[HOAKS atau FAKTA] Tentara Rusia Temukan Lab Senjata Biologis di Ukraina Para demonstran mengecam invasi Rusia ke Ukraina (ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/wsj.

MerahPutih.com - Beredar konten video TikTok yang diklaim sebagai video pasukan Rusia menemukan laboratorium senjata biologis Ukraina yang digunakan untuk memproduksi virus.

Narasi:

"Lab senjata biologis di Ukraina"

Baca Juga

Rusia Didesak Rundingkan Perdamaian Hindari Kerugian Lebih Besar

Cek fakta:

Tidak ada bukti bahwa laboratorium di Ukraina tersebut memproduksi senjata biologis. Lusinan laboratorium di Ukraina bekerja untuk meneliti tentang patogen atau mikroorganisme penyebab penyakit (patogen) dan mereka beroperasi secara terbuka.

Foto: Istimewa

“Ini semua adalah laboratorium kesehatan masyarakat dan kedokteran hewan. Tak satu pun dari mereka terlibat dalam perang biologis," kata Direktur Program Pascasarjana Biodefense di Universitas George Mason, Gregory Koblentz

Kesimpulan:

Informasi tentang laboratorium senjata biologis telah ditemukan oleh Rusia di Ukraina, adalah tidak benar. Informasi ini masuk dalam kategori informasi sesat. (Asp)

Baca Juga

Terjebak 22 Hari dalam Perang Rusia-Ukraina, 9 WNI Berhasil Dievakuasi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies akan Berikan Subsidi Rp 28 Miliar untuk TIM
Indonesia
Anies akan Berikan Subsidi Rp 28 Miliar untuk TIM

Anies Baswedan menyatakan, pihaknya akan memberikan subsidi sebesar Rp 28 miliar untuk operasional kegiatan seni budaya di TIM hingga akhir tahun.

Landasan Hukum Pengaturan Jam Kerja Kantor, Wagub DKI Tunggu Diskusi dengan Pusat
Indonesia
Landasan Hukum Pengaturan Jam Kerja Kantor, Wagub DKI Tunggu Diskusi dengan Pusat

Pemerintah DKI Jakarta saat ini tengah menggodok landasan hukum sebagai regulasi perubahan jam pegawai kantor Jakarta.

Kritik Penunjukan Megawati, DPR Minta BRIN Tak Dibawa ke Ranah Politik
Indonesia
Kritik Penunjukan Megawati, DPR Minta BRIN Tak Dibawa ke Ranah Politik

Pelantikan Ketua Umum PDIP Megawati Seokarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional menuai sorotan.

Polisi Periksa Sampel Darah Sopir Transjakarta yang Tewas karena Kecelakaan
Indonesia
Polisi Periksa Sampel Darah Sopir Transjakarta yang Tewas karena Kecelakaan

Polisi memeriksa sampel darah sopir bus TransJakarta yang tewas usai kecelakaan di Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta Timur pada Senin (25/10) pagi.

Sidang Etik Kombes Agus Nurpatria Dilanjutkan Hari Ini
Indonesia
Sidang Etik Kombes Agus Nurpatria Dilanjutkan Hari Ini

Lanjutan sidang etik beragendakan pembacaan tuntutan.

Penonton Formula E Mulai Padati Kawasan Ancol
Indonesia
Penonton Formula E Mulai Padati Kawasan Ancol

Masyarakat mulai berdatangan ke kawasan Ancol

KPK Lantik 28 Pegawai Kedeputian Penindakan
Indonesia
KPK Lantik 28 Pegawai Kedeputian Penindakan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melantik sebanyak 28 orang pegawai pada Kedeputian Bidang Penindakan. Dua puluh delapan pegawai baru KPK itu bakal ditugaskan pada Direktorat Penyelidikan dan Penyidikan KPK.

Jokowi Sebut APBN Surplus, Harga BBM Bersubsidi Harusnya Tidak Naik
Indonesia
Jokowi Sebut APBN Surplus, Harga BBM Bersubsidi Harusnya Tidak Naik

Belanja subsidi dan kompensasi yang dikucurkan pemerintah hingga Agustus 2022 sudah mencapai Rp 502,4 triliun, yang terdiri atas subsidi energi Rp 208,9 triliun dan kompensasi energi sebesar Rp 293,5 triliun.

Kemenkeu Ingin Ubah Skema Pembiayaan Pensiun PNS
Indonesia
Kemenkeu Ingin Ubah Skema Pembiayaan Pensiun PNS

Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kamis (12/11/2020), dalam periode 2021-2024 ada sekitar 706.438 pegawai negeri sipil yang akan pensiun.

Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air
Indonesia
Lima Faktor Yang Bikin Pinjol Ilegal Menjamur di Tanah Air

Masih banyak orang yang tidak tahu apakah sebuah aplikasi atau situs pinjol ini legal atau tidak.