[HOAKS atau FAKTA]: Tentara Indonesia, Malaysia, Brunei, Afghanistan dan Turki Bersatu Tangkapan layar soal hoaks tentara berbagai negara bersatu untuk perang di Palestina. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Akun Facebook Aiman Farhan (fb.com/aidan.karlos) pada 14 Mei 2021 mengunggah beberapa video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul serta berbagai kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan.

Unggahan itu disertai dengan narasi sebagai berikut:

“Bismillah. Hari ini petang ini.smua tentara Indonesia. Malaysia.burunai. afganistan. Turki bersatu. Doakan tentara2 kita… Kita mau lebaran. Tentara berangkat mau perang untuk membela agama Allah di #palestin …. Jangan lupa follow FB sy Aiman Ayong =tiktok Aiman farhan”

Sumber : https://bit.ly/3oqoseY (Arsip)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: TNI Diberangkatkan ke Palestina untuk Berperang

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, adanya video-video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul serta berbagai kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan yang diklaim sebagai video tentara Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Afghanistan, dan Turki yang bersatu untuk berperang di Palestina merupakan klaim yang menyesatkan.

Faktanya, tidak terkait dengan ketegangan antara Palestina dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Video-video tersebut diambil di waktu dan lokasi yang berbeda-beda, dengan konteks yang berbeda-beda.

Dilansir dari Tempo, berikut hasil pemeriksaan fakta terhadap beberapa video tersebut:

1. Video yang memperlihatkan pasukan tentara yang tengah berkumpul

Sebelumnya, video yang sama pernah diklaim sebagai pengiriman pasukan TNI ke Papua sebagai imbas dari terbunuhnya Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Papua. Organisasi cek fakta Mafindo telah memverifikasi klaim tersebut, dan menyatakan bahwa video itu terkait dengan penugasan Batalion Infanteri (Yonif) 131 Braja Sakti dalam Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia-Papua Nugini.

2. Video konvoi kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan 1

Video ini pernah diunggah ke TikTok oleh akun @turkishcardoo pada 13 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun itu hanya menulis, “Tentara Muhammad akan datang.” Tidak terdapat penjelasan lain yang mengaitkan video itu dengan memanasnya konflik antara Palestina dan Israel.

Tangkapan layar soal hoaks tentara berbagai negara bersatu untuk perang di Palestina. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar soal hoaks tentara berbagai negara bersatu untuk perang di Palestina. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

3. Video konvoi kendaraan tempur yang sedang berparade di jalanan 2.

Video ini adalah video milik akun TikTok @antistressor. Dalam profilnya, akun itu menulis bahwa video-video yang diunggahnya diambil dari kanal YouTube milik Kementerian Pertahanan Rusia. Video di atas diunggah ke TikTok pada 7 Mei 2021. Dalam keterangannya, akun ini menulis, “Tiba untuk berpartisipasi dalam Parade Kemenangan #Moskow #Rusia.”

Dilansir dari CNN Indonesia, pada 9 Mei 2021, Rusia memperingati Hari Kemenangan atau Victory Day ke-76. Peringatan hari kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II ini diisi dengan parade militer. Sebanyak 12 ribu personel militer ambil bagian dalam parade tersebut.

Rusia pun memamerkan lebih dari 190 kendaraan militer, termasuk peluncur rudal balistik. Dalam artikelnya, CNN Indonesia pun memuat sejumlah foto yang diambil dari parade militer tersebut. Dalam salah satu foto, terdapat kendaraan tempur yang sama dengan yang terlihat dalam video di atas.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Jokowi Pakai Baju Baru untuk Lebaran di Solo

4. Video peluncuran pesawat ruang angkasa

Video ini juga merupakan video milik akun TikTok @antistressor. Video tersebut diunggah pada 12 April 2021, sebelum kembali memanasnya konflik antara Palestina dan Israel baru-baru ini.

Dalam keterangannya, akun itu juga menulis, “Hari ini adalah 12 April – Hari Kosmonautika!” Dalam video tersebut, memang terlihat pesawat ruang angkasa yang hendak diluncurkan.

Pesawat ruang angkasa yang identik itu terlihat dalam video yang diunggah ke YouTube oleh kanal milik stasiun televisi Rusia, Channel One, pada 9 April 2021. Video tersebut berjudul “Peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz dari Baikonur didedikasikan untuk peringatan penerbangan berawak pertama ke luar angkasa”.

Dikutip dari Spacenews.com, pada 9 April 2021, pesawat ruang angkasa Soyuz yang membawa dua kosmonot Rusia dan satu astronot Amerika Serikat tiba di stasiun luar angkasa, beberapa jam setelah peluncurannya dari Kazakhstan. Roket Soyuz-2.1a ini lepas landas dari Kosmodrom Baikonur pada pukul 03.42 waktu Timur, menempatkan pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 ke orbit.

Pesawat ini merapat dengan modul Stasiun Rassvet pada pukul 07.05. Foto-foto persiapan peluncuran pesawat ruang angkasa Soyuz MS-18 itu pun pernah dimuat oleh Tempo pada 7 April 2021. Pesawat ini diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan. Soyuz MS-18 akan membawa astronot Mark Vande Hei dari NASA, AS, serta kosmonot Oleg Novitskiy dan Pyotr Dubrov dari Roscosmos, Rusia.

KESIMPULAN:

Unggahan tidak terkait dengan ketegangan antara Palestina dan Israel dalam beberapa hari terakhir. Video-video tersebut diambil di waktu dan lokasi yang berbeda-beda, dengan konteks yang berbeda-beda. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Vaksin COVID-19 Berbahaya Buat Perempuan Haid

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar
Indonesia
Identifikasi Jenazah, Tim DVI Minta Keluarga Korban Sriwjaya Bersabar

Sampai Selasa (12/1) pukul 11.00 WIB, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto, telah menerima menerima 56 kantong jenazah dan juga delapan kantong properti.

13 Hakim Positif Corona, Pengadilan Negeri Medan Ditutup Dua Pekan
Indonesia
13 Hakim Positif Corona, Pengadilan Negeri Medan Ditutup Dua Pekan

"Ke-38 orang yang dinyatakan positif COVID-19 itu terdiri atas 13 orang hakim dan 25 orang pegawai," ujarnya

Kemenlu Pastikan WNI di Myanmar Masih Aman
Indonesia
Kemenlu Pastikan WNI di Myanmar Masih Aman

Kemenlu menyatakan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Myanmar saat ini masih relatif aman.

Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak
Indonesia
Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak

Kepolisian siap menerjunkan personelnya untuk mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) hasil putusan sengketa Pilkada 2020.

Bakal Lawan Ponakan Prabowo, Putri Ma'ruf Amin Disarankan Bangun Koalisi Besar
Indonesia
Bakal Lawan Ponakan Prabowo, Putri Ma'ruf Amin Disarankan Bangun Koalisi Besar

Rahayu atau yang akrab disapa Sarah merupakan keponakan dari Ketum Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

OJK Siapkan Data Buat Program Subsidi Bunga
Indonesia
OJK Siapkan Data Buat Program Subsidi Bunga

Perbankan dan perusahaan pembiayaan diharapkan menyediakan daftar nominatif debitur yang pada waktunya ketika program tersebut dinyatakan berjalan oleh Kemenkeu.

Kasus COVID-19 Tembus 100 Ribu, Pemerintah Terkesan Kurang Kreatif Bahkan Kehabisan Akal
Indonesia
Kasus COVID-19 Tembus 100 Ribu, Pemerintah Terkesan Kurang Kreatif Bahkan Kehabisan Akal

Masyarakat sepertinya juga telah menganggap COVID-19 tidak berbahaya lagi

Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19
Indonesia
Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19

Jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 28.905 spesimen per hari. Realisasi tersebut berhasil masih rendah jika dibandingkan dengan target pemerintah yaitu 30.000 spesimen per hari.

Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin
Indonesia
Besok Jokowi Lantik Komjen Listyo Sebagai Kapolri Setelah Divaksin

Pada Jumat (22/1), pihak Istana Kepresidenan menerima surat persetujuan DPR

Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini
Indonesia
Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini

Mengacu pada data tersebut, peningkatan kegiatan pada sektor ekonomi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari momen jelang Lebaran