Huawei Geser Samsung dan iPhone dalam Angka Penjualan Smartphone Global Huawei dikabarkan lampaui penjualan Samsung (Foto: skynews)

DI ERA digital saat ini, smartphone menjadi kebutuhan 'wajib' bagi setiap orang. Dari mulai sekadar untuk kebutuhan berkomunikasi, bisnis hingga kebutuhan pendidikan yang bisa digapai hanya dari genggaman tangan.

Karena itu, tak ayal jika permintaan dan kebutuhan smartphone semakin tinggi. Terlebih lagi ditengah pandemi virus Corona beberapa bulan terakhir ini, salah satu alat yang menjadi hiburan seseorang saat berada dirumah adalah smartphone.

Baca Juga:

WhatsApp Bisa Digunakan di Beberapa Ponsel dengan Nomor yang Sama?

Bicara soal smartphone, seperti yang dilansir dari laman ubergizmo, Samsung merupakan pemuncak pasar smartphone, yang diikuti oleh Apple dan ketiga Huawei.

Huawei dikabarkan beberapa kali melampaui Apple dan Samsung dalam penjualan (Foto: samsungrumors)

Tapi, dalam beberapa kali Huawei berhasil melampaui Apple untuk mengklaim berada di tempat kedua, dan kini Huawei sudah berhasil mengalahkan Samsung untuk mengklaim pemegang mahkota produsen smartphone nomor satu di dunia.

Menurut data dari Canalys, tampaknya untuk Q2 2020, Huawei telah berhasil mengirimkan lebih banyak smartphone di seluruh dunia dibanding pembuat smartphone lainnya.

Perusahaan riset tersebut memperkirakan bahwa Huawei berhasil mengirimkan 55,8 juta perangkat, yang sebenarnya turun 5%, tetapi itu cukup untuk menjatuhkan Samsung.

Baca Juga:

Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan Cara Unik Lewat Snapchat

Di sisi lain, Samsung berhasil mengirimkan 53,7 juta unit yang tampaknya turun 30% dari kuartal yang sama tahun 2019.

Meski tengah terlibat perang dagang dengan AS, Huawei tampak baik-baik saja (Foto: gsm arena)

Menariknya, terlepas dari larangan perdagangan yang telah dilakukan pemerintah AS pada Huawei, secara efektif mengunci Huawei dari pasar AS, namun tampaknya perusahaan Huawei baik-baik saja.

Meski tak memiliki akses ke pasar sebesar seperti Amerika Serikat karena bermasalah, namun Huawei terlihat tetap berdiri kokoh karena pembatasan tersebut.

Satu hal yang mengejutkan, ledakan pertumbuhan Huawei disebabkan oleh pandemi dan pemulihan virus Corona di Tiongkok. Pemulihan ekonomi negara tersebut telah membantu perusahaan Huawei dalam penjualan ponsel pintar. (Ryn)

Baca juga:

Berupaya Saingi TikTok, Facebook Diduga Kucurkan Dana Besar untuk Content Creator

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH