Humas Kominfo Klarifikasi Tudingan Iklan Kampanye Jokowi di Bioskop Plt Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Seto (MP/Gomes Roberto)

MerahPutih.Com - Pelaksana Tugas (Plt) Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberikan tanggapan terkait tudingan pihak oposisi dan warganet perihal iklan kampanye Jokowi di sejumlah bioskop.

Pasalnya, iklan kinerja Presiden Jokowi tersebut oleh kubu oposisi ditafsir sebagai kampanye terselubung calon petahana untuk Pilpres 2019.

Pejabat Plt Humas Kominfo Ferdinandus Setu menyatakan sebagai humas pemerintah, Kementerian Kominfo selalu berupaya menyampaikan program, serta kebijakan, kegiatan dan capaian, baik yang sudah, sedang, dan akan dilakukan pemerintah kepada publik melalui berbagai saluran yang tersedia, termasuk melalui iklan layanan masyarakat.

Humas Kominfo Ferdinandus Setu
Plt Humas Kominfo Ferdinandus Setu, penayangan iklan layanan masyarakat di Bioskop merupakan hal yang lumrah bagi Kemkominfo sebagai public relation pemerintah (Foto: Twitter @Fsetu)

"Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menjalankan tugas sebagai Humas Pemerintah (Goverment Public Relation) sebagaimana amanat UU No 39 Tahuh 2008 tentang Kementerian Negara, Peraturan Presiden No 54 Tahun 2015 dan Inpres No 9 Tahun 2015," kata Ferdinandus Setu, saat di hubungi merahputih.com, Kamis, (13/9).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Nando ini menjelaskan penayangan iklan layanan masyarakat di bioskop itu juga, tentunya dipilih sebagai salah satu kanal, lantaran dinilai tepat sasaran. Mengingat, kata Nando, jumlah penontonnya juga terukur.

Ferdinandus Setu bersama Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto
Ferdinandus Setu bersama Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (Twitter @Fsetu)

"Ini bukan sebuah kampanye politik, ini murni dalam menjalankan tugas sebagai humas pemerintah (Goverment Public Relation) sebagaimana diamanat oleh UU," tegas alumni UGM Yogyakarta itu.

Masalah dana yang dipakai sebagai biaya, Nando menjelaskan anggaran yang digunakan untuk iklan layanan masyarakat tersebut dibebankan pada DIPA Kementerian Kominfo Tahun 2018.

"Yang mana proses perencanannya telah disiapkan sejak pertengahan 2017,"tutup Nando Setu.(Gms)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Prabowo: Saya Nyaman Dengan NU, Islam yang Hormati Semua Agama, Ras, Suku dan Budaya



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH