Ibu Hamil Rentan Terpapar COVID-19? Ibu hamil mudah tertular COVID-19? (Foto: Pixabay/DanielReche)

MELANSIR dari NewYork Times, sampai sejauh ini, tampaknya ibu hamil tidak lebih mungkin mengalami gejala parah dari COVID-19 dibandingkan orang lain. Menurut WHO pada analisis terhadap 147 perempuan, hanya 8 persen memiliki penyakit parah dan 1 persen dalam kondisi kritis. Sampai sejauh ini bayi yang lahir dengan infeksi tampak bebas dari virus dan sehat saat lahir.

Namun, Pandemi flu pada tahun 1918 dan 1957 memiliki tingkat kematian antara 30 dan 50 persen di antara perempuan hamil. Kecenderungan pada perempuan hamil yang terinfeksi SARS ini membawah kekhatawiran cenderung juga bisa terjadi pada pandemi coronavirus.

Baca Juga:

Viral! Cara Unik Seorang Ayah Modifikasi Ransel Untuk Lindungi Bayinya dari Virus Corona

hamil
Ibu hamil mendapat penanganan khusus selama pandemi COVID-19. (Foto: Pixabay/Greyerbaby)

Jamieson, salah satu dari tiga ahli yang menyusun pedoman American College of Obsteticians and Gynaecologists untuk merawat perempuan hamil yang terinfeksi COVID-19, pedoman ini meminta dokter untuk memeriksa perempuan hamil bahkan sebelum mereka membuat janji. Sehingga perempuan dapat mengambil tindakan lebih cepat dan terperinci.

CDC juga merekomendasikan bahwa perempuan hamil yang melahirkan dipisahkan dari bayi mereka sampai kondisi mulai kondusif. "Para perempuan juga didorong untuk terus mengekspresikan ASI mereka tetapi kemudian membuangnya sampai mereka bebas penyakit," kata Dr. Jamieson.

Tindakan memisahkan bayi dari ibunya memang bukanlah hal yang mudah, tetapi alangkah lebih baik untuk mengantisipasi dampak yang lebih berbahaya untuk sementara. (nic)

Baca Juga:

Bagaimana Dampak Social Distancing Terhadap Hubungan Asmara?


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH