[HOAKS atau FAKTA]: Tahan Napas 10 Detik Deteksi COVID-19 Tangkapan layar soal hoaks tahan napas 10 detik deteksi COVID-19. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar informasi berupa pesan berantai melalui WhatsApp yang menginformasikan tentang cara mudah mendeteksi COVID-19 hanya dengan menahan napas selama 10 detik.

Jika mengeluarkan napas pelan-pelan dan tidak ada batuk, merasa lelah, ataupun kaku di dada, artinya tidak ada virus di paru-paru.

NARASI:

Ayo tes sendiri bebas corona setiap pagi! Mudah, sederhana dan praktis.

Tes yang murah sederhana dan praktis untuk mengenal infeksi virus corona hanya dalam 30 detik. Ambil nafas dalam-dalam tahan nafas selama lebih dari 10 detik.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tiongkok Tidak Lagi Gunakan Vaksin Sinovac

FAKTA:

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan bahwa kemampuan menahan napas selama 10 detik atau lebih tanpa terbatuk atau merasa tidak nyaman bukan berarti bebas dari COVID-19 atau penyakit paru lainnya.

Cara terbaik untuk mengonfirmasi apakah anda terinfeksi virus penyebab COVID-19 adalah melalui tes laboratorium.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gunakan Obat Bius Setelah Vaksin COVID-19 Sebabkan Kematian

KESIMPULAN:

Klaim jika menahan napas selama 10 detik bisa mendeteksi COVID-19 adalah informasi keliru. Informasi ini masuk dalam kategori informasi sesat atau misleading content. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Air Susu Ibu Berubah Warna Akibat Antibodi COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
IPB Siap Bantu Pemerintah Selidiki Cacar Monyet
Indonesia
IPB Siap Bantu Pemerintah Selidiki Cacar Monyet

Institut Pertanian Bogor (IPB) menyatakan siap dilibatkan pemerintah dalam penyelidikan cacar monyet untuk mendeteksi virus penyebab penyakit zoonosis tersebut.

Puncak Cuaca Ekstrem di Bogor Diprediksi Terjadi pada Februari
Indonesia
Puncak Cuaca Ekstrem di Bogor Diprediksi Terjadi pada Februari

Cuaca ekstrem di wilayah Bogor masih akan terjadi hingga Maret 2023

Gaji Mantan Karyawan PALYJA dan Aetra Dialihkan ke Bank DKI
Indonesia
Gaji Mantan Karyawan PALYJA dan Aetra Dialihkan ke Bank DKI

Kerja sama pengembangan PAM Jaya bisa dilakukan melalui skema sindikasi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).

Pandemi Belum Selesai, PPKM Luar Jawa-Bali Diberlakukan hingga Agustus
Indonesia
Pandemi Belum Selesai, PPKM Luar Jawa-Bali Diberlakukan hingga Agustus

Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa-Bali masih diberlakukan untuk meredam dampak penyebaran.

Viral Warga Kena Tilang di Jalan Persawahan, Kapolres Sukoharjo Minta Maaf
Indonesia
Viral Warga Kena Tilang di Jalan Persawahan, Kapolres Sukoharjo Minta Maaf

Media sosial (medsos) dibikin heboh dengan adanya penilangan seorang pengendara motor di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Ridwan Kamil Masih Data Kerusakan Akibat Gempa di Garut
Indonesia
Ridwan Kamil Masih Data Kerusakan Akibat Gempa di Garut

Laporan sementara ada kerusakan 20 rumah warga yang tersebar di Desa Cisarua, dan Desa Samarang.

KPU Pakai Kotak Suara Kardus di Pemilu 2024, Ini Alasannya
Indonesia
KPU Pakai Kotak Suara Kardus di Pemilu 2024, Ini Alasannya

"Masih digunakan, saya pastikan masih digunakan," kata Ketua KPU Hasyim Asyari

Berikut Jam Operasional TransJakarta saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Berikut Jam Operasional TransJakarta saat Malam Tahun Baru

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta, Anang Rizkani Noor mengatakan, pada saat malam pergantian tahun akan ada penambahan sebanyak 70 unit bus.

Ketua DPRD DKI Bantah Rumahnya Digeledah Penyidik KPK
Indonesia
Ketua DPRD DKI Bantah Rumahnya Digeledah Penyidik KPK

Kata Prasetyo, tadi pagi dirinya bermain sama sang cucu. Ia memastikan tidak ada penyidik KPK yang menyatroni rumahnya.

Golkar Usul Setiap Fraksi Ajukan Nama Calon Pengganti Anies
Indonesia
Golkar Usul Setiap Fraksi Ajukan Nama Calon Pengganti Anies

Menteri Tito sebaiknya meminta agar semua fraksi DPRD DKI berhak mengusulkan tiap nama calon.