[HOAKS atau FAKTA]: Virus COVID-19 Ternyata Mengandung Babi Tangkapan layar soal hoaks virus COVID-19 ternyata mengandung babi. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar unggahan di Facebook oleh akun bernama “Encang Bedegong” di grup Muslim Cyber Community (MCC).

Dalam postingannya, Encang menarasikan bahwa vaksin corona mengandung babi, dapat mengubah DNA manusia dan zombie.

Facebook

https://archive.vn/VBElD

NARASI:

Hati-hati vaksin bahan babi !

kata dokter :

vaksin bisa merubah DNA

takut ah.. ntar kayak di film2,

hoamm berubah jadi zombie.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] KPK Buka Loker Penyuluh Antikorupsi, Syarat Pernah Jadi Koruptor

FAKTA:

Setelah dilakukan penelusuran fakta Mafindo, klaim Encang Bedegong termasuk menyesatkan.

Ketiga poin klaim tersebut sebenarnya hoaks yang pernah beredar beberapa waktu lalu dan telah diluruskan oleh berbagai media.

Klaim pertama yakni mengenai vaksin corona mengandung babi adalah tidak benar.

Hoaks yang sama pernah beredar pada bulan September 2020, dengan narasi vaksin Tiongkok mengandung babi.

Vaksin yang banyak digunakan di Indonesia yakni Sinovac dan AstraZeneca, sama sekali tidak mengandung babi.

Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir saat melakukan video conference dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada Kamis, 27 Agustus 2020, menjamin bahan baku vaksin Sinovac yang digunakan bebas dari kandungan gelatin babi (porcine).

Caption

MUI menyatakan, vaksin Sinovac halal digunakan, menyusul dikeluarkannya fatwa MUI No 02 Tahun 2021 tentang Produk Vaksin COVID-19 dari Sinovac Life Sciences Co Ltd China dan PT Biofarma.

Berikut untuk produk vaksin AstraZeneca juga halal digunakan, sebagaimana pernyataan resmi dalam fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2021.

Pernyataan bahwa vaksin corona dapat mengubah DNA manusia juga tidak dibenarkan.

Hoaks ini telah beredar sejak Oktober 2020 lalu dan telah dilakukan pengecekan fakta oleh turnbackhoax.id dengan judul artikel “[SALAH] Vaksin COVID-19 Dapat Mengubah DNA Manusia”.

Vaksin berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh manusia dapat mengenali virus dan patogen yang berusaha menginfeksi manusia.

Menurut Peneliti dari Aliansi Sains Universitas Cornell Mark Lynas menyatakan bahwa tidak ada kandungan dalam vaksin yang mampu berintegrasi dan mengubah DNA manusia secara genetik.

Adapun klaim mengenai vaksin corona yang dapat mengubah manusia jadi zombie juga tidak benar.

Hoaks ini beredar di bulan April 2021 oleh akun bernama “Vintage King”, berupa sebuah video viral yang mengklaim bahwa vaksin berbasis mRNA bukanlah vaksin, tetapi sistem operasi yang akan mengambil alih cara kerja sel tubuh dan membuat sel memproduksi protein virus.

Vintage King juga menyebutkan, manusia telah menjadi “pabrik pembuat virus”, yang lama kelamaan akan dilemahkan oleh sistem imun tubuh kita sendiri. Ia juga mengklaim bahwa di website CDC, pembuatan zombie ini telah direncanakan, dengan judul proyeknya yakni “zombie preparedness”.

Bantahan untuk klaim ini adalah bahwa pembuatan vaksin mRNA tidak menggunakan virus hidup penyebab COVID-19.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Orang Pernah Terinfeksi COVID-19 Miliki Imunitas Lebih Baik Ketimbang Divaksin

Vaksin tipe mRNA juga tidak pernah memasuki inti sel, tempat DNA atau materi genetik disimpan. Vaksin tipe mRNA membuat sel tubuh memproduksi protein, yang memicu respons imun. Respons imun tersebut akan menghasilkan antibodi, yang bekerja melindungi diri dari infeksi.

Sedangkan klaim perencanaan zombie oleh CDC juga tidak benar. CDC membuat laman website berjudul “zombie preparedness” sejak tahun 2011, sebenarnya website tersebut berisi panduan menghadapi bencana.

Menggunakan embel-embel zombie dikarenakan saat itu media hiburan sedang viral dengan sesuatu yang berbau zombie, dengan begitu masyarakat akan lebih tertarik untuk menyimak panduan yang disampaikan.

KESIMPULAN:

Berdasarkan data yang terkumpul, klaim Encang Bedegong adalah hoaks dan termasuk kategori Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: WHO Temukan Vaksin COVID-19 Palsu Beredar di Indonesia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Untuk Sementara, Penumpang di Bawah Usia 12 Tahun Dilarang Naik Kereta Api
Indonesia
Untuk Sementara, Penumpang di Bawah Usia 12 Tahun Dilarang Naik Kereta Api

Mulai 29 Juli 2021 untuk sementara calon penumpang usia di bawah 12 tahun dilarang naik KA.

Anies Ungkap Sejumlah Peluang Jakarta setelah Tanggalkan Status Ibu Kota
Indonesia
Anies Ungkap Sejumlah Peluang Jakarta setelah Tanggalkan Status Ibu Kota

Dalam sambutannya, Anies memandang pemindahan Ibu Kota ke Nusantara bisa memberi peluang pada Jakarta untuk mempercepat pembangunan menjadi kota global dunia.

Harga Daging Masih Tinggi, Komisi B DPRD DKI Panggil BUMD Bidang Pangan
Indonesia
Harga Daging Masih Tinggi, Komisi B DPRD DKI Panggil BUMD Bidang Pangan

Komisi B DPRD DKI Jakarta akan memanggil Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bidang Pangan. Pemanggilan ini terkait masih mahalnya harga bahan pokok di Jakarta menjelang dan pasca Lebaran Idulfitri 2022. Salah satunya harga daging sapi di pasaran.

Cara Kapolri Menjaga Generasi Penerus Bangsa dari Ancaman COVID-19
Indonesia
Cara Kapolri Menjaga Generasi Penerus Bangsa dari Ancaman COVID-19

Langkah ini disebut Sigit untuk meminimalisir pertumbuhan klaster baru di sekolah

Prosedur Vaksinasi Anak 6-11 Tahun
Indonesia
Prosedur Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Pelaksanaan vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap

Ketua KPK ke Bupati Banyumas: Jika Korupsi dan Cukup Bukti, Ya Ditangkap!
Indonesia
Ketua KPK ke Bupati Banyumas: Jika Korupsi dan Cukup Bukti, Ya Ditangkap!

"KPK siap berkordinasi pencegahan dengan semua pihak. Tapi jika terjadi korupsi dan cukup bukti, ya ditangkap," tegas Firli dalam keterangan tertulis, Senin (15/11)

Songsong Pilpres 2024, NasDem Lirik Tiga Gubernur
Indonesia
Songsong Pilpres 2024, NasDem Lirik Tiga Gubernur

Partai NasDem sudah melirik tiga gubernur sebagai kandidat calon presiden (capres) dalam kontestasi politik lima tahunan tersebut.

Pemilu Ditunda, Indeks Demokrasi Indonesia Bakal Jeblok
Indonesia
Pemilu Ditunda, Indeks Demokrasi Indonesia Bakal Jeblok

Keadaan demokrasi di Indonesia saat ini selayaknya sebuah rumah yang tengah mengalami banjir.

Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim
Indonesia
Kondisi Membaik, Yahya Waloni Bakal Dikembalikan ke Rutan Bareskrim

Kepala Rumah Sakit (RS) Polri Brigjen Asep Hendradiana memastikan kondisi Yahya Waloni saat ini berangsur membaik.

2.669 Pasien Terkonfirmasi COVID-19 Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet
Indonesia
2.669 Pasien Terkonfirmasi COVID-19 Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

Para pasien COVID-19 itu dirawat di tower 4, 5, 6 dan 7