[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Menyebabkan Peningkatan Kasus Kanker Ilustrasi. (Foto: Pixabay/memyselfaneye)

MerahPutih.com - Beredar sebuah cuitan dengan klaim terjadinya peningkatan kasus tumor/kanker/sarkoma pasca vaksinasi COVID-19.

NARASI:

“Akhir2 ini terjadi peningkatan kasus tumor/kanker/sarkoma pada titik penyuntikan pasca vaksinasi Covid 19. Utamanya disebabkan oleh material karsinogen yg terkandung dalam vaksin.Sumber:

https://naturalnews[dot]com/2022-06-06-sarcoma-cancer-tumors-develop-at-injection-site.htmlhttps://rairfoundation[dot]com/another-vaccine-side-effect-cancerous-tumors-at-injection-site/”

SUMBER: Twitter

https://archive.md/NEcR

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Baterai Bisa Awet Lama jika Dimasukkan ke Dalam Magic Com

FAKTA:

Setelah ditelusuri mengenai vaksin COVID-19 menyebabkan kanker, Turnbackhoax.id pada 27 November 2021 telah memposting klarifikasi dari klaim tersebut dengan judul “[SALAH] Vaksinasi Covid-19 Menyebabkan Seseorang Terkena Kanker”.

Dalam kesimpulannya artikel tersebut menyebutkan bahwa faktanya data uji klinis menunjukkan tidak ada hubungan antara suntikan vaksin COVID-19 dengan kanker.

Vaksin yang sudah didistribusikan dan disuntikkan kepada masyarakat sudah melewati uji keamanan dan keefektifan untuk mencegah gejala parah akibat COVID-19.

Mengutip dari usatoday.com , Donald Alcendor, assistant professor of cancer biology at Meharry Medical College mengatakan bahwa klaim tersebut tidak mendasar, data uji klinis menunjukkan tidak ada hubungan antara suntikan vaksin COVID-19 dengan kanker.

Terkait peningkatan kanker diakibatkan vaksin COVID-19, dikutip dari kumparan.com , Direktur Institut Imunologi Fakultas Kedokteran Universitas Pennsylvania Perelman Amerika Serikat, John Wherry, mengatakan klaim tersebut tidak benar.

“Ada lusinan penelitian pada titik ini yang menunjukkan bahwa vaksin ini menginduksi sel T spesifik virus yang kuat dan bahwa sisa kompartemen sel T pada dasarnya dibiarkan normal, pada dasarnya tidak tersentuh,” tambah Wherry.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Sebabkan Kelumpuhan di Wajah

KESIMPULAN:

Berdasarkan penjelasan di atas, klaim tentang vaksin COVID-19 menyebabkan peningkatan kasus kanker adalah salah dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ilmuwan Berhasil Lakukan Kloning Manusia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkes Siapkan Alat Tes PCR Teknologi Baru, Deteksi Omicron 4 sampai 6 Jam
Indonesia
Menkes Siapkan Alat Tes PCR Teknologi Baru, Deteksi Omicron 4 sampai 6 Jam

Menurutnya, alat tersebut dapat mengidentifikasi varian Omciron dalam rentang waktu 4—6 jam karena berbasis tes PCR. Sementara itu, tes berbasis genome sequiencing membutuhkan waktu 3—5 hari untuk menunjukkan hasilnya.

2 Laboratorium Disiapkan Mendeteksi Virus Cacar Monyet
Indonesia
2 Laboratorium Disiapkan Mendeteksi Virus Cacar Monyet

Dua laboratorium yang sudah siap, yakni di Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sri Oemijati BKPK Kemenkes dan di Pusat Studi Satwa Primata IPB, Bogor.

Persib dan Bobotoh Diharap Bersabar Buat Gunakan Stadion GBLA
Indonesia
Persib dan Bobotoh Diharap Bersabar Buat Gunakan Stadion GBLA

Tahap demi tahap tersebut harus dipastikan sesuai ketentuan dan selesai secara tuntas agar tidak menimbulkan permasalahan lain.

Warga Sipil Ditembak OTK di Ilaga
Indonesia
Warga Sipil Ditembak OTK di Ilaga

Orang tak dikenal (OTK), Senin (25/4) sore, menembak mati Samsul Sattu (45 th) di kawasan Pancuran, Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Cara Anies Tutup Celah Pungli di Ibu Kota
Indonesia
Cara Anies Tutup Celah Pungli di Ibu Kota

Unit Pemberantasan Pungutan Liar merupakan kolaborasi Inspektorat Provinsi DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi, Ombudsman, dan Instansi terkait

IDAI Minta Orang Tua Waspadai Penyakit Musim Hujan pada Anak
Indonesia
IDAI Minta Orang Tua Waspadai Penyakit Musim Hujan pada Anak

Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Nina Dwi Putri meminta orang tua untuk mewaspadai penyakit anak di musim hujan.

Empat Indikator untuk Ubah Pandemi Jadi Endemi COVID-19
Indonesia
Empat Indikator untuk Ubah Pandemi Jadi Endemi COVID-19

Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Reisa Broto Asmoro mengungkap empat indikator yang harus dipenuhi jika ingin menurunkan status pandemi COVID-19 menjadi endemi.

Pertamina Diminta Jelaskan Hasil Investigasi Kebakaran Kilang Minyak di Cilacap
Indonesia
Pemkot Tangerang Tegaskan Vaksin Booster Digratiskan
Indonesia
Pemkot Tangerang Tegaskan Vaksin Booster Digratiskan

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melaksanakan vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster pada Rabu (12/1) lusa.

Pemerintah Tiongkok Sediakan Rp 1,1 Miliar bagi Warga Laporkan Pendatang Ilegal
Dunia
Pemerintah Tiongkok Sediakan Rp 1,1 Miliar bagi Warga Laporkan Pendatang Ilegal

Otoritas Tiongkok menyediakan uang senilai 500.000 yuan atau sekitar Rp 1,1 miliar sebagai hadiah kepada para pelapor pendatang ilegal.