Hukum Mudik Saat Pandemi COVID-19, Ini Penjelaskan Sekjen MUI Penumpang antre menaiki gerbong kereta api KRD Surabaya-Bojonegoro di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/7). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

MerahPutih.com - Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas meminta masyarakat untuk tak melakukan mudik mengingat ancaman COVID-19 masih terjadi.

Ketua PP Muhammadiyah ini mengatakan, jika masyarakat melakukan suatu tindakan maka tidak boleh mencelakakan diri sendiri dan atau orang lain.

Baca Juga

PSI Tekan Jokowi Tegas Larang Mudik, Jangan Cuma Imbauan

"Kalau dia mudik dari daerah pandemi wabah ke daerah lain maka itu tidak boleh karena disyakki dan atau diduga keras dia akan bisa menularkan virus tersebut kepada orang lain. Apalagi virusnya menular dan sangat berbahaya,"kata Anwar kepada MerahPutih.com di Jakarta, Jumatn (3/4).

Ia menambahkan, jika nekat melakukan mudik dari daerah rawan penyakit padahal ada imbauan larangan, maka ia bisa mencelakakan orang lain.

"Dan tetap melakukannya berarti yang bersangkutan telah melakukan sesuatu yang haram," jelas Anwar.

Anwar Abbas
Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas

Anwar melanjutkan, jika pemerintah tak melarang warganya untuk pulang mudik di saat ada pendemi wabah corona maka bencana dan malapetaka yang lebih besar tentu bisa terjadi.

"Dan tindakan pemerintah membuat kebijakan seperti itu, itu sudah sesuai dan sejalan dengan firman Allah SWT yang artinya janganlah kamu menjatuhkan dirimu ke dalam kebinasaan. Dan juga sangat sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang melarang orang untuk masuk ke daerah yang sedang dilanda wabah dan atau keluar dari daerah tersebut," terang Anwar.

Baca Juga

Nekat Pulang Kampung, Pemkot Solo Siapkan 5 Bus Antar Pemudik ke Tempat Karantina

Ia mengingatkan agar masyarakat mengutamakan kepentingan orang banyak dibanding kepentingan pribadi.

"Jika melanggar ketentuan agama tersebut serta protokol medis yang ada jelas akan sangat berbahaya. Karena akan bisa mengganggu dan mengancam kesehatan serta jiwa dari yang bersangkutan dan juga diri orang lain," tutup Anwar Abbas. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Buru Warga Sipil yang Diduga Ikut Serang Polsek Ciracas
Indonesia
Pemerintah Diminta Taati Tata Cara Penetapan dan Pencabutan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Pemerintah Diminta Taati Tata Cara Penetapan dan Pencabutan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat

YLBHI menekankan jika pemberlakuan situasi darurat dan karantina secara diam-diam bisa membahayakan

Gugus Tugas Libatkan Multipihak dalam Tangani Pademi Corona
Indonesia
Gugus Tugas Libatkan Multipihak dalam Tangani Pademi Corona

Pentaheliks tersebut adalah pemerintah, akademisi atau pakar, masyarakat, lembaga usaha, dan media massa.

DPRD Jakarta Lakukan Revisi Perda Tata Ruang Demi Reklamasi Ancol
Indonesia
DPRD Jakarta Lakukan Revisi Perda Tata Ruang Demi Reklamasi Ancol

Proses revisi Perda RDTR di Dewan Kebon Sirih bakal menjadi payung hukum membangun perlusan Ancol 155 Ha tersebut.

Komisaris Wahana Auto Ekamarga Didakwa Menyuap Pejabat Ditjen Pajak Rp1,8 M
Indonesia
Komisaris Wahana Auto Ekamarga Didakwa Menyuap Pejabat Ditjen Pajak Rp1,8 M

Suap ini diberikan Darwin Maspolim bersama dengan Katherinie Tan Foong Ching, selaku Chief Financial Officer Wearnes Automotive PTE LTD.

Balitbangkes Nyatakan 62 dari 64 Kasus Virus Corona di Indonesia Negatif
Indonesia
Balitbangkes Nyatakan 62 dari 64 Kasus Virus Corona di Indonesia Negatif

64 kasus dalam pengawasan novel coronavirus tercatat per 10 Februari 2020 yang tersebar di 16 provinsi.

Catherine Wilson Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah untuk Beli Narkoba
Indonesia
Catherine Wilson Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah untuk Beli Narkoba

Sabu dibeli dari A yang masih jadi buron polisi.

Polresta Surakarta Bentuk Kampung Siaga COVID-19 di Dekat Rumah Jokowi
Indonesia
Polresta Surakarta Bentuk Kampung Siaga COVID-19 di Dekat Rumah Jokowi

Pembentukan Kampung Siaga COVID-19 bertujuan untuk memberikan edukasi pada warga dalam mencegah virus corona

Andre Rosiade Sebut Isu Penggerebekan PSK Muncul Setelah Ia Kritik Ahok
Indonesia
Andre Rosiade Sebut Isu Penggerebekan PSK Muncul Setelah Ia Kritik Ahok

Andre Rosiade angkat suara soal penggerebekan seorang pekerja seks komersial (PSK) berinisial NN di Padang.

49.172 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol Jakarta-Cikampek Pada H-3 Natal
Indonesia
49.172 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Via Tol Jakarta-Cikampek Pada H-3 Natal

Masih 30,15 persen lagi atau sebanyak 70.000 kendaraan yang akan kembali melintas