[HOAKS atau FAKTA]: Swab PCR Ternyata Vaksinasi Terselubung Tangkapan layar soal hoaks swab PCR ternyata vaksinasi terselubung. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi oleh akun Facebook Jessica Raylynn yang mengatakan bahwa tes PCR merupakan cara untuk melakukan vaksinasi.

Narasi tersebut juga mengunggah video yang berisikan klaim dari dr Lorraine Day, salah satu dokter dari Amerika Serikat yang mengatakan bahwa tes PCR merupakan bentuk vaksinasi terselubung.

SUMBER:

Facebook

https://archive.md/Zy0z0

NARASI:

(narasi diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)

“Dr. Lorraine Day. Mereka melakukan vaksinasi terhadap kalian dengan menggunakan uji PCR.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Gaji Petugas Kebersihan di Pertamina Rp 13,6 Juta

FAKTA:

Setelah melakukan penelusuran Mafindo, hal tersebut tidak benar.

Dr Phionah Atuhebwe dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa tes PCR dengan metode swab bertujuan mengambil sampel untuk mendeteksi keberadaan virus corona.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Letakkan Handpone Dekat Kepala Mampu Sebabkan Kanker

Ia mengatakan bahwa sejauh ini belum ada metode vaksinasi yang dilakukan melalui swab.

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Jessica Raylynn tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

KESIMPULAN

Hal tersebut tidak benar. PCR merupakan cara untuk mengambil sampel keberadaan virus corona, bukan cara untuk vaksinasi. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Marah karena Jokowi Lepas Baju PDIP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bansos COVID-19
Indonesia
KPK Kembangkan Kasus Korupsi Bansos COVID-19

KPK menyatakan tengah mengembangkan kasus korupsi pengadaan paket bantuan sosial (bansos) COVID-19 pada Kementerian Sosial (Kemensos).

Viral Terjadi Kerumunan akibat Protes Penutupan di Tol Cikarang Barat
Indonesia
Viral Terjadi Kerumunan akibat Protes Penutupan di Tol Cikarang Barat

Terjadi protes yang dilakukan para pengemudi akibat penutupan di Tol Cikarang Barat.

Sempat Positif COVID-19, Anies Mengaku Sudah Divaksin AstraZeneca
Indonesia
Sempat Positif COVID-19, Anies Mengaku Sudah Divaksin AstraZeneca

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Polisi Desak McDonal's Hapus Promo BTS Meal
Indonesia
Polisi Desak McDonal's Hapus Promo BTS Meal

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebut peniadaan menu makanan baru itu bertujuan agar tidak terjadinya kerumunan serupa.

Ekspor Komoditas Naik,Cadangan Devisa Indonesia Melejit
Indonesia
Ekspor Komoditas Naik,Cadangan Devisa Indonesia Melejit

Perkembangan neraca pembayaran ini didukung oleh capaian surplus neraca barang akibat perbaikan kinerja ekspor seiring peningkatan permintaan dari negara mitra dagang dan kenaikan harga komoditas dunia.

Jokowi bakal Terapkan PPKM Darurat, Cak Imin Mendukung
Indonesia
Jokowi bakal Terapkan PPKM Darurat, Cak Imin Mendukung

"Kebijakan ini patut diambil melihat kasus di Indonesia yang terus naik," ujarnya kepada wartawan, Selasa (29/6).

BPPTKG Nilai Ada Kemungkinan Erupsi Gunung Merapi Seperti Semeru
Indonesia
BPPTKG Nilai Ada Kemungkinan Erupsi Gunung Merapi Seperti Semeru

Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya

Jokowi: Mudik Tidak Dilarang Lonjakan COVID-19 Bisa 140 Ribu Kasus Per Hari
Indonesia
Jokowi: Mudik Tidak Dilarang Lonjakan COVID-19 Bisa 140 Ribu Kasus Per Hari

Saat ini, angka kasus harian COVID-19 berada di kisaran 4.000 hingga 5.000, atau jauh menurun bila dibandingkan pada Januari-Februari lalu yang masih di atas 10 ribuan.

Pergub 66/2021 Terbit, Kendaraan di Atas Tiga Tahun Tak Lolos Uji Emisi Bakal Ditilang
Indonesia
Pergub 66/2021 Terbit, Kendaraan di Atas Tiga Tahun Tak Lolos Uji Emisi Bakal Ditilang

Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib melakukan uji emisi gas buang dan memenuhi ambang batas emisi

Andi Mallarangeng Sebut Moeldoko Sebagai Begal Partai
Indonesia
Andi Mallarangeng Sebut Moeldoko Sebagai Begal Partai

Andi Alfian Mallarangeng menanggapi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang yang ujungnya mengangkat Moeldoko menjadi ketua umum.