[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 30 Detik Bisa Deteksi Kesehatan Paru-Paru Tangkapan layar gambar berita hoaks tahan napas bisa deteksi kesehatan paru-paru. (Foto: MP/Jalahoaks)

MerahPutih.com - Beredar informasi berupa postingan video di Facebook mengenai tes menahan napas kurang dari 30 detik untuk menunjukkan bahwa kondisi paru-paru sehat.

NARASI:

Katanya kalau bisa tahan nafas dari A sampai B berarti kita sehat.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dana BLT BBM Adalah Dana Desa yang Direalokasi

FAKTA:

Berbagai tips kesehatan yang beredar dengan menahan napas dan menandakan tingkat kesehatan paru-paru tidaklah benar. Cara memeriksa kesehatan paru-paru adalah dengan sebuah alat medis khusus.

"Kemampuan bernapas seseorang diukur dengan alat yang namanya spirometry. Dengan bantuan alat inilah, kitab bisa mengetahui pernapasan seseorang normal atau bermasalah," kata dokter spesialis paru Eva Dri Diana.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Perang Rusia-Ukraina Rekayasa Amerika

KESIMPULAN:

Kabar bahwa menahan napas bisa menentukan kesehatan paru-paru tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori informasi sesat. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Timnas U-15 Bertanding di Piala Dunia Swiss

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ketua Sinode Gereja Kingmi Papua Minta KPK Bebaskan Bupati Mimika
Indonesia
Ketua Sinode Gereja Kingmi Papua Minta KPK Bebaskan Bupati Mimika

Ketua Sinode Gereja Kemah Injil Kingmi Papua, Tilas Mom meminta agar KPK untuk membebaskan Bupati Mimika Eltinus Omalang. Dia menilai pembangunan Gereja ini sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat Mimika.

Pemprov DKI Buka Kembali Wisata Monas Minggu Ini
Indonesia
Pemprov DKI Buka Kembali Wisata Monas Minggu Ini

Sejak pandemi COVID-19 melanda Jakarta hingga saat ini, Pemprov DKI memutuskan untuk menutup kawasan Monas untuk masyarakat umum.

Komoditas Pinang Biji Bakal Jadi Andalan Jokowi untuk Produk Ekspor
Indonesia
Komoditas Pinang Biji Bakal Jadi Andalan Jokowi untuk Produk Ekspor

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Provinsi Jambi.

Irjen Syahar Diantono, Rekan Seangkatan Kapolri yang Ditunjuk Gantikan Ferdy Sambo
Indonesia
Irjen Syahar Diantono, Rekan Seangkatan Kapolri yang Ditunjuk Gantikan Ferdy Sambo

Posisi Kadiv Propam Polri diisi oleh Irjen Syahar Diantono.

Ancol Rombak Jajaran Direksi, Sutiyoso Diangkat Jadi Komisaris
Indonesia
Ancol Rombak Jajaran Direksi, Sutiyoso Diangkat Jadi Komisaris

Penyegaran manajemen merupakan hal yang umum terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan.

Pemkot Bandung Cabut Perwal Terkait PPKM
Indonesia
Pemkot Bandung Cabut Perwal Terkait PPKM

Hal itu tertuang pada Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 1 tahun 2023 tentang pencabutan PPKM Level 1 COVID-19 di Kota Bandung.

Warga Cirebon Antusias Ikut Program 'Sambo' Buat Dampatkan 5 Kg Beras
Indonesia
Warga Cirebon Antusias Ikut Program 'Sambo' Buat Dampatkan 5 Kg Beras

Sampah seberat 2 kilogram yang dibawa warga dari rumahnya kemudian ditukarkan dengan berupa beras 5 kilogram.

Rotasi Matra Jadi Alasan Jokowi Tunjuk Yudo Jadi Panglima TNI
Indonesia
Rotasi Matra Jadi Alasan Jokowi Tunjuk Yudo Jadi Panglima TNI

Presiden Joko Widodo telah mengajukan Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima Tentara Nasional Indonesia. Yudo nantinya akan menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa.

NasDem, Demokrat dan PKS Diklaim Siapkan Pendamping Anies
Indonesia
NasDem, Demokrat dan PKS Diklaim Siapkan Pendamping Anies

Partai NasDem, tidak memiliki preferensi terkait kriteria cawapres pendamping Anies, termasuk tidak akan mengajukan kader internal partai.

Anak Hasil Perkawinan Campur WNI Memungkinkan Menyandang Dwi Kewarganegaraan
Indonesia
Anak Hasil Perkawinan Campur WNI Memungkinkan Menyandang Dwi Kewarganegaraan

Perlu diketahui bahwa masyarakat yang ingin memperoleh kewarganegaraan Indonesia sesuai PP Nomor 21 Tahun 2022 hanya berlaku dua tahun sejak diterbitkan.