Ibu Kota Pindah, Ketua DPRD DKI ingin Jakarta seperti New York Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Foto: Twitter/DRPD DKI Jakarta

MerahPutih.com - Jakarta akan segera menanggalkan status ibu kota setelah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN) Nusantara.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi berharap Jakarta tetap menjadi kota istimewa dan berubah sebagai pusat bisnis seperti New York.

Baca Juga

Anggaran Pembangunan IKN Nusantara Dilakukan Bertahap

"Sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta saya menilai Jakarta tetap istimewa nantinya yang memiliki kekhususan seperti kota New York yang telah sukses sebagai pusat bisnis," katanya di Jakarta, Kamis (20/1).

Menurut Prasetyo, banyak negara hebat yang berhasil memisahkan antara kota yang akan dijadikan pusat pemerintahan dan pusat bisnis hingga akhirnya dapat fokus melaksanakan pembangunan. Selain New York, ia juga mencontohkan Turki yang telah memindahkan fokus pemerintahannya ke kota Ankara dari Istanbul.

"Jika Jakarta ke depan menjadi pusat bisnis, maka akan fokus pada perekonomian. Dengan begitu Jakarta menjadi jantung baru untuk masa depan Indonesia," ungkapnya.

Politikus PDI Perjuangan ini berpendapat perpindahan ibu kota sama dengan mengurangi beban Jakarta yang menyandang sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat perekonomian. Kendati ia menyampaikan Jakarta sejauh ini terbukti mampu memikul beban tersebut.

"Sebagaimana Presiden Jokowi bilang, pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur merupakan transformasi besar yang dilakukan pemerintah," ucapnya.

Baca Juga

Tiga Sosok Kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara Versi NasDem

Menurut dia, keputusan ini sangat baik karena demi cita-cita dan tujuan negara ke depan.

Sebelumnya, DPR RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) menjadi Undang-Undang (UU).

"Apakah Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara dapat disetujui untuk disahkan menjadi undang-undang?" tanya Pimpinan Sidang Puan Maharani dalam acara tersebut yang disiarkan secara virtual, Selasa (18/01).

"Setuju," jawab para anggota DPR yang hadir. (Asp)

Baca Juga

UU IKN Tidak Hapuskan Kekhususan Jakarta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Respons KPK Soal Telegram Panglima TNI
Indonesia
Respons KPK Soal Telegram Panglima TNI

Panglima TNI menerbitkan surat telegram mengenai prosedur pemanggilan prajurit TNI oleh aparat penegak hukum.

Heboh Warga Barter Sepatu dengan Susu Formula, Gibran Berikan Pekerjaan sebagai Linmas
Indonesia
Heboh Warga Barter Sepatu dengan Susu Formula, Gibran Berikan Pekerjaan sebagai Linmas

Ari Prasetyo (39) merasa lega setelah punya pekerjaan tetap baru sebagai anggota linmas di Kelurahan Sondakan, Laweyan, Solo, Jawa Tengah.

Uji Emisi Kendaraan Gratis Cuma di Kantor Dinas LH DKI, di Lokasi Lain Bayar
Indonesia
Uji Emisi Kendaraan Gratis Cuma di Kantor Dinas LH DKI, di Lokasi Lain Bayar

Di Kantor Dinas LH jam Selasa Kamis dari jam 8 pagi hingga jam 12 siang

Hampir 2.000 Hoaks Soal COVID-19 Bertebaran di Dunia Maya
Indonesia
Hampir 2.000 Hoaks Soal COVID-19 Bertebaran di Dunia Maya

Terrdapat sebanyak 1.991 isu hoaks COVID-19 pada 5.131 unggahan media sosial selama kurun waktu 23 Januari 2020 hingga 18 November 2021.

Bertemu PM Lee Hsien Loong, Jokowi Ambil Alih Pengelolaan Ruang Udara Dari Singapura
Indonesia
Bertemu PM Lee Hsien Loong, Jokowi Ambil Alih Pengelolaan Ruang Udara Dari Singapura

Sejak tahun 1946 sebagian FIR wilayah Barat Indonesia berada di bawah pengelolaan FIR Singapura, yakni meliputi Kepulauan Riau, Tanjungpinang, dan Natuna.

Malam Tahun Baru 2022, Jalur Puncak-Cipanas Ditutup Pukul 20.00 WIB
Indonesia
Malam Tahun Baru 2022, Jalur Puncak-Cipanas Ditutup Pukul 20.00 WIB

Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan menjelaskan, menjelang malam pergantian tahun, tepat pukul 20.00 WIB, jalur menuju kawasan Puncak-Cipanas, akan ditutup hingga pukul 01.00 WIB yang juga sebagai antisipasi macet total.

Warga Pilih-Pilih Jenis Vaksin, Animo Vaksinasi Booster di DKI Rendah
Indonesia
Warga Pilih-Pilih Jenis Vaksin, Animo Vaksinasi Booster di DKI Rendah

Widyastuti menjelaskan, ada banyak kendala yang menyebabkan keinginan masyarakat. ini rendah. Salah satu alasan utama ialah banyaknya warga yang masih memilih jenis vaksin booster.

[HOAKS atau FAKTA]: Warteg di Matraman Merugi Usai Dikunjungi Anies
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warteg di Matraman Merugi Usai Dikunjungi Anies

Semua yang berlangsung acara di warteg sudah diselesaikan dengan baik

Politikus Demokrat Sebut PPHN Cukup Diatur UU Tidak Perlu Amandemen UUD
Indonesia
Politikus Demokrat Sebut PPHN Cukup Diatur UU Tidak Perlu Amandemen UUD

Lebih baik memperkuat arah pembangunan yang sudah diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan UU Nomor 25 Tahun 2004 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

[HOAKS atau FAKTA]: Air Jeruk Nipis Dapat Membersihkan Paru-paru dari Nikotin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Air Jeruk Nipis Dapat Membersihkan Paru-paru dari Nikotin

Beredar sebuah narasi melalui halaman Facebook Kamus Kesehatan yang mengatakan bahwa air jeruk nipis dapat membersihkan paru-paru dari nikotin.