Hotman Paris Sebut Kasus Raibnya Uang Atlet eSports Berlangsung Sejak Mei 2020 Hotman Paris, (Foto: Mp/Albi)

MerahPutih.com - Pengacara kondang Hotman Paris buka-bukaan soal dirinya yang ikut terjun menangani kasus raibnya milik atlet eSport, Winda Lunardi dan ibunya.

Dia mengatakan sudah bertahun-tahun menjadi kuasa hukum Maybank. Dan, sejak awal kasus raibnya uang nasabah lebih dari Rp 22 miliar, Hotman sudah pasang badan buat Maybank.

"Kenapa Maybank menggunakan hak jawab? karena kasus ini sudah disidik oleh Mabes Polri Sejak bulan Mei 2020. Sesudah berkasnya hampir lengkap tiba-tiba pihak pelapor membukanya ke mass media," jelasnya kepada wartawan di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Senin (9/11).

Baca Juga

Hotman Paris Sebut Ada Keanehan Soal Raibnya Uang Atlet E-Sport Winda

Jadi, dia menjelaskan bahwa kasus raibnya Rp22 miliar uang nasabah bukanlah kasus baru, melainkan sudah bergulir selama 6 bulan.

"Sudah 6 bulan, bahkan sudah diperiksa saksi begitu banyak, bahkan dari pihak Maybank ada 21 kali surat panggilan. Jadi ini memang sudah lama diperiksa dan sampai hari ini tersangka baru 1 yaitu (inisial) A yang adalah pimpinan cabang, dan dia mengaku di BAP bahwa pelakunya hanya dia, itu pengakuan dia. Itu sejarah singkat dari kasus ini," tambahnya.

Maybank menyatakan buku tabungan dan kartu ATM Winda dipegang oleh Kepala Cabang Maybank Cipulir inisal A.

"Menerima, yang dibuktikan adanya tanda terima buku tabungan dan kartu ATM," jawab Head of National Antifraud Maybank, Andiko.

Buku tabungan itu berisi Rp20 miliar sejak awal di isi. Andiko membenarkan buku tabungan dan kartu ATM saat Hotman menegaskan soal itu.

"Dan nasabah tidak pernah komplain, tidak pernah menyatakan melakukan pengaduan atas hal itu," imbuhnya.

Atlet eSports, Winda Lunardi

Polisi sudah menetapkan Kepala Cabang Bank Maybank Cipulir, Kebayoran Arcade berinisial A sebagai tersangka kasus hilangnya uang tabungan nasabah senilai Rp20 miliar.

Uang tersebut hilang dari tabungan atlet e-sport, Winda D Lunardi alias Winda Earl. Polisi masih mendalami kemungkinan ada tersangka lain dalam kasus ini.

"Teman-teman tersangka memungkinkan jadi calon tersangka, yang mutar uang hasil kejahatan," tutur Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono.

Awi belum membeberkan jumlah terduga pelaku lain yang kini dikejar penyidik. Tersangka A sendiri dijerat Pasal Undang-Undang Perbankan dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.

"Nggak bisa saya sebutkan, biar penyidik yang mengungkap," jelas Awi.

Atlet e-sport, Winda D Lunardi alias Winda Earl melaporkan kasus uang tabungan hilang di salah satu bank swasta dengan nominal mencapai Rp20 miliar. Gamers itu mengaku telah menyambangi Bareskrim Polri pada Mei 2020 untuk membuat aduan dugaan kejahatan perbankan.

Laporan tersebut diterima pada 8 Mei 2020 dengan Nomor LP/B/0239/V/2020/Bareskrim. Adapun terlapor adalah PT Bank Maybank Indonesia dan Kepala Cabang Bank Maybank Kebayoran Arcade berinisial A.

"Saya ingin uang saya kembali, itu uang hak saya. Karena bagi saya itu uang besar. Ini tabungan masa depan," tutur Winda dalam keterangannya, Kamis (5/11).

Kuasa Hukum Winda, Joey Pattinasarany mengatakan, kliennya telah menabung di swasta tersebut sejak 2015. Hingga 2020, uang yang ada di dua rekening berbeda seharusnya mencapai Rp20 miliar.

