[HOAKS atau FAKTA]: Bank BCA Bakal PHK Besar-besaran Ilustrasi Layanan BCA. (Foto: BCA)

MerahPutih.com- Beredar postingan dari akun Twitter @85albasrihasan yang membagikan link berita inews.id dengan judul “BCA Prediksi Kantor Cabang Tetap Ada, Mungkin Teller dan CS Akan Hilang” dengan narasi “PHK besar-besaran BCA segera terjadi, Teller dan CS akan dihilangkan. Seluruh Indonesia.”

“PHK besar-besaran BCA segera terjadi, Teller dan CS akan segera dihilangkan. Seluruh Indonesia.”

FAKTA

Setelah ditelusuri Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), dalam berita tersebut tidak terdapat narasi yang mengatakan BCA akan melakukan PHK secara besar-besaran.

Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman mengatakan, layanan bank selalu mengikuti kebutuhan nasabah.

Baca Juga:

BNPT Masuki Dunia Media Sosial Perangi Radikalisme

Karena semakin banyaknya perbankan yang semakin serius merambah layanan berbasis digital, Suwignyo Budiman memperkirakan akan ada dua jenis pekerjaan yaitu customer service dan teller akan hilang beberapa tahun ke depan, tapi tidak semua layanan perbankan bisa dilakukan secara digital. Salah satunya yaitu penarikan atau penyetoran uang tunai secara besar.

“Kalau kita mau setor uang, kalau setornya sedikit Rp1-2 juta dia taruh di ATM setor dan tarik tunai, tapi kalau mau setor Rp100 juta mau nggak mau harus ke cabang, atau mau tarik Rp50 juta mau nggak mau harus datang ke cabang,” ujar Suwignyo, Senin, 15 Juni 2020.

Ilustrasi Layanan BCA
Ilustrasi Pekerja BCA. (Foto: BCA)

Suwignyo memprediksi fungsi kantor cabang nantinya akan bergeser menjadi fokus layanan-layanan yang tidak bisa dilakukan oleh teknologi, yang jelas kata dia, pekerjaan yang bisa digantikan dengan teknologi akan hilang dalam dunia perbankan.

KESIMPULAN

Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta). BCA hanya memperkirakan akan ada dua jenis pekerjaan yaitu customer service dan teller akan hilang beberapa tahun ke depan. (Knu)

Baca Juga:

Cabut RUU PKS dari Prolegnas, Logika Berpikir DPR Dinilai Terbolak-Balik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Batuk Depan Polisi dan Ancam Tularkan Corona, Seorang Pria Dijebloskan ke Penjara
Dunia
Batuk Depan Polisi dan Ancam Tularkan Corona, Seorang Pria Dijebloskan ke Penjara

Pria bernama Adam Lewis itu dinyatakan bersalah melakukan penyerangan terkait insiden tersebut.

Bermodal Stiker 'Kemenhub', Satu Unit Bus Bisa Antar Pemudik ke Solo
Indonesia
Bermodal Stiker 'Kemenhub', Satu Unit Bus Bisa Antar Pemudik ke Solo

Bus dengan pelat nomor B 7088 WGA itu diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan

PSI Minta Pemerintah Potong Gaji ASN
Indonesia
PSI Minta Pemerintah Potong Gaji ASN

Menurut Tsamara, rencana itu adalah ide yang bagus karena saat ini harus mencoba terus menyisir anggaran.

Panglima TNI Klaim Gesekan Anggota TNI dan Polri Berkurang
Indonesia
Panglima TNI Klaim Gesekan Anggota TNI dan Polri Berkurang

"Sebagai dua institusi strategis negara, energi yang kita miliki harus diarahkan sepenuhnya pada upaya pelaksanaan tugas pokok serta kolaborasi lintas sektoral,” terangnya

4 Provinsi Ini Tak Laporkan Penambahan Kasus COVID-19
Indonesia
4 Provinsi Ini Tak Laporkan Penambahan Kasus COVID-19

Yuri menjelaskan cara aman dari tertular dan cara ampuh untuk memutus mata rantai COVID-19

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19
Indonesia
Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Tanpa ada gejala demam, Twindy Rarasati langsung mengalami gejala sesak nafas.

Mahasiswa ITS Buat Aplikasi MyTanaman, Solusi Bercocok Tanam di Lahan Minim
Indonesia
Mahasiswa ITS Buat Aplikasi MyTanaman, Solusi Bercocok Tanam di Lahan Minim

Mahasiswa ITS angkatan 2018 berinovasi membesut aplikasi "My Tanaman" yang dijadikan media untuk menanam di lahan minim

Hasil Penggabungan Bank Syariah Milik Negara Punya Aset Rp214 Triliun
Indonesia
Hasil Penggabungan Bank Syariah Milik Negara Punya Aset Rp214 Triliun

Nama tiap direksi, dewan komisaris dan dewan pengawas syariah (DPS) bank hasil penggabungan akan dibahas dalam RUPSLB BRIS yang diperkirakan dilaksanakan pada 15 Desember 2020.

Pakar Intelijen: Waspadai Kelompok Teroris Anti Calon Kapolri
Indonesia
Pakar Intelijen: Waspadai Kelompok Teroris Anti Calon Kapolri

Pemerintah perlu mewaspadai kelompok teroris yang anti terhadap calon Kapolri yang telah dipilih.

Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona
Indonesia
Rajin Olahraga dan Kerap Berdiam di Rumah tak Jamin Kebal Corona

Wiku mengingatkan, orang yang gemar olahraga dan berdiam di rumah bukan tidak mungkin bisa terkena Corona.