[HOAKS atau FAKTA]: Seorang Pria Mengamuk dan Banting Kursi Lihat Video Wawancara Jokowi soal Mudik Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Video seorang pria membanting kursi dan melempar laptop beredar di media sosial sambil memandang TV bergambar Presiden Joko Widodo dalam wawancara Mata Najwa soal mudik. Pria tersebut tampak menunjukkan wajah marah.

Video yang tersebar di Facebook itu diunggah akun Walid Hoa Hoe atay @moch.walod.75. a menambahkan captionTahan Emosi Bpk, Jangan Karena Hal Tersebut Bpk tdak Bisa Menahan Emosi Bpk, Klu sudah seperti itu siapa yg rugi,” tulis akun Facebook Walid Hoa Hoe atau @moch.walid.75, Jumat (24/4).

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Sengaja Bedakan Mudik dan Pulang Kampung

Akun Facebook Walid Hoa Hoe atau @moch.walid.75 mengunggah satu video yang berdurasi 18 detik. Isinya tampak seorang pria melempar laptop ke arah televisinya dan kemudian membanting televisinya yang menayangkan wawancara antara Najwa Shihab dengan Presiden Joko Widodo.

Kaka
Foto: Mafindo

Dalam unggahan video itu terdengar suara Presiden Jokowi yang mengatakan, “Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung, memang bekerja di Jabodetabek, di sini sudah tidak dapat kerjaan, ya mereka pulang karena anak istri.”

Selain itu, akun @moch.walid.75 juga menambahkan narasi yang berbunyi, “Tahan Emosi Bpk,??? :point_right:?Jangan Karena Hal Tersebut Bpk tdak Bisa Menahan Emosi Bpk, Klu sudah seperti itu siapa yg rugi????,” tulis akun Facebook Walid Hoa Hoe atau @moch.walid.75, Jumat (24/4).

Cek Fakta:

Bukan karena menonton wawancara Najwa dengan Presiden Jokowi. Video pria melempar laptop dan membanting televisi adalah ketika menonton Euro 2016 antara Turki melawan Kroasia.

Setelah ditelusuri melalui mesin pencari, faktanya unggahan akun @moch.walid.75 adalah tidak benar atau keliru dan videonya adalah hasil suntingan.

Video seorang pria melempar laptonya ke arah televisi dan kemudian membanting televisinya adalah video yang ditayangkan pada Juni 2016.

Mafindo
Foto: Mafindo

Video tersebut berisi tentang pasangan pria dan perempuan, dimana perempuan mengerjai pasangan prianya yang tengah menonton pertandingan Euro 2016 antara Turki melawan Kroasia dengan menyalakan dan mematikan televisinya melalui handphone miliknya. Aksi perempuan itu pun membuat pasangan prianya marah sehingga melempar laptop dan membanting televisinya.

Sementara video Najwa mewawancari Presiden Jokowi itu dilakukan pada Selasa, 21 April 2020. Video tersebut dapat dilihat pada Youtube Najwa Shihab dengan judul “Jokowi Diuji Pandemi – Jokowi: Mudik dan Pulang Kampung Itu Beda (Part 2) | Mata Najwa.”

KESIMPULAN:

Dengan begitu unggahan akun Facebook @moch.walid.75 dalam kategori misinformasi dan disinformasi dari First Draft dapat dikategorikan sebagai False Context atau Konten yang Salah.

Baca Juga

[Hoaks atau Fakta]: Pria Mengaku Dibegal di Cilandak hingga Terluka Parah

Pelaku disinyalir sengaja mengupload konten yang membuat masyarakat untuk memiliki stigma negatif terhadap Pemerintah. Masyarakat pun diminya berhati-hati dalam bermedia sosial dan tak menyebarkan berita yang bernada provokatif karena ancaman hukuman menanti. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK-Kemenag Terbitkan Buku Gratifikasi dalam Perspektif Agama, Gratis Unduh!
Indonesia
KPK-Kemenag Terbitkan Buku Gratifikasi dalam Perspektif Agama, Gratis Unduh!

Gratifikasi juga berbeda dengan suap dan pemerasan

Polri Buka Peluang Olah TKP Ulang Kasus Kematian Mahasiswa UI Akseyna
Indonesia
Polri Buka Peluang Olah TKP Ulang Kasus Kematian Mahasiswa UI Akseyna

TKP bisa dilakukan berulang kali untuk mencari alat bukti baru dalam suatu kasus.

Polemik Memulangkan WNI Eks ISIS, Kang Emil Siap Amankan Kebijakan Jokowi
Indonesia
Polemik Memulangkan WNI Eks ISIS, Kang Emil Siap Amankan Kebijakan Jokowi

Seluruh kebijakan terkait hal tersebut ada di pemerintah pusat

14 Orang Positif COVID-19, Pasar Kebayoran Lama Jaksel Ditutup
Indonesia
14 Orang Positif COVID-19, Pasar Kebayoran Lama Jaksel Ditutup

Penutupan itu sudah dilakukan Kamis (18/6) tadi sekitar pukul 08.30 WIB

Tingkat Keterisian RS COVID-19 di DKI Capai 79 Persen
Indonesia
Tingkat Keterisian RS COVID-19 di DKI Capai 79 Persen

Keterpakaian tempat tidur rawat inap dan ruang ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta terjadi peningkatan selama sebulan terakhir.

Diserahkan ke Jaksa, John Kei Cs Segera Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan
Indonesia
Diserahkan ke Jaksa, John Kei Cs Segera Duduk di Kursi 'Panas' Pengadilan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyerahkan tersangka John Kei dan enam anak buahnya ke Kejaksaan Negeri beserta barang bukti yang digunakan untuk aniaya EW hingga tewas Pada (19/10).

 RUU Ketahanan Keluarga Melegitimasi Perempuan Sebagai Pemain Belakang
Indonesia
RUU Ketahanan Keluarga Melegitimasi Perempuan Sebagai Pemain Belakang

Hubungan keluarga, sarat dengan kearifan masing-masing budaya yang tidak dapat digeneralisasikan

Kabareskrim Tegaskan Brigjen Prasetijo Utomo Bakal Dipidanakan
Indonesia
Kabareskrim Tegaskan Brigjen Prasetijo Utomo Bakal Dipidanakan

Maka dari itu, apabila ditemui dalam penelusuran nanti, pihak-pihak yang terlibat masalah tersebut juga akan diseret.

Jakarta PSBB, Depok Masih Terapkan Jam Malam Sampai Akhir September
Indonesia
Jakarta PSBB, Depok Masih Terapkan Jam Malam Sampai Akhir September

Pemerintah kota mengoptimalkan peran Kampung Siaga COVID-19 dalam mendata dan mengawasi pendatang.