Ibu Hamil dan Menyusui Tidak Direkomendasikan Ikut Vaksinasi Ilustrasi (Foto: Pixabay/Bgmfotografia)

Merahputih.com - Vaksinolog sekaligus dokter spesialis penyakit dalam dr Dirga Sakti Rambe mengatakan ibu hamil dan menyusui tidak direkomendasikan untuk mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Saat ini vaksin COVID-19 dengan merek apapun memang belum merekomendasikan," ujar Dirga saat diskusi virtual yang dipantau di Jakarta, Jumat (8/1).

BACA JUGA:

Langkah Cerdas dan Menyenangkan Saat Dampingi Anak Belajar di Rumah

Hal itu disampaikannya mengingat banyaknya pertanyaan masyarakat terkait keamanan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil dan menyusui.

Oleh sebab itu, masyarakat terutama kaum ibu diminta untuk menunggu terkait kelanjutan perkembangan dari vaksin yang dikembangkan oleh sejumlah negara.

Secara umum, ia mengatakan vaksin merupakan instrumen penting dalam penanganan pandemi. Perlu dipahami, pelaksanaannya membutuhkan waktu termasuk distribusi ke daerah.

breastfeeding
Ilustrasi (foto: parenthood)

Meskipun vaksin sebanyak tiga juta dosis merek Sinovac telah mendarat di Tanah Air, pelaksanaan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun tetap wajib dilakukan.

Dengan menerapkan protokol kesehatan sekaligus pelaksanaan vaksinasi, maka diharapkan perlindungan bagi masyarakat lebih optimal.

Selain itu, sebagaimana dikutip Antara, sejauh ini semua merek vaksin termasuk Sinovac diketahui masih efektif dalam menghadapi mutasi COVID-19 jenis baru.

Baca Juga

Erick Klaim Produksi 100 Juta Vaksin Bio Farma Dapat Sertifikat BPOM

Meskipun demikian, masyarakat diingatkan jangan sampai membiarkan mutasi jenis baru tersebut terus bertambah banyak.

"Caranya yakni dengan menekan penyebaran dan menerapkan protokol kesehatan tadi," ujarnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PLN Dapat Pinjaman USD310 Juta dari AIIB
Indonesia
PLN Dapat Pinjaman USD310 Juta dari AIIB

Pembiayaan dari AIIB kepada PLN itu menerapkan skema Result Based Lending (RBL), salah satu bentuk dari pembiayaan kreatif dan relatif baru.

Ini Duit Suap dan Penyuap Pejabat Pajak Angin Prayitno dan Anak Buahnya
Indonesia
Ini Duit Suap dan Penyuap Pejabat Pajak Angin Prayitno dan Anak Buahnya

Suap puluhan miliar diberikan lantaran Angin membantu mengurus pemeriksaan tahun pajak 2016.

Satgas Dukung Tindakan Polisi Berantas Pemalsuan Antigen dan Mafia Karantina
Indonesia
Satgas Dukung Tindakan Polisi Berantas Pemalsuan Antigen dan Mafia Karantina

Tindakan itu tidak dapat ditolerir karena pelakunya sadar membahayakan nyawa orang lain

DPRD DKI Ngotot Keluarga Turut Divaksin, Ombudsman Jakarta: Ini Sudah Ngaco
Indonesia
DPRD DKI Ngotot Keluarga Turut Divaksin, Ombudsman Jakarta: Ini Sudah Ngaco

"Ini sudah ngaco banget DPRD. Bilang saja, ombudsman bilang DPRD ngaco kalau minta anggota keluarganya minta divaksin," ketus Tegus

Ini Kata Polisi Soal KLB Demokrat Dihadiri Ribuan Orang
Indonesia
Ini Kata Polisi Soal KLB Demokrat Dihadiri Ribuan Orang

Mabes Polri angkat suara soal acara yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat bakal dihadiri 1.200 orang, di Sibolangit, Sumatera Utara.

DPR Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Masyarakat soal PCR Syarat Naik Pesawat
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Jawab Kebingungan Masyarakat soal PCR Syarat Naik Pesawat

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjawab kebingungan masyarakat terkait Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021. Inmendagri yang mengatur soal PPKM Level 3, 2, dan 1 di Jawa dan Bali itu mewajibkan agar semua penerbangan mewajibkan tes PCR 2x24 jam.

75,2 Juta Dosis Vaksin Corona Sudah Disuntikkan di AS
Dunia
75,2 Juta Dosis Vaksin Corona Sudah Disuntikkan di AS

CDC Amerika Serikat menyebutkan bahwa 75.236.003 dosis vaksin COVID-19 telah disuntikkan di negara tersebut hingga Minggu pagi (28/2).

Pertumbuhan Ekonomi Melesat 7,07 Persen di Triwulan II 2021
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Melesat 7,07 Persen di Triwulan II 2021

"Pulihnya ekonomi pada negara yang menjadi mitra dagang kita itu mendorong permintaan luar negeri jadi ekspor kita meningkat," ujar Margo.

Tak Banyak Umbar Janji, Jenderal Andika Siap Jawab Cecaran Legislator
Indonesia
Tak Banyak Umbar Janji, Jenderal Andika Siap Jawab Cecaran Legislator

Masing-masing fraksi diberi waktu hingga 7 menit