[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Merusak Organ Tubuh Pada Anak Tangkap Layar Konten Hoaks. (Foto: Mafindo)

MerahPutih.com - Beredar sebuah cuitan oleh akun @RENIEKA2012 dengan klaim bahwa Vaksin Covid-19 menyebabkan kemandulan dan merusak organ dalam anak anak.

Cuitan tersebut juga membahas tentang data stastistik anak anak yang tidak punya risiko terhadap Covid-19.

Baca Juga:

Pemprov DKI Gencarkan Vaksin Booster 100 Persen di 28 RT Zona Merah COVID-19

NARASI

Dr. Ryan Cole : Vaksin Covid tidak sekadar membuat anak anda mandul, tetapi juga merusak organ tubuhnya (jantung, hati, otak, kelenjar adrenal, limpa, sumsum tulang.Data statistik menunjukkan bhw anak2 sama sekali tidak beresiko terhdp covid

FAKTA

Setelah ditelusuri Mafindo, Turnbackhoax.id ternyata pernah membahas tentang klaim vaksin Covid-19 yang mengakibatkan mandul pada tahun 2020 dengan judul “[SALAH] Vaksin Covid Sebabkan Mandul” dan “[SALAH] Ketua Tim Peneliti Pfizer: Vaksin Covid-19 Dapat Menyebabkan Kemandulan bagi Perempuan”.

Kedua artikel tersebut menyatakan bahwa belum ada identifikasi masalah kesehatan terkait hormon yang dilaporkan dari uji klinis vaksin COVID yang sedang berlangsung.

Beberapa ahli juga menegaskan bahwa tidak ada bukti terkait vaksin Covid-19 dapat menyebabkan kemandulan bagi perempuan.

Dikutip dari Katadata.co.id Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat merekomendasikan agar setiap orang di atas lima tahun mendapatkan vaksin Covid-19. CDC juga menekankan bahwa vaksinasi Covid-19 aman dan efektif, termasuk untuk anak-anak dan remaja.

Baca Juga:

Sebanyak 57,5 Juta Warga Telah Divaksin Booster

Klaim vaksin Covid-19 menyebabkan kerusakan pada organ tubuh anak-anak secara permanen adalah keliru. Para ahli mengatakan sama sekali tidak ada bukti yang membenarkan klaim tersebut.

Mengutip cnbcindonesia.com Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran dan dokter spesialis anak, Prof. Cissy Kartasasmita, Sp.A (K), M.Sc, mengatakan bahwa menurut referensi Journal of the Royal Society Interface, risiko anak untuk terinfeksi dan sakit akibat Covid-19 sangat rendah.

Namun, Hasil studi yang dilakukan tim Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menyatakan bahwa 40% pasien anak yang terinfeksi Covid-19 berisiko tinggi mengalami kematian. Kalaupun tertular, tidak bergejala ataupun pada umumnya ringan.

Meski begitu, Prof. Cissy mengatakan pula bahwa tidak menutup kemungkinan pasien anak memiliki bergejala berat, masuk ICU, hingga sampai meninggal dunia akibat Covid-19.

KESIMPULAN

Hasil studi yang dilakukan tim Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menyatakan bahwa 40% pasien anak yang terinfeksi Covid-19 berisiko tinggi mengalami kematian. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Menyebabkan Peningkatan Kasus Kanker

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Angka Perceraian Tinggi, 10 Ribu Ibu Tunggal di Cianjur Dilatih Buka Usaha
Indonesia
Angka Perceraian Tinggi, 10 Ribu Ibu Tunggal di Cianjur Dilatih Buka Usaha

Setiap tahun 3.000 sampai 4.000 gugatan cerai masuk ke Pengadilan Agama Cianjur.

Sopir TransJakarta Mengidap Epilepsi, Pemprov DKI Lakukan Evaluasi
Indonesia
Sopir TransJakarta Mengidap Epilepsi, Pemprov DKI Lakukan Evaluasi

"Kami akan evaluasi dari PT Transjakarta dan memastikan supaya tidak terulang lagi," ujar Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (3/11).

Penyidik KPK Dikabarkan Sambangi Kantor Pertamina
Indonesia
Penyidik KPK Dikabarkan Sambangi Kantor Pertamina

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyatakan, bakal mengecek kabar tersebut. Ali belum bisa memastikan kedatangan tersebut merupakan upaya paksa penggeledahan yang dilakukan KPK.

2 Laboratorium Disiapkan Mendeteksi Virus Cacar Monyet
Indonesia
2 Laboratorium Disiapkan Mendeteksi Virus Cacar Monyet

Dua laboratorium yang sudah siap, yakni di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati BKPK Kemenkes dan di Pusat Studi Satwa Primata IPB, Bogor.

KPK Amankan Dokumen Berkode Khusus Terkait Kasus Wali Kota Ambon
Indonesia
KPK Amankan Dokumen Berkode Khusus Terkait Kasus Wali Kota Ambon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi di Kota Ambon pada Jumat (20/5).

Muncul Dalam Video Call Presiden IOC, Peng Shuai Minta Privasinya Dihormati
Dunia
Muncul Dalam Video Call Presiden IOC, Peng Shuai Minta Privasinya Dihormati

Halaman WeChat resmi turnamen tenis di China itu menunjukkan foto-foto Peng dalam turnamen tersebut. Namun, foto dan video Peng dalam sebuah turnamen di Beijing sebelumnya hari yang sama tak begitu meredakan kekhawatiran dunia.

Usulan Pemilu Ditunda, Faldo: Pemerintah Jangan Sampai Diseret-seret
Indonesia
Usulan Pemilu Ditunda, Faldo: Pemerintah Jangan Sampai Diseret-seret

Pemerintah, kata Faldo, saat ini sedang fokus untuk bangkit dari pandemi COVID-19, memulihkan kesehatan, dan memulihkan perekonomian,

Menko Luhut Bakal Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia Kontras
Indonesia
Menko Luhut Bakal Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia Kontras

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dijadwalkan untuk mediasi bersama Haris Azhar-Fatia Maulidiyanti pada Senin (1/11).

Kerugian akibat Macet hingga Triliunan, Ditlantas Polda Metro Usul Jam Kerja Diubah
Indonesia
Kerugian akibat Macet hingga Triliunan, Ditlantas Polda Metro Usul Jam Kerja Diubah

Kemacetan lalu lintas selalu menyertai kegiatan sehari-hari bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Polri akan Beri Peringatan Sebelum Hapus Data Kendaraan yang Tak Bayar Pajak
Indonesia
Polri akan Beri Peringatan Sebelum Hapus Data Kendaraan yang Tak Bayar Pajak

Belakangan ramai kabar terkait penghapusan data kendaraan apabila Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menunggak pajak atau mati selama dua tahun. Nantinya, kendaraan tersebut menjadi ilegal digunakan di jalan raya.