[HOAKS atau FAKTA]: UAS Diringkus Polisi Terlibat Investasi Bodong Tangkapan layar soal hoaks UAS ditangkap polisi terkait investasi bodong. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar informasi dari akun Facebook Madrim berupa sebuah link yang mengarah pada sebuah video dengan klaim Polri melakukan penjemputan paksa terhadap Ustaz Abdul Somad (UAS) dikarenakan terlibat dengan investasi bodong.

Postingan tersebut sudah disukai sebanyak 312 kali dan dikomentari 144 kali.

NARASI:

~MAMFUUUS~

POLRI J3MPUT P4KS4 UAS

UAS TERLIBAT INVESTASI BODONG.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Berperang dengan Palestina,Warga Israel Bakar Bendera Negaranya

FAKTA:

Setelah melakukan penelusuran, video tersebut tersedia di channel Youtube Suara Inspirasi dengan judul “Berita Terkini ~ Buntut Panjang Investasi Bodong, UAS Terlibat ?” dengan thumbnail gambar UAS di sebuah penjara dan tulisan bahwa Polri melakukan penjemputan paksa terhadap UAS perihal investasi bodong.

Tangkapan layar soal hoaks UAS ditanggap polisi terkait investasi bodong. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar soal hoaks UAS ditangkap polisi terkait investasi bodong. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Pada video berdurasi 10 menit 5 detik tersebut, tidak ditemukan adanya informasi terkait dengan penjemputan paksa kepada UAS.

Isi video hanya membahas tentang UAS yang tengah melakukan promosi terhadap 212 Maret.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Kelapa Muda, Jeruk dan Garam Hilangkan COVID-19 Dalam 1 Jam

KESIMPULAN:

Dari penjelasan tersebut, klaim Polri melakukan penjemputan paksa terhadap UAS karena terlibat investasi bodong adalah tidak benar dan masuk dalam kategori koneksi yang salah atau false connection. (Asp)

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Lagu Indonesia Raya Diganti

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rencana Penyederhanaan Birokrasi Berlanjut
Indonesia
Rencana Penyederhanaan Birokrasi Berlanjut

Kemendagri telah melakukan peyederhanaan birokrasi Tahap I pada akhir 2020. Pada tahapan itu, Kemendagri telah menyetarakan sebanyak 808 pejabat struktural.

Kesiapan RW-RW di Kota Bandung Sediakan Ruang Isoman
Indonesia
Kesiapan RW-RW di Kota Bandung Sediakan Ruang Isoman

Sejumlah rukun warga (RW) di Kota Bandung menyatakan kesiapan menyediakan ruang-ruang isolasi mandiri untuk pasien COVID-19.

Tahap Kedua, 959 Ribu Warga Telah Terima BST Pemprov DKI
Indonesia
Tahap Kedua, 959 Ribu Warga Telah Terima BST Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta telah menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) kepada 959,37 ribu penerima dari total penyaluran sebanyak 1.055.216 warga.

Kejati Sumatera Selatan Panggil Jimly Asshiddiqie, Kasus Apa?
Indonesia
Kejati Sumatera Selatan Panggil Jimly Asshiddiqie, Kasus Apa?

Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Khaidirman menuturkan, Jimly diperiksa sebagai saksi karena kapasitas-nya selaku Ketua Pembina Yayasan Masjid Sriwijaya.

SMAN 96 Jakarta Roboh, Wagub: Nanti Dicek Ya
Indonesia
SMAN 96 Jakarta Roboh, Wagub: Nanti Dicek Ya

"Disdik harus kroscek lagi jangan sampai kejadian begini terulang. SMAN 96 itu anggaran 2021 total Rp 33 miliar," kata Ima.

Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII
Indonesia
Polda Metro Hentikan Sementara Ganjil Genap di TMII

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya meniadakan sementara kebijakan ganjil genap di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sepanjang Jumat
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sepanjang Jumat

BMKG memperkirakan terjadi hujan disertai kilat di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada Jumat (22/1) pagi ini.

Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Duit Rp3 Miliar dari Bekas Caleg Gerindra
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Duit Rp3 Miliar dari Bekas Caleg Gerindra

Uang itu disita saat penyidik memeriksa Syammy Dusman sebagai saksi dalam kasus suap benur pada Selasa (23/3) kemarin. Dia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Bantu Jaksa Pinangki, Andi Irfan Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Bantu Jaksa Pinangki, Andi Irfan Dituntut 2 Tahun 6 Bulan Penjara

Mantan politisi Partai NasDem, Andi Irfan dituntut 2 tahun 6 bulan penjara ditambah denda Rp100 juta subsider 4 bulan kurungan

BIN Gelar Vaksinasi Serentak di 14 Provinsi
Indonesia
BIN Gelar Vaksinasi Serentak di 14 Provinsi

Kepala BIN, Budi Gunawan menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi menyasar 49 ribu orang yang terdiri dari 15 ribu pelajar SMP dan SMA serta 19 ribu masyarakat.