[Hoaks atau Fakta]: WhatsApp Bagikan Toyota Avanza Veloz Media Sosial. (Foto: Pixabay)

MerahPutih.com - Sebuah nomor mengirimkan pesan kepada pengguna WhatsApp dengan mengatasnamakan PT. WhatsApp Indonesia. Mereka memberikan hadiah mobil Toyota Avanza Veloz.

Pesan tersebut berisi bahwa penerima sebagai pemenang dari undian, kemudian diminta untuk mengakses tautan yang tertera dalam pesan tersebut.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ada Korban Meninggal di Kecelakaan Uji Coba LRT Jabodebek

SUMBER]:WhatsApp

[NARAS]:

"INFO RESMI DARI PT WHATSAPP INDONESIAKami dari pihak penyelenggara Pt WhatsApp Indonesia mengucapkan selamat nomor WhatsApp anda M dapatkan hadiah MOBIL TOYOTA AVANZA VELOZITY dari PT WhatsApp Indonesia.

FAKTA

Berdasarkan penelusuran Mafindo, pesan tersebut adalah tidak benar. Website resmi WhatsApp adalah www.whatsapp.com. WhatsApp tidak pernah berafiliasi dengan pihak ketiga dalam memberikan imbalan.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)
Tangkapan layar hoaks.

Pesan serupa sudah pernah diverifikasi sebelumnya dalam website turnbackhoax.id berjudul “Anda Berhak Terima Hadiah Cashback Voucher Pulsa Gratis dari Telegran Senilai 300.000” pada 7 juli 2021.

KESIMPULAN

Pesan tersebut adalah tidak benar. Maka dari itu hadiah mobil dari WhatsApp dapat dikategorikan konten palsu. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Gubernur Anies Menangis di KPK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tingkatkan Leng of Stay Wisatawan, Pemkot Yogyakarta Gencarkan Promosi Kampung Wisata
Indonesia
Tingkatkan Leng of Stay Wisatawan, Pemkot Yogyakarta Gencarkan Promosi Kampung Wisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya mendorong peningkatan lama tinggal (leng of stay) wisatawan. Sejumlah kegiatan dan upaya ditempuh guna membuat wisatawan betah berlama-lama liburan ke Kota Budaya ini.

Gaji dan Tunjangan Politisi DKI Naik Jadi Rp173 juta, Ini Alasan Fraksi Golkar
Indonesia
Gaji dan Tunjangan Politisi DKI Naik Jadi Rp173 juta, Ini Alasan Fraksi Golkar

Gaji dan tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta mengalami peningkatan dari Rp129 juta menjadi Rp173.249.250 per bulan.

'Black Box' Rimbun Air Ditemukan, Segera Dibawa ke Timika
Indonesia
'Black Box' Rimbun Air Ditemukan, Segera Dibawa ke Timika

Selanjutnya kotak hitam itu akan diamankan sementara di Kantor Basarnas Timika

Demokrat AHY Sebut Gugatan Kubu Moeldoko Hanya Akal-akalan
Indonesia
Demokrat AHY Sebut Gugatan Kubu Moeldoko Hanya Akal-akalan

Mahkamah Partai selalu memberi ruang untuk berdiskusi

Kemenkeu Akui Pandemi Bikin Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Menengah Bawah
Indonesia
Kemenkeu Akui Pandemi Bikin Indonesia Jadi Negara Berpendapatan Menengah Bawah

"Penurunan pendapatan per kapita Indonesia merupakan sebuah konsekuensi yang tidak terhindarkan," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu di Jakarta, Kamis (8/7).

Manajer Restoran Asal Jepang Ditemukan Tewas Saat Isolasi Mandiri di Apartemen Sawah Besar
Indonesia
Manajer Restoran Asal Jepang Ditemukan Tewas Saat Isolasi Mandiri di Apartemen Sawah Besar

Dari informasi yang dihimpun, korban sedang menjalani isolasi mandiri di salah satu unit apartemen. Hasil dari diagnosa dokter menyatakan bahwa korban positif COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PP Muhammadiyah Tolak Vaksinasi Penduduk KTP Non-Islam

Beredar di media sosial unggahan yang menyebut organisasi masyarakat Muhammadiyah menolak memberikan pelayanan vaksinasi kepada pemilik kartu tanda penduduk (KTP) yang beragama non-Islam.

Cara Satgas Jamin Pengungsi Gempa Sulbar Tak Terpapar COVID-19
Indonesia
Cara Satgas Jamin Pengungsi Gempa Sulbar Tak Terpapar COVID-19

Doni juga meminta penanganan pengungsi yang tergolong kelompok rentan dipisahkan dengan kelompok usia muda

Kasus COVID-19 di Jateng Melonjak, Ganjar Dukung Penerapan PPKM Darurat
Indonesia
Kasus COVID-19 di Jateng Melonjak, Ganjar Dukung Penerapan PPKM Darurat

Menurutnya, PPKM Darurat diperlukan seiring dengan melonjaknya kasus COVID-19 di Jawa Tengah.

Didakwa Terima Suap Rp25,7 Miliar, Edhy Prabowo: Saya Tidak Bersalah
Indonesia
Didakwa Terima Suap Rp25,7 Miliar, Edhy Prabowo: Saya Tidak Bersalah

"Saya dari awal ketika masuk sini saya tidak bersalah, cuma saya bertanggung jawab atas yang terjadi kementrian saya, saya tidak akan lari dari tanggung jawab saya," kata Edhy di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/4).