"Dengan rincian Winda Rp 15 miliar, ibunya Rp5 miliar," jelas Joey.

Hal tersebut diketahui saat sang ibu bermaksud melakukan penarikan uang pada Februari 2020. Namun tidak dapat dilakukan dengan alasan saldo tidak mencukupi.

"Pas dicek, rekening ibunya tinggal Rp17 juta. Rekening Winda cuma sisa Rp600 ribu," katanya.

Baca Juga

Tilep Duit Nasabah Atlet E-Sport Puluhan Miliar, Kepala Bank Jadi Tersangka

Korban telah berupaya meminta kejelasan kasus tersebut dengan mendatangi dan membuat laporan resmi di kantor bank swasta itu pada Febuari dan Maret 2020. Namun hingga saat ini dari pihak bank tidak kunjung menunjukkan itikad baik.

"Ibu Floletta minta ketemu Direksi Maybank bahas pengembalian uang tapi tidak ada respon. Pertama ditanggapi. Kedua, malah dibalas dengan surat yang isinya permasalahan sudah selesai. Statusnya laporan dari penyelidikan naik ke penyidikan per Oktober 2020," kata Joey. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Antisipasi Resesi Ekonomi, DPR Minta Percepat Program Perlindungan Warga Miskin
Indonesia
Antisipasi Resesi Ekonomi, DPR Minta Percepat Program Perlindungan Warga Miskin

Kebijakan dan anggaran untuk rakyat miskin dan rakyat terdampak harus benar-benar bisa dieksekusi cepat dan tepat,

Tukang Gorengan Hingga Wartawan Harus Dapat Vaksin COVID-19 Secara Gratis
Indonesia
Tukang Gorengan Hingga Wartawan Harus Dapat Vaksin COVID-19 Secara Gratis

Pemberian vaksin COVID-19 secara gratis kepada masyarakat kurang mampu merupakan bukti bahwa negara hadir

PM Jepang Klaim Dapat Dukungan Digelarnya Olimpiade dari Pemimpin G7
Dunia
PM Jepang Klaim Dapat Dukungan Digelarnya Olimpiade dari Pemimpin G7

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan bahwa negara-negara Kelompok Tujuh (G7) memberikan dukungan sepenuhnya atas upaya untuk mengadakan Olimpiade Tokyo musim panas ini.

Polda Metro Belum Terima Laporan Pembakaran Bendera PDIP
Indonesia
Polda Metro Belum Terima Laporan Pembakaran Bendera PDIP

"Bagaimana mau diperiksa orang nggak ada laporan polisi. Dasarnya apa periksa orang?," katanya.

UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA
Indonesia
UGM Bagikan 11.000 Alat Rapid Test RI-GHA

RI GHA merupakan singkatan dari Republik Indonesia-Gadjah Mada Hepatika Airlangga.

Naskah UU Cipta Kerja: Ada Perubahan Signifikan di Klaster Ketenagakerjaan
Indonesia
Naskah UU Cipta Kerja: Ada Perubahan Signifikan di Klaster Ketenagakerjaan

Naskah final Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) kini sudah tersedia dengan menyertakan nama Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin sebagai penandatangan

Masyarakat Diminta Bersabar Untuk Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Masyarakat Diminta Bersabar Untuk Vaksinasi COVID-19

Prioritas daerah penerima vaksin merupakan salah satu indikator yang dipakai dalam perencanaan vaksinasi.

Tim Labfor dan Inafis Dikerahkan Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Tim Labfor dan Inafis Dikerahkan Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Sebanyak 50 unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan personel telah dikerahkan

Kasus Baru COVID-19 Bertambah 2.197, Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan di Libur Panjang
Indonesia
Kasus Baru COVID-19 Bertambah 2.197, Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan di Libur Panjang

Pemerintah telah memperbarui data pasien positif virus corona, Jumat (21/8).

Polres Jakpus Sediakan Rapid Antigen Gratis di Stasiun Senen
Indonesia
Polres Jakpus Sediakan Rapid Antigen Gratis di Stasiun Senen

Polisi melayani 500 penumpang kereta api untuk per harinya yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 20.30 WIB.