[HOAKS atau FAKTA]: WHO Nyatakan Pepaya sebagai Buah Paling Bergizi Tangkapan layar soal hoaks WHO nyatakan pepaya sebagai buah paling bergizi. (Foto: MP/Turnbachoax.id)

MerahPutih.com - Beredar unggahan di Facebook yang menarasikan bahwa WHO menyatakan pepaya sebagai buah paling bergizi tinggi.

Dalam postingan tersebut juga disertakan link menuju video berdurasi 20 menit, dengan judul “William Li: Can we eat to starve cancer?”.

NARASI:

“PEPAYA RAJA BUAH = KING OF FRUITS

(Bagaimana Cara nya. Kita bisa tetap makan. Tapi membuat ” Cell cancer ” kelaparan… pahami video TED berikut.)

Pengobatan baru untuk tumor di masa depan bukan lagi kemoterapi, radioterapi, atau pembedahan !! Sebaliknya, ubah pola makan dan tingkatkan angiogenesis!

Film ini berdurasi 20 menit, dengan subtitle China, pengetahuan medis yang hebat, dan dietnya tiga kali sehari, sangat bagus!

https://m.youtube.com/watch?v=hYfuzYOj1Is

Yang mungkin tidak Anda ketahui adalah: kita biasanya memiliki pepaya yang aneh, pepaya yang dapat diperoleh kapan saja, dan ternyata menjadi raja buah! Tomat yang membuat wajah dokter menjadi hijau, dibandingkan dengan pepaya, bukan apa-apa!

Pepaya telah dipilih oleh WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) selama dua tahun berturut-turut sebagai buah dengan nilai gizi tertinggi, raja buah!”

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Jokowi Izinkan Pesta Nikah Artis, Larang Hajatan Warga

FAKTA:

Setelah dilakukan penelusuran oleh Mafindo, klaim bahwa WHO menilai pepaya sebagai buah paling bergizi adalah palsu. Sampai saat ini tidak ada bukti penelitian atau pun pernyataan dari WHO bahwa pepaya menjadi buah paling bergizi.

Adapun WHO pernah mengeluarkan artikel ilmiah mengenai rekomendasi kesehatan, yang narasinya berisi anjuran untuk memakan sayur dan buah setiap hari sebanyak 400 gram, dengan jumlah tersebut maka akan mengurangi risiko kanker, diabetes, dan obesitas.

Artikel tersebut dimuat di website resmi WHO pada tahun 2019 lalu.

Artikel kesehatan dari situ WHO. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Artikel kesehatan dari situ WHO. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Setelah ditelusuri, video berdurasi 20 menit dengan judul “William Li: Can we eat to starve cancer?” juga tidak ada pembahasan mengenai pepaya menjadi buah paling bergizi.

Adapun isi presentasi oleh dokter William Li dalam video tersebut adalah mengenai makanan yang dinyatakan dapat melemahkan perkembangbiakan sel kanker pada jaringan pembuluh darah.

Sebuah website memuat artikel kesehatan dan nutrisi yang ditulis oleh para ahli di bidang nutrisi, healthline.com, menuliskan daftar 20 buah yang memiliki nutrisi paling tinggi: jeruk bali, nanas, alpukat, bluberi, apel, buah delima, mangga, stroberi, cranberi, lemon, durian, semangka, zaitun, blackberry, jeruk, pisang, anggur ungu dan merah, buah jambu, pepaya, dan cherry.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Vaksinasi COVID-19 Lemahkan Prajurit TNI

KESIMPULAN:

Berdasarkan data yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa klaim pepaya sebagai buah paling bergizi menurut WHO adalah HOAKS dan termasuk kategori Konten Palsu. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA): Dapat Penghargaan di Malaysia, Rizieq Dihina di Tanah Air

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Telkom Rampungkan Perbaikan Kabel Laut Yang Bikin Internet di Timur Indonesia Putus
Indonesia
Telkom Rampungkan Perbaikan Kabel Laut Yang Bikin Internet di Timur Indonesia Putus

kapasitas bandwidth telah mencapai target pemulihan 100 persen layanan, seiring dengan bertambahnya kapasitas sebesar 1Tbps.

Mal di Solo Uji Coba Aplikasi Peduli Lindungi
Indonesia
Mal di Solo Uji Coba Aplikasi Peduli Lindungi

"Solo Paragon Mal belum mendapatkan izin buka dari Wali Kota Solo. Namun, kami sudah mempersiapkan aturan baru terkait syarat vaksin bagi pengunjung dan karyawan masuk mal," ujar Veronica

Duplik Angin Prayito Sebut Jaksa Ingkari Dakwaannya Sendiri
Indonesia
Duplik Angin Prayito Sebut Jaksa Ingkari Dakwaannya Sendiri

Jaksa kemudian dalam sidang agenda replik mengajukan bukti lain

Kasus Positif Bertambah 17.384, Pasien Sembuh COVID-19 Capai 3,3 Juta
Indonesia
Kasus Positif Bertambah 17.384, Pasien Sembuh COVID-19 Capai 3,3 Juta

Sementara itu, sebanyak 29.925 dilaporkan sembuh dari COVID-19 hari ini. Hingga saat ini, 3.381.884 orang dinyatakan pulih dari corona.

Bea dan Cukai Solo Usulkan Ciu Dilegalkan
Indonesia
Bea dan Cukai Solo Usulkan Ciu Dilegalkan

Bea dan Cukai Solo mendorong pengolahan ciu menjadi produk yang legal dan bisa dipasarkan dengan izin resmi.

Gara-gara Disuruh Bergantian Jaga Warung, Seorang Pemuda Bunuh Ayah Kandung
Indonesia
Gara-gara Disuruh Bergantian Jaga Warung, Seorang Pemuda Bunuh Ayah Kandung

Dia diduga kesal karena dibangunkan saat tidur siang untuk bergantian menjaga warung, Kamis (1/4) sore.

KPK Datangi Kantor PDIP dan PPP
Indonesia
KPK Datangi Kantor PDIP dan PPP

KPK mendatangi kantor DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), di Jakarta, Rabu (14/4).

Limbah Medis COVID-19 Lebih dari 6 Ribu Ton, DKI Penyumbang Terbanyak
Indonesia
Limbah Medis COVID-19 Lebih dari 6 Ribu Ton, DKI Penyumbang Terbanyak

KLHK memberikan diskresi bagi rumah sakit yang memiliki insinerator

Rumah Warga yang Baru Balik dari Kampung Halaman Diberi Tanda
Indonesia
Rumah Warga yang Baru Balik dari Kampung Halaman Diberi Tanda

Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI Jakarta dan Kodam Jaya memberikan tanda terhadap rumah warga balik ke Jakarta. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran COVID-19 seusai libur Lebaran 2021.

Jadi Pangkostrad, Menantu Luhut Mayjen Maruli Punya Harta Puluhan Miliar
Indonesia
Jadi Pangkostrad, Menantu Luhut Mayjen Maruli Punya Harta Puluhan Miliar

Dalam laporan harta kekayaan penyelenggara megara (LHKPN) itu, menantu Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan itu tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 51,65 miliar.