[Hoaks atau Fakta]: Tetesan Jeruk Nipis Bisa Obati Mata Rabun Jauh Mata. (Gambar oleh Rudy and Peter Skitterians dari Pixabay)

MerahPutih.com - Akun Facebook dengan nama pengguna “Sri Mulatsih” (https://www.facebook.com/sri.mulatsih.9849) dalam forum “SAHABAT SIDOARJO” (https://www.facebook.com/groups/802187623835226/?ref=share) menyebarkan ulang sebuah video dari akun “Bapontar Adventure” (https://www.facebook.com/toursulawesi/).

Dalam video tersebut, tampak seseorang meneteskan jeruk nipis ke mata dan mengklaim bahwa tetesan jeruk nipis dapat mengobati mata dari minus atau rabun jauh.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Air Jeruk Nipis Bersihkan Paru-Paru dari Asap Rokok

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, tidak ada bukti ilmiah bahwa jeruk nipis dapat mengobati mata.

Jeruk nipis memang mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan bagi mata, namun manfaat tersebut hanya akan didapatkan jika air perasan jeruk nipis dikonsumsi, bukan diteteskan ke mata.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

Ketua Kelompok Staf Medis Vitreoretina Pusat Mata Nasional RS Cicendo Bandung, dr.Grimaldi Ihsan,SpM(K) menjelaskan bahwa jeruk nipis mengandung asam sitrat yang dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan pada lapisan mata.

Meneteskan jeruk nipis ke mata juga berpotensi menimbulkan infeksi jika jeruk nipis yang digunakan tidak bersih.

KESIMPULAN

Narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Sri Mulatsih” dalam forum “SAHABAT SIDOARJO” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Serukan Pembubaran, Fadli Zon Malah Didatangi Densus 88

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Bantah Formula E Batal Digelar Gegara Urusan Politis
Indonesia
Wagub DKI Bantah Formula E Batal Digelar Gegara Urusan Politis

PT Jakarta Propertindo alias Jakpro (Perseroda) memastikan bahwa Formula E tak digelar di Monas

Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Tersisa 2,72 Persen
Indonesia
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Tersisa 2,72 Persen

Jumlah pasien yang terpapar COVID-19 dan dirawat di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat naik.

[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Fadli Zon Angkat Kaki dari Indonesia karena Tak Jabat Waketum Gerindra

Akun Facebook Ilham Sip membagikan postingan tangkapan layar sebuah artikel yang menyatakan Fadli Zon pergi dari Indonesia lantaran sudah tidak menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra.

Sekjen KKP Antam Novambar Mangkir dari Panggilan KPK
Indonesia
Sekjen KKP Antam Novambar Mangkir dari Panggilan KPK

Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (Sekjen KKP) Antam Novambar mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (17/3).

Jokowi Perintahkan Gubernur Awasi Penyaluran Bansos Tunai
Indonesia
Jokowi Perintahkan Gubernur Awasi Penyaluran Bansos Tunai

Di tahun ini ada 3 program bantuan yang diluncurkan pemerintah antara lain Program Keluarga Harapan, Program Sembako dan Bantuan Sosial Tunai.

Potensi Zakat Fitrah Kota Bandung Ditaksir Rp60 Miliar
Indonesia
Potensi Zakat Fitrah Kota Bandung Ditaksir Rp60 Miliar

Angka ini didapatkan dari asumsi penduduk yang beragama Islam sebanyak 2 juta orang yang dikalikan dengan besaran zakat Rp30 ribu per orang.

Besok Vaksinasi Jokowi Disiarkan Secara Live, Lokasinya Diinfokan Menyusul
Indonesia
Besok Vaksinasi Jokowi Disiarkan Secara Live, Lokasinya Diinfokan Menyusul

Jadi proses nya seperti apa, bisa dilihat langsung besok

Fahri Hamzah Sebut Kinerja Kejagung Paling Baik di Antara Penegak Hukum
Indonesia
Fahri Hamzah Sebut Kinerja Kejagung Paling Baik di Antara Penegak Hukum

Fahri mengunggah tabel yang menunjukkan Kejagung menyelamatkan uang negara sebesar Rp 26,1 triliun, Polri Rp 388 miliar, dan KPK sebesar Rp 331 miliar.

Karyawan Meninggal Terpapar COVID-19, Puskesmas Gajahan Solo Lockdown
Indonesia
Karyawan Meninggal Terpapar COVID-19, Puskesmas Gajahan Solo Lockdown

Penutupan sementara diberlakukan setelah satu pegawai bagian administrasi meninggal terpapar COVID-19, Minggu (27/12).

RS Swasta di Solo Terpaksa Tutup Layanan IGD
Indonesia
RS Swasta di Solo Terpaksa Tutup Layanan IGD

Rumah Sakit (RS) Brayat Minulya menutup layanan instalasi gawat darurat (IGD) untuk sementara waktu sampai batas waktu tidak ditentukan.