[HOAKS atau FAKTA]: Abu Vulkanik Gunung Merapi Jadi Obat Sembuhkan Corona Tidak ada bukti bahwa abu vulkanik dapat menghancurkan virus corona baru (turnbackhoax.id)

Merahputih.com - Sebuah akun facebook mengunggah narasi berisi informasi yang mengklaim bahwa abu vulkanik dari gunung merapi bisa membunuh virus corona atau covid-19 karena mengandung asam sulfat.

Selain di pulau Jawa, informasi yang mengklaim bahwa abu vulkanik letusan gunung dapat membunuh virus corona juga beredar di Filipina dengan narasi yang hampir serupa.

NARASI

MERAPI erupsi…Gk apa” …keluar sedikit” malah aman..Abu vulkanik nya membunuh virus congorna…ehh..corona..karna mengandung asam sulfat

FAKTA

Berdasarkan penelusuran Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), dalam artikel AFP Fact Check berjudul “World Health Organization refutes misleading claim that volcanic ash can kill coronavirus” pada 10 Maret 2020, dijelaskan bahwa belum ada penelitian tentang hal tersebut.

Menurut ahli kesehatan Filipina, tidak ada bukti ilmiah untuk klaim tersebut. Mereka hanya memperingatkan terhadap bahayanya abu vulkanik.

“Tidak ada bukti bahwa abu vulkanik dapat menghancurkan virus corona baru,” kata perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Filipina mengatakan kepada AFP dalam sebuah pesan teks pada 7 Maret 2020.

merapi erupsi
Gunung Merapi erupsi pada Kamis (13/2) pukul 05:16 WIB. Foto: @BPPTKG

“Sifat anti-virus yang diduga berasal dari abu vulkanik belum ditemukan. (Abu vulkanik) berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan masalah pernapasan, masalah mata, dan iritasi kulit.”

Sementara itu, pakar gunung berapi Badan Geologi Kementerian ESDM, Drs Subandriyo MSc menjelaskan fenomena keduanya. Ia juga menyodorkan analisis erupsi dan mitigasi kebencanaan jika kedua peristiwa itu muncul bersamaan.“Tidak ada kaitan sama sekali antara meledaknya pandemi Covid-19 dengan meletusnya Gunung Merapi.

Tidak ada juga bukti abu vulkanik menghambat penyebaran virus, sebagaimana pernah diberitakan lewat media sosial,” kata Subandriyo.

KESIMPULAN

Tidak ada bukti bahwa abu vulkanik dapat menghancurkan virus corona baru. Sifat anti-virus yang diduga berasal dari abu vulkanik belum ditemukan. (Abu vulkanik) berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan masalah pernapasan, masalah mata, dan iritasi kulit. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PB SEMMI Ancam Laporkan Risma ke Ombudsman
Indonesia
PB SEMMI Ancam Laporkan Risma ke Ombudsman

Dengan keputusan itu, PB SEMMI berniat akan melaporkan dan menggugat masalah rangkap jabatan ini kepada Ombudsman dan PTUN.

KPK Dalami Dugaan Suap Kemenpora ke Eks Jampidsus dan Anggota BPK
Indonesia
KPK Dalami Dugaan Suap Kemenpora ke Eks Jampidsus dan Anggota BPK

Skandal suap tersebut, mulanya dibongkar oleh asisten mantan Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum di persidangan.

Kapolri: UU ITE Digunakan untuk Saling Lapor dan Berpotensi Timbulkan Polarisasi
Indonesia
Kapolri: UU ITE Digunakan untuk Saling Lapor dan Berpotensi Timbulkan Polarisasi

Ada kesan UU ITE hanya keras terhadap kelompok tertentu

30 Ribu Warga Sudah Langgar Aturan PSBB di Jakarta
Indonesia
30 Ribu Warga Sudah Langgar Aturan PSBB di Jakarta

Data itu terhitung pada Kamis (23/4) kemarin

APBD Kolaps, Pemkot Solo Tegaskan Hanya Sanggup Bayar Gaji ASN
Indonesia
APBD Kolaps, Pemkot Solo Tegaskan Hanya Sanggup Bayar Gaji ASN

"Ya kita semua pasti tahu, anggaran APBD difokuskan untuk penanganan COVID-19. Sejumlah pos anggaran dilakukan rasionalisasi," ujar Ahyani

Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit
Indonesia
Pembatasan Jawa-Bali, Satgas Yakin Corona Menurun dan Ekonomi Bangkit

Satgas berharap penerapan pembatasan kegiatan masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Jawa dan Bali dapat menekan angka kasus corona.

Penyidik Bareskrim Polri Kirim 4 Berkas Perkara Rizieq Shihab ke Kejagung
Indonesia
Penyidik Bareskrim Polri Kirim 4 Berkas Perkara Rizieq Shihab ke Kejagung

Penyidik Bareskrim Polri mengirimkan kembali empat berkas perkara dugaan tindak pidana kekarantinaan kesehatan dengan tersangka Muhammad Rizieq Shihab dan tersangka lainnya ke Kejaksaan Agung.

Cerita Wakapolsek Tanah Abang Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Cerita Wakapolsek Tanah Abang Sembuh dari COVID-19

Ia sebelumnya sempat dinyatakan positif COVIf-19 setelah hasil swab test beberapa waktu lalu.

Rizieq Bisa Ajukan Praperadilan Jika Tidak Terima Kasus Hukumnya Dibuka Kembali
Indonesia
Rizieq Bisa Ajukan Praperadilan Jika Tidak Terima Kasus Hukumnya Dibuka Kembali

Jika sudah di-SP3 atau dihentikan, bisa dibuka kembali asalkan ada bukti-bukti baru. Kalau Rizieq tidak terima kasus yang menjeratnya kembali dibuka, bisa mengajukan praperadilan.?

1.859 Peserta Lulus Seleksi CPNS di Lingkungan Provinsi Jabar
Indonesia
1.859 Peserta Lulus Seleksi CPNS di Lingkungan Provinsi Jabar

Terdapat 1.859 peserta lolos seleksi CPNS di lingkungan Pemda Provinsi Jabar Formasi Tahun 2019 dari kuota 1.934 formasi yang disediakan.