Ibu dan Anaknya Positif COVID-19, Anies Tenang Mereka Sudah Vaksin Booster Arsip - Gubernur DKI Anies Baswedan (baris kedua, lima dari kanan) melaksanakan Salat Id rumah pribadinya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

MerahPutih.com - Kasus COVID-19 memang kembali melonjak di Tanah Air, dengan angka penambahan tertinggi masih dipegang Ibu Kota DKI Jakarta. Bahkan, saat ini ibu dan anak dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dikabarkan positif terpapar kasus COVID-19.

Pengakuan kondisi keluarganya itu diungkapkan Gubernur Anies sendiri kepada media. Orang nomor satu di Pemerintah Provinsi (Pemprov DKI) itu secara lugas menyebut ibunya Aliyah Rasyid Baswedan tengah positif COVID-19, tetapi tidak merinci anaknya ke berapa yang kini terpapar virus corona.

Baca Juga:

Tambahan Kasus Harian COVID-19 Hampir 2.000, Angka Kematian 2 Orang

"Di rumah saya hari ini ada dua yang positif COVID-19, satu ibu saya satu anak saya," ungkap Anies, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/6).

Anies meyakini kedua anggota keluarganya yang positif COVID-19 dalam kondisi tidak mengalami gejala, termasuk ibunya yang sudah lanjut usia.

"Tapi dua duanya tidak mengalami gejala apapun dan ibu saya usianya 82 tahun tapi Beliau juga karena dites jadi tahu, kalau tidak dites juga tidak akan tahu," paparnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: MP/Asropih)

Diuntungkan lagi, kata Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, keduanya sudah mendapatkan suntikan vansinasi dosis ketiga atau booster. Sehingga mereka sudah memiliki antibodi yang melindungi keduanya dari gejala yang berat.

"Jadi kami merasakan juga bahwa ya memang positif, tapi tidak ada gejala sedikit pun apapun tidak ada. Beliau sudah mengalami vaksin booster," ungkap dia.

Baca Juga:

Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina

Maka dari itu, Anies meminta, kepada semua masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga untuk datang ke fasilitas kesehatan (faskes) guna menerima vaksinasi. Anies pastikan Pemerintah DKI akan melayani semua warga yang ingin vaksin.

"Kami akan terus genjot kami akan terus jangkau. Dengan begitu harapannya nanti kalau pun terpapar maka tidak mengalami infeksi yang membuat harus menjalani perawatan khusus," tutup DKI 1, sebutan untuk posisi gubernur Jakarta. (Asp)

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Kembali Tinggi, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Waspada

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Saat AS Sorot Potensi Pelanggaran HAM Dalam Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Saat AS Sorot Potensi Pelanggaran HAM Dalam Aplikasi PeduliLindungi

Mahfud menegaskan, perlindungan terhadap HAM harus dilakukan secara menyeluruh, yang artinya bukan hanya secara individu, tetapi juga hak kolektif masyarakat.

Pelat Luar Bogor Dominasi Pelanggar Ganjil Genap di Puncak
Indonesia
Pelat Luar Bogor Dominasi Pelanggar Ganjil Genap di Puncak

Sedangkan, kendaraan dengan pelat bernomor genap harus menggunakan lajur kanan jalan

Megawati Ceritakan Awal Bicara Isu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Indonesia
Megawati Ceritakan Awal Bicara Isu Kenaikan Harga Minyak Goreng

Megawati Soekarnoputri merasa pernyataannya mengenai kenaikan harga minyak goreng lalu menyarankan mengubah metode memasak disalahartikan.

Komnas HAM Minta TNI Jadikan Kasus di Merauke Sebagai Pembelajaran
Indonesia
Komnas HAM Minta TNI Jadikan Kasus di Merauke Sebagai Pembelajaran

Komnas HAM meminta pihak terkait mulai menginternalisasi kembali atau menguatkan materi-materi tentang HAM

Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Jalur Kereta Api Bandung-Garut
Indonesia
Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Jalur Kereta Api Bandung-Garut

Ridwan Kamil pun berharap agar reaktivasi jalur kereta ini tidak berhenti sampai di sini

Jokowi Punya Waktu Sebulan Pastikan Sosok Calon Panglima TNI
Indonesia
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Warga Diminta Jangan Panik
Indonesia
Pemerintah Tetapkan Minyak Goreng Rp 14 Ribu Per Liter, Warga Diminta Jangan Panik

Pemerintah menetapkan minyak goreng satu harga Rp 14.000 per liter untuk semua jenis kemasan.

BPK Temukan Kejanggalan Proses Pengadaan Vaksin, DPR Minta Pemerintah Selidiki
Indonesia
BPK Temukan Kejanggalan Proses Pengadaan Vaksin, DPR Minta Pemerintah Selidiki

BPK membeberkan temuan terkait sejumlah kejanggalan dalam proses pengadaan dan vaksinasi COVID-19 di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Maskur Husain Benarkan Azis Syamsuddin Beri Uang Rp 3,15 Miliar untuk Perkara Lampung Tengah
Indonesia
Maskur Husain Benarkan Azis Syamsuddin Beri Uang Rp 3,15 Miliar untuk Perkara Lampung Tengah

Dalam persidangan Maskur pun mengakui uang-uang yang diperolehnya dari pengurusan kasus ini dipakai untuk kepentingan pribadi. Salah satunya sebagian persiapan bakal pencalonan Wali Kota Ternate, pada tahun 2019.

Mendag Luthfi Pastikan Datangi DPR RI Hari Ini
Indonesia
Mendag Luthfi Pastikan Datangi DPR RI Hari Ini

Mendag Muhammad Lutfi memastikan akan memenuhi undangan rapat Komisi VI DPR RI pada Kamis Siang (17/3) pukul 13:30 WIB.