[Hoaks atau Fakta]: Ultah ke-10, Gojek Bagikan Hadiah Rp 2 Juta GoJek. (Foto: Gojek)

MerahPutih.com - Beredar tautan melalui pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Gojek. Tautan tersebut mengarahkan pada situs undian berhadiah Gojek sebesar Rp 2 juta dalam rangka perayaan hari ulangtahunnya ke-10. Calon penerima hadiah diharuskan mengisi kuisioner yang tertera pada situs itu untuk mendapatkan hadiah.

Sumber: WhatsApp dan Bloghttp://8a0bqxx[dot]shop/f53ceAB-BkJ1YAlTfi9SRgMERF5ST2lXRhheclYKPCMoNjozbD43Mw4IYiU2?tzy1630363733084

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: COVID-19 Turun, Bupati Lamongan Minta Perantau Pulang

====Narasi:“Congratulations!Gojek 10th Anniversary!Through the questionnaire, you will have a chance to get 2000000 Rupiah .”

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, situs tersebut bukanlah situs resmi Gojek. Melalui akun Twitter resminya (@gojekindonesia), Gojek mengonfirmasi program tersebut bukan diselenggarakan oleh pihaknya.

VP Corporate Communications Gojek Audrey Petriny membantah adanya informasi undian Gojek. Ia juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap hoaks yang mengatasnamakan Gojek.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

“Informasi undian dengan mengatasnamakan Gojek yang disampaikan melalui WhatsApp, SMS, email, maupun sosial media tidak benar. Perlu kami tegaskan bahwa informasi resmi terkait program promosi Gojek hanya terdapat di aplikasi, akun sosial media, dan website resmi Gojek. Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap segala bentuk hoaks maupun penipuan yang mengatasnamakan Group Gojek. Jika pengguna memiliki pertanyaan atau keluhan, silakan kunjungi halaman Bantuan di aplikasi Gojek,” jelas Audrey.

KESIMPULAN

Dari berbagai fakta di atas, tautan undian berhadiah yang mengatasnamakan Gojek dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Selama Ratusan Tahun Warga Baduy Tak Pernah Divaksin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Heineken Tanggapi Polemik Jadi Sponsor Ajang Formula E
Indonesia
Heineken Tanggapi Polemik Jadi Sponsor Ajang Formula E

Masuknya perusahaan bir Heineken selaku sponsor global dalam ajang Formula E di Jakarta menjadi polemik di masyarakat.

Akademisi Nilai Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat Keliru
Indonesia
Akademisi Nilai Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat Keliru

Maka tuntutan karena pemberatan harusnya sejak awal mengacu pada Pasal 2 ayat 2 UU Tipikor

Pemerintah Sediakan Beragam Dukungan bagi Generasi Muda untuk Berwirausaha
Indonesia
Pemerintah Sediakan Beragam Dukungan bagi Generasi Muda untuk Berwirausaha

Generasi saat ini diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai peluang digitalisasi di berbagai sektor.

Tak Punya Partai, Anies Diprediksi Jadi Penggembira di Pilpres 2024
Indonesia
Tak Punya Partai, Anies Diprediksi Jadi Penggembira di Pilpres 2024

"Tanpa ada kendaraan politik bagi capres terlalu berat. Cawapres saja belum tentu dia lolos," kata Jerry kepada wartawan, Jumat (22/10).

Luhut Imbau Perusahaan Terapkan WFH dan Kementerian Kurangi Rapat Tatap Muka
Indonesia
Luhut Imbau Perusahaan Terapkan WFH dan Kementerian Kurangi Rapat Tatap Muka

Hanya kalau betul-betul perlu saja pergi ke luar negeri

Belum Ada Arah Koalisi, Cak Imin: Kader Calonkan Saya Jadi Presiden Itu Wajar
Indonesia
Belum Ada Arah Koalisi, Cak Imin: Kader Calonkan Saya Jadi Presiden Itu Wajar

Hingga saat ini belum ada pembicaraan antar-partai politik terkait arah koalisi untuk Pilpres 2024.

Tim Pengaduan KPK Jalankan Mekanisme Atas Laporan Masyarakat
Indonesia
Tim Pengaduan KPK Jalankan Mekanisme Atas Laporan Masyarakat

Mereka datang untuk memenuhi undangan Bagian Pengaduan Masyarakat KPK

Mendagri Ingin Lulusan IPDN Sekolah S-2 di Negara Tingkat Korupsi Paling Kecil
Indonesia
Mendagri Ingin Lulusan IPDN Sekolah S-2 di Negara Tingkat Korupsi Paling Kecil

Kuota beasiswa LPDP yang diberikan ke lulusan IPDN tidak dapat hanya untuk satu atau dua orang per tahun.

Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet
Indonesia
Tak Ada Penambahan Pasien Rawat Inap di RSDC Wisma Atlet

Sejak Selasa, 3 Mei 2022, jumlah pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet tidak mengalami penambahan. Atau masih tetap 10 orang hingga Jumat (6/5).

Anies Ungkap Alasan 3 Juta Warganya Tak Mau Divaksin
Indonesia
Anies Ungkap Alasan 3 Juta Warganya Tak Mau Divaksin

Tercatat masih ada 3 juta warga yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta belum divaksin COVID-19 hingga saat ini.