HUT ke-274 Kota Solo, Warga Berebut 1000 Jenang di CFD Jalan Slamet Riyadi Warga Solo berebut jenang dalam rangka HUT Ke-274 Kota Solo (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Warga Solo, Jawa Tengah berebut 1000 jenang dalam 'Semarak Jenang Solo' di Plaza Sriwedari area Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Minggu (17/2). Acara tersebut merupakan rangkaian acara HUT ke-274 Kota Solo.

Pantauan merahputih.com di lokasi, warga mulai memadati lokasi Plaza Sriwedari pukul 07.00 WIB. Acara tersebut rencananya dimulai pukul 10.00 WIB dengan dibuka langsung oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Namun, acara belum dibuka ribuan jenang yang dibungkus dengan daun pisang atau takir ludes dalam waktu 30 menit.

Kepala Dinas Pariwisata Solo, Hasta Gunawan, memgataka ada 247 stan yang ambil bagian dalam acara ini. Peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Solo serta muspida di Kota Solo.

Semarak Jenang Solo pada saat CFD
Semarak Jenang Solo saat CFD di Jalan Slamet Riyadi Solo (MP/Ismail)

"Ada sebanyak 17 jenis jenang yang ditawarkan pengunjung. Jenang tersebut diantaranya jenang sengkala, jenang abang putih, jenang katul, jenang procot, jenang lemu, jenang timbul, jenang sumsum, dan lainnya," papar dia.

Setiap jenang punya filosofi masing-masing. Ia mencontohkan jenang lemu punya filosofi, yakni tak lemah membangun semangat baru dalam kehidupan.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, mengatakan 'Semarak Jenang Solo' bertujuan agar masyarakat memahami bahwa manusia tidak lepas dari filosofi jenang, mulai dari lahir hingga meninggal dunia. Semarak Jenang Solo tahun ini mengangkat tema Pesona Jenang Kemajemukan'.

Banyak warga menikmati jenang saat CFD
Warga tampak guyub menikmati jenang saat CFD di Solo (MP/Ismail)

"Ada juga nama Jenang Majemukan yang kita hidangkan, jadi itu campuran dari bermacam-macam jenang. Artinya menyatukan berbagai pendapat yang ada di Kota Solo ini," kata Rudy.

Seorang warga Pucangsawit, Badriyah (23), mengaku puas bisa menikmati jenang bermacam-macam secara gratis. Bahkan bisan membawa puluhan jenang lemu untuk dimakan bersama keluarga di rumah.

"Acara ini sangat luar biasa. Kita tidak hanya bisa makan, tapi juga bisa belajar filosofi setiap jenang yang dibuat," kata Badriyah.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Warga Jakarta Diimbau Waspadai Hujan Petir pada Minggu Sore



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH