[Hoaks atau Fakta]: Vaksinasi COVID-19 Bikin Kasus HIV/AIDS Meledak HIV AIDS (Foto: Darwin Laganzon/Pixabay)

MerahPutih.com - Akun Instagram Lois Lois (instagram.com/dr_lois7) pada 17 Februari 2021 mengunggah sebuah gambar dengan narasi sebagai berikut:

"Inilah daftar penyakit akibat semua Vaksin!! Vaksin Flu sama dgn vaksin Covid. Mereka cuma pura2 aja meneliti. Buktikan bhw setelah di vaksin maka kasus HIV dan kanker akan meledak!! Vaksin FLu Vaksin paling beracun di dunia!"

Gambar yang diunggah adalah sebuah diagram yang berisi berbagai nama penyakit dan gangguan yang terjadi pada manusia, yang diklaim disebabkan oleh vaksin.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Air Jeruk Nipis Mampu Bersihkan Paru-paru dari Nikotin

Penyakit itu antara lain kanker, infeksi HIV/AIDS, stroke, diabetes, arthritis, dan serangan jantung.

Terdapat pula gangguan autisme dalam diagram tersebut. Bahkan, di bagian bawah, disebutkan bahwa kematian adalah salah satu akibat dari pemberian vaksin.

Sumber : http://bit.ly/3k7N7Cw (Arsip)

FAKTA

Faktanya, vaksin flu belum pernah dilaporkan menyebabkan infeksi HIV maupun kanker. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa vaksin flu dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya aman.

Dilansir dari Tempo, dikutip dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), influenza atau flu adalah penyakit pernapasan menular yang disebabkan oleh virus influenza.

Virus ini menginfeksi hidung, tenggorokan, dan terkadang paru-paru. Influenza juga bisa menyebabkan penyakit ringan hingga parah.

Komplikasi serius dari influenza dapat membuat pengidapnya menjalani rawat inap, bahkan meninggal.

Ada dua jenis vaksin yang digunakan untuk influenza. Pertama, vaksin flu suntik. Vaksin ini terdiri dari vaksin influenza yang tidak aktif (IIV) dan vaksin influenza rekombinan (RIV). Vaksin tersebut tidak mengandung virus flu hidup.

Vaksin ini hadir dalam berbagai jenis formulasi trivalen, kuadrivalen, dosis tinggi, adjuvan, berbasis sel, dan rekombinan. Sementara yang kedua adalah vaksin flu semprotan hidung. Vaksin ini juga dikenal sebagai vaksin influenza hidup yang telah dilemahkan (LAIV).

Vaksin yang digunakan dengan cara disemprotkan ke hidung tersebut mengandung virus hidup. Namun, virus itu telah dilemahkan sehingga tidak menyebabkan influenza.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

Dilansir dari Health Line, selama setengah abad terakhir, jutaan orang telah mendapatkan vaksin flu. Namun, sangat sedikit orang yang mengalami masalah serius. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa vaksin flu dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya aman.

Sebagaimana vaksin lainnya, efek samping dari vaksin flu kebanyakan ringan. Orang yang telah mendapatkan vaksin ini biasanya melaporkan gejala seperti nyeri, kemerahan, dan bengkak pada kulit di sekitar tempat suntikan, demam, kelelahan, dan sakit kepala.

Beberapa penyakit dan gangguan yang tercantum dalam diagram pada unggahan akun Instagram di atas tidak disebabkan atau berkaitan dengan vaksin flu.

KESIMPULAN

Klaim bahwa setelah divaksin maka kasus HIV dan kanker akan meledak adalah klaim yang menyesatkan.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Pertamina Bagikan Bansos Rp 150 Juta

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK-OJK Perkuat Pemberantasan Korupsi Sektor Industri Jasa Keuangan
Indonesia
KPK-OJK Perkuat Pemberantasan Korupsi Sektor Industri Jasa Keuangan

KPK menerima audiensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka membahas dan memperkuat kerja sama pemberantasan korupsi di industri jasa keuangan.

122 Narapidana Terorisme Ucapkan Ikrar Setia Kepada NKRI Selama 2021
Indonesia
122 Narapidana Terorisme Ucapkan Ikrar Setia Kepada NKRI Selama 2021

Dengan pernyataan ikrar setia kepada NKRI ini berarti warga binaan telah siap untuk mencintai NKRI

Gempa dan Tsunami Ancam Daerah Tujuan Mudik, BMKG: Tak Bisa Diprediksi, Tapi Siap-siap
Indonesia
Gempa dan Tsunami Ancam Daerah Tujuan Mudik, BMKG: Tak Bisa Diprediksi, Tapi Siap-siap

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengimbau masyarakat mewaspadai zona aktif gempa pemicu tsunami di masa mudik Lebaran 2022.

Anies Hormati Agenda DPRD Gelar Rapat Pemberhentian Gubernur dan Wagub DKI
Indonesia
Anies Hormati Agenda DPRD Gelar Rapat Pemberhentian Gubernur dan Wagub DKI

DPRD DKI Jakarta berencana menggelar rapat Badan Musyawarah (Bamus) soal pemberhentian Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria dari pimpinan Pemerintah DKI Jakarta di Hotel Grand Cempaka, Puncak, Kabupaten Bogor.

Gibran Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Selama Sepekan
Indonesia
Gibran Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Selama Sepekan

Penyebaran COVID-19 di Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah melonjak dalam beberapa hari terakhir.

[HOAKS atau FAKTA]: Pengguna Telkom Dapat Subsidi Sampai Rp 2 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengguna Telkom Dapat Subsidi Sampai Rp 2 Juta

Beredar sebuah pesan di media sosial yang menyebutkan Telkom Indonesia memberikan subsidi biaya komunikasi senilai Rp 2 juta.

TPKS Sah Jadi RUU Inisiatif DPR, Diketok 18 Januari
Indonesia
TPKS Sah Jadi RUU Inisiatif DPR, Diketok 18 Januari

RUU Inisiatif DPR untuk program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2022

Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR
Indonesia
Ibu dan Anak Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR

"Iya betul (korban meninggal ibu dan anak)," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Kompol Hartono kepada wartawan, Senin (26/9).

Tolak Hasil Mukernas, Suharso Monoarfa Klaim Masih Menjabat Ketum PPP
Indonesia
Tolak Hasil Mukernas, Suharso Monoarfa Klaim Masih Menjabat Ketum PPP

Suharso Monoarfa menegaskan bahwa dirinya masih menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

[HOAKS atau FAKTA] Air Kelapa Bakar Sembuhkan Penyakit Batu Ginjal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Air Kelapa Bakar Sembuhkan Penyakit Batu Ginjal

Beredar informasi di media sosial Facebook bahwa meminum Air Kelapa Bakar bisa menyembuhkan Batu Ginjal hingga Asam Urat. Narasi yang beredar disertai dengan klaim bahwa meminum ramuan tersebut lebih ampuh dibandingkan dengan berbagai obat medis.