Seperti dilansir Hellosehat, penelitian membuktikan puasa jangka pendek tidak akan mengurangi produksi ASI. Meskipun demikian, dehidrasi yang parah dapat menurunkan produksi ASI. Begitu juga dengan kualitas ASI, puasa tidak akan memengaruhi nutrisi dalam ASI. Tubuh kamu akan menyesuaikan diri dengan mengubah caranya menggunakan kalori dan nutrisi yang tersedia untuk memproduksi ASI, sehingga kualitas ASI tetap terjaga.

Sudah tentu untuk kuat berpuasa sambil menyusui, kamu harus mengonsumsi banyak makanan bergizi untuk membantu tubuh menyediakan nutrisi yang dibutuhkan untuk produksi ASI.


1. Penuhi kebutuhan cairan

Penuhi kebutuhan cairan
Pastikan asupan cairanmu cukup. (foto: pixabay/silviarita)


Cairan amat penting untuk menjaga produksi ASI tetap lancar. Sesuaikan asupan cairan dengan kebutuhan cairan tubuh kamu agar terhindar dari dehidrasi. Kamu harus tahu berapa kebutuhan cairanmu. Minumlah banyak cairan saat buka puasa sampai waktunya sahur untuk menjaga hidrasi tubuh.

Namun, jika kamu mengalami tanda-tanda dehidrasi, seperti merasa sangat haus, urine berwarna gelap, jarang buang air kecil, merasa lemah atau ingin pingsan, dan sakit kepala, sebaiknya batalkan puasamu, minumlah air, dan beristirahat.

2. Penuhi kebutuhan nutrisi

Penuhi kebutuhan nutrisi
Penuhi nutrisi dengan makan berbagai menu saat sahur dan berbuka. (foto: pixabay/ritaE)


Biar kualitas ASI aman, pastikan kamu memenuhi kebutuhan nutrisi dengna tepat ya. Konsumsilah makanan yang bervariasi saat buka puasa dan sahur. Yang paling penting, penuhi kebutuhan zat gizi seng, magnesium, dan kalium. Penuhi piring kamu dengan sumber karbohidrat (nasi, mi, kentang), protein hewani (daging, ayam, ikan, telur), protein nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan), serta berbagai sayuran dan buah-buahan.

Saat puasa, ibu menyusui setidaknya harus mengonsumsi makanan dengan total 1.800 kalori per hari. Hal itu penting untuk menjamin tubuh mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menghasilkan ASI. Jangan sampai kamu mengalami penurunan berat badan secara bertahap (lebih dari 2 kg per bulan). Itu berarti kamu kurang memenuhi kebutuhan nutrisi dan bisa berdampak buruk pada produksi ASI.

3. Cukupkan istirahat

Cukupkan istirahat
Ambil waktu beristirahat di siang hari untuk menghemat energi. (foto: pixabay/C-Scott)

Yang juga enggak kalah penting ialah istirahat. Hal itu penting untuk mencegah kamu kekurangan energi.

Ambil beberapa waktu untuk tidur di siang hari untuk menghemat energi. Kurangi aktivitas berat dan olahraga saat puasa. Jika cuaca sedang panas dan lembap, usahakan tetap berada dalam rumah.(*)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH