Ibu Brigadir J Luapkan Emosinya ke Putri: Sudah Puas Kalian Rampas Nyawa Anakku! Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J Putri Candrawathi, memasuki ruangan untuk menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari JPU di PN Jaksel, Selasa (1/11). ANTARA FOTO/M

MerahPutih.com - Ibu mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti Simanjuntak, hadir sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11).

Saat persidangan, Rosti tak kuasa meluapkan emosinya di depan Putri Candrawathi. Bahkan, ia menanyakan apakah Putri sudah puas dengan kematian Yosua.

Baca Juga

Di Depan Ferdy Sambo dan Putri, Ibunda Brigadir J Minta Handphone Anaknya Dikembalikan

"Sudah tercapai keinginan kalian? Sudah puaskah dengan perbuatan kalian kepada anakku yang sudah merampas nyawa anakku dengan sadisnya dengan komplotanmu itu?," kata Rosti.

Sambil menatap tajam Putri, Rosti menyebut istri Ferdy Sambo itu sebagai sosok yang kejam. Padahal, sebagai seorang ibu, Putri memiliki hati nurani. Hanya saja, Rosti menilai Putri tidak menggunakan hati nuraninya.

"Ibu (Putri) punya mata dibikin Tuhan, ibu diberi Tuhan hati nurani tapi hati nurani ibu sudah sia-sia sudah mati," tegas Rosti.

Baca Juga

Ferdy Sambo Minta Maaf ke Orangtua Brigadir J dan Menyesal tak Mampu Tahan Emosi

Sementara itu, Putri menyampaikan minta maaf kepada kedua orangtua Yosua. Ia menegaskan tidak menginginkan kejadian itu terjadi di keluarga mereka.

"Dari hati yang paling dalam, saya mohon maaf untuk ibunda Yoshua beserta keluarga atas peristiwa ini," ucap Putri.

Dalam perkara ini, JPU mendakwa Putri Candrawathi dengan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua. Putri bersama empat tersangka lainnya disangkakan melanggar pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Pasal 340 mengatur pidana terkait pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati, pidana penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun. (Knu)

Baca Juga

Cerita Ayah Brigadir J Dihalangi Kombes Leonardo saat Ingin Lihat Jenazah Anaknya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
7 Sumber Mata Air untuk Prosesi Siraman Kaesang Jelang Nikahi Erina
Indonesia
7 Sumber Mata Air untuk Prosesi Siraman Kaesang Jelang Nikahi Erina

"Sumber tujuh mata air itu dijadikan satu untuk tradisi siraman kedua calon pengantin," kata Gibran, Senin (5/12).

Kubu Richard Eliezer Sebut Jaksa Tak Konsisten
Indonesia
Kubu Richard Eliezer Sebut Jaksa Tak Konsisten

Tim pengacara Bharada Richard Eliezer membacakan duplik atau tanggapan atas replik Jaksa dalam persidangan pembunuhan Brigadir J.

Mediasi dengan KPU Sukses, Partai Ummat akan Diverifikasi Ulang di 16 Kabupaten/Kota
Indonesia
Mediasi dengan KPU Sukses, Partai Ummat akan Diverifikasi Ulang di 16 Kabupaten/Kota

Verifikasi ulang akan dilakukan di 16 kota/kabupaten. Di mana keanggotaan Partai Ummat sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat minimal.

Kemenhub Tindak Lanjuti Instruksi Jokowi Terkait Mudik Lebaran
Indonesia
Kemenhub Tindak Lanjuti Instruksi Jokowi Terkait Mudik Lebaran

Kementerian Perhubungan segera menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kebijakan mudik Lebaran 2022.

Isu Reshuffle Kabinet, PAN Dinilai Rugi jika Tak Dapat Kursi Menteri
Indonesia
Isu Reshuffle Kabinet, PAN Dinilai Rugi jika Tak Dapat Kursi Menteri

Isu reshuffle atau perombakan kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin muncul saat Partai Amanat Nasional (PAN) disebut mendapat jatah menteri.

Dua Polisi Penembak Laskar FPI Divonis Bebas
Indonesia
Dua Polisi Penembak Laskar FPI Divonis Bebas

Pada sidang tersebut, dua terdakwa yakni Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda Mohammad Yusmin Ohorella divonis bebas.

Ketua DPD Sebut Pertumbuhan Ekonomi Perlu Didukung Stabilitas Politik
Indonesia
Ketua DPD Sebut Pertumbuhan Ekonomi Perlu Didukung Stabilitas Politik

Dukungan stabilitas politik terhadap kegiatan ekonomi dinilai penting.

Hakim Agung Gazalba Saleh Dikabarkan jadi Tersangka Suap Penanganan Perkara di MA
Indonesia
Hakim Agung Gazalba Saleh Dikabarkan jadi Tersangka Suap Penanganan Perkara di MA

Menurut sumber tersebut, hakim agung yang menyandang status tersangka adalah Gazalba Saleh.

Polres Bantul Korek Keterangan Tiga Saksi Kecelakaan Bus di Imogiri
Indonesia
Polres Bantul Korek Keterangan Tiga Saksi Kecelakaan Bus di Imogiri

Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memeriksa tiga orang saksi terkait kecelakaan bus pariwisata asal Sukoharjo di Imogiri.

KPK Periksa Anggota DPR Lasmi Indaryani
Indonesia
KPK Periksa Anggota DPR Lasmi Indaryani

Bendahara Umum Partai Demokrat itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati nonaktif Banjarnegara, Budhi Sarwono, yang tak lain adalah ayahnya sendiri.