[HOAKS atau FAKTA]: Supermarket Pisahkan Antrean Orang Yang Sudah Divaksin dan Belum Ilustrasi mal. (Foto: MP/ Ismail)

MerahPutih.com - Akun Twitter dengan nama pengguna “beingrealmac” pada 3 Desember 2021 mengunggah sebuah foto yang menunjukkan suasana di sebuah supermarket dengan pagar pembatas yang membagi lorong supermarket menjadi dua bagian.

Dalam unggahan tersebut, juga terdapat keterangan yang menyatakan bahwa foto tersebut merupakan foto sebuah supermarket di Jerman, untuk memisahkan pengunjung yang telah divaksin dan yang belum divaksin.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Simpan Sertifikat Dosis Ke-1 Agar Dapat Vaksin Sama Dosis ke-2

SUMBER: Twitterhttps://archive.ph/dHKZv

NARASI:(diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia)“Sementara itu di Jerman pengunjung supermarket yang telah divaksin dan belum divaksin dipisahkan oleh pagar pembatas.”

FAKTA

Foto tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Adrian Prisecaru” (https://www.facebook.com/pris3caru/) pada 23 November 2021, beberapa hari sebelum akun Twitter “beingrealmac” mengunggah foto tersebut.

Melansir dari media Romania B1TV, pemasangan pagar pembatas tersebut juga dilakukan di cabang supermarket Kaufland yang berlokasi di kota lain.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

Pagar pembatas tersebut memisahkan bagian pusat perbelanjaan di supermarket yang hanya bisa dimasuki oleh pengunjung yang telah divaksin, dengan bagian restoran dan toko cokelat, yang dianggap non-esensial sehingga dapat dimasuki oleh semua pengunjung.

KESIMPULAN

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Twitter dengan nama pengguna “beingrealmac” tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah/false Context

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Tiga Bank Pelat Merah Bagi-Bagi Uang Rp 1,2 Juta untuk Nasabah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tarik Minat Milenial, Keraton Yogyakarta Kemas Ulang Penyajian Budaya
Indonesia
Tarik Minat Milenial, Keraton Yogyakarta Kemas Ulang Penyajian Budaya

Upaya pembaruan dalam Keraton Yogyakarta, kata Bendara, juga pernah dilakukan pada masa kepemimpinan Sri Sultan HB VII yang membuat Keraton Yogyakarta kala itu lebih terbuka.

Mantan Bos dan Petinggi ACT Diperiksa Hampir Setiap Hari, Kini Dicecar Soal Penggunaan Dana
Indonesia
Mantan Bos dan Petinggi ACT Diperiksa Hampir Setiap Hari, Kini Dicecar Soal Penggunaan Dana

Bareskrim Polri terus membongkar kasus dugaan penyalahgunaan dana operasional Aksi Cepat Tanggap (ACT)

Terjadi 179 Kali Letusan di Puncak Gunung Ile Lewotolok
Indonesia
Terjadi 179 Kali Letusan di Puncak Gunung Ile Lewotolok

Erupsi Gunung Ile Lewotolok di Pulau Lembata, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur cukup tinggi mencapai 2.000 meter, dalam beberapa pekan terakhir.

Empat Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan
Indonesia
Empat Narapidana High Risk Dipindahkan ke Nusakambangan

"Mereka adalah narapidana kasus narkotika dan kasus tindak pidana umum pembunuhan yang masuk dalam kategori high risk," ujarnya.

3 Bentrokan Antaraparat Terjadi Dalam Sepekan, Mabes TNI: Diproses Hukum
Indonesia
3 Bentrokan Antaraparat Terjadi Dalam Sepekan, Mabes TNI: Diproses Hukum

Pusat Polisi Militer TNI bersama dengan Pusat Polisi Militer TNI AD atau angkatan terkait sedang melakukan proses hukum terhadap semua oknum anggota TNI.

Ancaman Omicron, Peneliti Desak Pemerintah Perketat Pintu Masuk dari Luar Negeri
Indonesia
Ancaman Omicron, Peneliti Desak Pemerintah Perketat Pintu Masuk dari Luar Negeri

Omicron telah terdeteksi di tujuh negara di Afrika, yakni Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambique, Lesotho, dan Eswatini.

Politisi PPP Beberkan 3 Sosok Capres Terkuat Koalisi Indonesia Bersatu
Indonesia
Politisi PPP Beberkan 3 Sosok Capres Terkuat Koalisi Indonesia Bersatu

Arsul Sani membeberkan tiga tiga nama terkuat yang saat ini digadang-gadang akan menjadi capres dari Koalisi Indonesia Bersatu

Calo Jual Tiket Formula E di Bawah Harga Resmi
Indonesia
Calo Jual Tiket Formula E di Bawah Harga Resmi

"Yang circuit (festival) Rp 350 ribu aja nih kalau mau," ucap calo tersebut.

Ratusan Warga Dekai Yahukimo Kembali ke Rumah Masing-masing
Indonesia
Ratusan Warga Dekai Yahukimo Kembali ke Rumah Masing-masing

Sekitar 200 orang warga Dekai yang sempat mengungsi ke Mapolres Yahukimo kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sumur Resapan Anies Tetap Berjalan meski Anggarannya Dicoret
Indonesia
Sumur Resapan Anies Tetap Berjalan meski Anggarannya Dicoret

Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta mencoret anggaran pembuatan drainase vertikal atau sumur resapan yang diajukan Pemprov dalam APBD tahun anggaran 2022.