Hu’Koci Destinasi Baru di Kota Cianjur Hu'Koci (Foto: MP/Mauritz)

HUTAN Kota Cianjur atau lebih dikenal dengan Hu’Koci, bukan hanya ramai saat ada acara. Ketika hari libur biasanya Hu’Koci sering dipakai untuk menikmati akhir pekan. Banyak juga yang menjadikannya tempat makan bersama.

Suasana Hu'Koci begitu asri karena ditumbuhi ribuan pohon dari berbagai jenis tanaman. Alhasil, banyak yang memilih tempat tesebut sebagai lokasi bersepeda. Apalagi, lokasi Hu’Koci tidak jauh dari pusat kota. Hanya lima menit untuk bisa sampai.

Baca juga:

Benteng Plastik Pertahanan Pasar Genteng Surabaya Hadapi New Normal Corona

Hu'Koci jadi tempat populer (Foto: MP/Mauritz)
Hu'Koci jadi tempat populer (Foto: MP/Mauritz)

Menanggapi ini Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, bahwa Hu'Koci masih cukup baru sehingga masih perlu pembenahan dan penyempurnaan. Meskipun dalam tahap pembangunan lanjutan, tempat wisata ini sudah dibuka.

“Nanti akan kita tuntaskan pembangunannya. Ada tahap terakhir mudah-mudahan cepet selesai,” Jelas Herman.

Misalnya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur yang melaksanakan acara jalan sehat di Kawasan Hutan Kota Cianjur (HUKOCI), sebelum pandemi COVID-19. Saat itu, ada sekitar 500 peserta dari berbagai wilayah yang mengikuti jalan sehat.

Baca juga:

Siap Nikmati Seluruh Wisata Cirebon? Ini Jalur Khusus Destinasinya

Hu'Koci seding dijadikan tempat bersepeda (Foto: MP/Mauritz)
Hu'Koci seding dijadikan tempat bersepeda (Foto: MP/Mauritz)

Kabid Olahraga pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Robi Erlangga mengatakan dengan dilaksanakannya kegiatan jalan sehat diharapkan bisa mempromosikan Hu'Koci agar lebih dikenal dari luar Cianjur.

"Kita kenalkan kembali Hukoci ini karena para peserta juga dari luar Kabupaten Cianjur ada dari Sukabumi, Bogor, dan Bandung. Selain itu Hutan Kota Cianjur yang potensinya sangat tinggi bagi para wisatawan Cianjur maupun luar Cianjur,” ungkapnya. (*)

Tulisan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Barat.

Baca juga:

Pesona GKI Indramayu, Gereja Tertua di Indramayu

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bikin Sendiri, Pangsit Le Gino yang lagi Viral
Kuliner
Bikin Sendiri, Pangsit Le Gino yang lagi Viral

Orang-orang rela antre berjam-jam untuk mencicipi sajian satu ini.

Menelusuri The Great Asia Africa Bersama Travel Trip, Sensasi 7 Negara di Lembang
Travel
Menelusuri The Great Asia Africa Bersama Travel Trip, Sensasi 7 Negara di Lembang

Lembang hadirkan tempat wisata serasa berada di tujuh negara.

6 Fase Pandemi COVID-19 yang Dilewati Sebelum Kembali Traveling
Travel
6 Fase Pandemi COVID-19 yang Dilewati Sebelum Kembali Traveling

Berikut ini enam fase menuju 'aman' di dunia wisata.

Tradisi "Besaran", Ziarah Makam Wali Dianggap Setara Naik Haji
Tradisi
Tradisi "Besaran", Ziarah Makam Wali Dianggap Setara Naik Haji

Mereka secara bergantian berjalan memutari masjid.

Mumi Panglima Perang Suku Dani di Negeri Aing   
Travel
Mengenal Pesona Pulau Laki dan Pulau Lancang, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air
Kuliner
Mengenal Pesona Pulau Laki dan Pulau Lancang, Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air

Pulau Laki dan Pulau Lancang menawarkan pesona pantai nan indah.

Kue Timpan, Sajian Manis di Hari Raya Khas Aceh
Kuliner
Kue Timpan, Sajian Manis di Hari Raya Khas Aceh

Terbuat dari bahan dasar ketan dan pisang raja.

Taman Safari Kini Punya Gajah Bernama Covid
Travel
Taman Safari Kini Punya Gajah Bernama Covid

Gajah berkelamin jantan tersebut lahir pada Selasa tanggal 28 April 2020 lalu, sekira pukul 02.25 dini hari

Megengan, Tradisi Khas Masyarakat Jawa Menyambut Bulan Suci Ramadan
Tradisi
Megengan, Tradisi Khas Masyarakat Jawa Menyambut Bulan Suci Ramadan

Megengan merupakan salah satu tradisi masyarakat Jawa dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Megengan biasanya dilakukan pada minggu terakhir bulan Sya’ban menjelang bulan Ramadan

Sambal Sempurnakan Hidangan
Kuliner
Sambal Sempurnakan Hidangan

Tak ada sambal di meja, selera makan bisa menurun.