HTI Diundang, Rapat Pembahasan Anti Kekerasan Perempuan dan Anak Batal Plt Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri (Foto: Kesbangpol DKI)

MerahPutih.Com - Para warganet ramai memperbincangkan beredarnya surat undangan rapat dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta kepada sejumlah ormas termasuk Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Padahal, keberadaan HTI sudah ditetapkan sebagai organisasi terlarang di Indonesia berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tahun 2017 (Perppu Ormas).

Ada dua ormas yang diundang Pemprov DKI lewat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yakini Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis.

Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis diundang Pemprov DKI Jakarta
Surat undangan Pemprov DKI Jakarta kepada Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis (Foto: Twitter @Fadjroel)

Undangan tersebut langsung mendapat kecaman dan keprihatinan warganet yang menilai Pemprov DKI abai terhadap Perppu Nomor 2 tahun 2017. Berdasarkan informasi yang didapat MerahPutih.Com melalui Plt Bakesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri bahwa kegiatan itu urung dilakukan atau batal digelar.

"Setelah kami lakukan komunikasi langsung dengan Bapak Hendri Novrizal (selaku Plt. Kabid. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak), pkl 17.48 WIB. Dikarenakan adanya yang mengkritisi terkait dua organisasi yg terundang tersebut, maka kami MEMBATALKAN kegiatan rapat tersebut," kata Taufan Bakri di Jakarta, Kamis (13/6).

Sebagaimana diketahui, jagat ramai memperbincangkan sebuah foto berupa undangan dari pemprov DKI melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) yang mengundang dua ormas yang dilarang di Indinesia yakni Muslimah HTI dan Indonesia Tanpa Feminis.

Undangan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DKI Jakarta
Undangan pembahasan kekerasan perempuan dan anak dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta (Foto: Twitter @Fadjroel)

Dalam foto itu, tertulis DPPAPP DKI Jakarta mengadakan rapat pembahasan konten poster anti kekerasan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA: Ini Alasan Anies Terbitkan IMB Kawasan Reklamasi Pulau C dan D

Usut Kasus Suap Bakamla, KPK Koordinasi dengan POMAL

Kegiatan tersebut akan digelar pada Jumat, 14 Juni 2019 pukul 13.30 WIB di Ruang Rapat Lantai 5 Bidan PPPA Dinas PPAPP, Jakarta Pusat. Surat tersebut juga dibubuhi oleh tanda tangan Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta Tuty Kusumawati.

Pada foto berikutnya, terlihat ada 20 instansi dan organisasi yang diundang untuk menghadiri rapat tersebut. Pada urutan point 16, tertulis Muslimah HTI diundang untuk menghadiri acara rapat.(Asp)

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH