Hoaks Surat Suara, Demokrat: TKN Jokowi-Ma'ruf Harusnya Berterima Kasih Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. (Foto: MP/Ponco)

MerahPutih.com - Partai Demokrat menilai kubu Jokowi-Ma'ruf salah langkah apabila melaporkan Andi Arief ke Bareskrim Polri karena cuitan soal tujuh kontainer surat suara sudah tercoblos di gambar pasangan capres-cawapres nomor urut 01.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat Ferdinand Hutahaean menyebut cuitan Wasekjen Demokrat itu sama sekali tidak menyebar hoaks.

"Saya pikir TKN Jokowi-Ma'ruf terlalu berprasangka buruk dan salah mengambil langkah. Apabila ingin melaporkan Andi ke kepolisian atas dasar penyebaran hoaks dan fitnah, narasi yang dibangun Andi A dalam twitnya sama sekali tak menyebar hoaks," kata Ferdinand kepada wartawan, Kamis (3/1).

Menurutnya, cuit Andi justru membuka sinyalemen informasi yang diterima dan sudah beredar luas di tengah masyarakat.

Ilustrasi hoax. Foto: net
Ilustrasi hoax. (Foto: net)

"Bahkan KPU sendiri sudah mendengar informasi itu dari sore, artinya informasi ini sudah beredar luas," ujar Ferdinand.

Ferdinand menilai, Andi sudah mengambil posisi ingin membuka kebenaran. Seharusnya, kata dia, tim Jokowi-Ma'ruf berterima kasih kepada Andi.

"Tim Jokowi-Ma'ruf harusnya berterima kasih kepada Andi karena Andi yang telah berjasa menyelamatkan mereka dari dugaan fitnah," tegas Ferdinand.

Pasalnya, lanjut Ferdinand, bila tak ada imbauan dari Andi, isu tujuh kontainer surat suara sudah tercoblos digambar pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu akan merugikan kubu mereka sendiri.

"Coba bayangkan apabila tak ada yang membuka ini ke publik tapi informasinya beredar luas, maka dipastikan opini di tengah publik Jokowi telah bermain curang," pungkas Ferdinand.

Sebelumnya dikabarkan melalui rekaman yang beredar bahwa ditemukan tujuh kontainer yang berisikan surat suara Pilpres 2019 di Tanjung Priok, Jakarta.

Masing-masing kontainer berisikan 10 juta surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan nomor urut 01.

Berdasarkan rekaman, tujuh kontainer itu ditemukan oleh TNI AL dan sudah disita KPU.

Kabar soal tujuh kontainer surat suara Pilpres 2019 yang sudah dicoblos, sempat disampaikan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter-nya.

Namun, cuitan Andi Arief di Twitter ini telah dihapus.

KPU dan Bawaslu pun langsung mengecek kabar tersebut ke Kantor Bea Cukai Tanjung Priok.

Setelah dicek bersama petugas Bea Cukai, ternyata kabar tersebut tidak benar dan KPU sudah memastikan kabar tersebut merupakan hoaks.

KPU sudah melaporkan pihak-pihak yang diduga terkait dengan hoaks ini ke Divisi Cyber Crime Mabes Polri. (Pon)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH