[Hoaks atau Fakta]: Sinar X TV Tabung Bisa Membunuh Virus Virus. (Foto: PIRO4D dari Pixabay)

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi yang diunggah oleh akun Twitter @haro_arnold yang mengatakan bahwa sinar X dalam TV tabung dapat membunuh virus.

Unggahan tersebut juga mengatakan bahwa untuk membunuh virus menggunakan sinar X dari TV tabung dapat dilakukan dengan cara membiarkan TV tabung menyala selama delapan jam.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Bumbu Mie Goreng Mengandung Babi

“Sinar X dari TV tabung (TV CRT) membunuh virus dalam 8 Jam. Hidupkan (on) TV tabung 8 jam dan istirahat/tidur/nonton didepannya 8 jam. Virus binasa. Boleh ke wc boleh makan boleh main game. Yg penting 8 jam didepan TV tabung (CRT/TV jadul) yg hidup/on – SEBARKAN DEMI NYAWA SESAMA”

Twitter https://archive.ph/Q9NaP

FAKTA

Sinar X merupakan radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang 0,001 hingga 10 nanometer yang biasa digunakan untuk melihat benda-benda yang tidak dapat dilihat secara langsung oleh mata manusia.

Dalam dunia kesehatan, sinar X memiliki fungsi untuk mengidentifikasi hal-hal yang ada di dalam tubuh manusia, seperti mengidentifikasi keberadaan kanker dan tumor, penyumbatan pembuluh darah, patah tulang, kerusakan gigi, peradangan sendi, penciteraan organ dalam dan identifikasi benda asing dalam tubuh.

Selain memiliki manfaat dalam dunia medis, penggunaan sinar X yang berlebihan dan dilakukan dalam jangka waktu yang panjang juga dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan seperti kemerahan pada kulit, rambut rontok, katarak pada mata, serta mengembangkan kanker dan tumor dalam jangka waktu yang panjang.

Sehingga penggunaan sinar X haruslah sesuai dosis yang tepat agar manfaatnya bisa dirasakan dengan sesuai tujuan dan mengurangi resiko yang ada.

Sinar X sendiri dihasilkan melalui suatu tabung yang memiliki mekanisme bertemunya elektron dan anoda. Elektron sendiri dihasilkan melalui katoda yang dipanaskan.

Untuk membuat elektron dan anoda bertemu, dibutuhkan generator yang dinyalakan untuk membentuk suatu beda potensial yang tinggi antara katoda dan anoda.

Hoaks pembunuh virus. (Foto:  Mafindo)
Hoaks pembunuh virus. (Foto: Mafindo)

Beda potensial tersebut nantinya akan membuat laju percepatan elektron menjadi tinggi dan menumbuk anoda. Tumbukan antara elektron dan anoda inilah yang menghasilkan sinar x.

Dengan demikian, dibutuhkan voltase yang tinggi untuk menghasilkan sinar X. Sedangkan pada TV, untuk menampilkan suatu tampilan pada layar TV membutuhkan voltase yang rendah, sehingga TV tidak dapat menghasilkan sinar X.

KESIMPULAN

Narasi yang diunggah oleh akun Twitter @haro_arnold tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Parasetamol Mengandung Virus Paling Berbahaya di Dunia

Lidah Berwarna Putih, Ada Apa?
Fun
Lidah Berwarna Putih, Ada Apa?
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Beberkan Dugaan Pelanggaran Hukum Holywings
Indonesia
Polda Metro Beberkan Dugaan Pelanggaran Hukum Holywings

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membeberkan dugaan pelanggaran kafe Holywings Kemang, Jakarta Selatan.

Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton
Indonesia
Desa Digital di Tulungagung, Kentongan Diganti Panic Botton

Desa Kendalbulur, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, kini menjadi salah satu desa digital di Indonesia

Airlangga Hartarto: Protokol Kesehatan Dilaksanakan dengan Penegakan Hukum
Indonesia
Airlangga Hartarto: Protokol Kesehatan Dilaksanakan dengan Penegakan Hukum

Airlangga juga menyebut pemerintah terus mendorong dan menyediakan vaksin COVID-19 untuk masyarakat

Wagub Sebut Perpanjangan Kontrak Pengelolaan Sampah Bantar Gebang Masih Proses
Indonesia
Wagub Sebut Perpanjangan Kontrak Pengelolaan Sampah Bantar Gebang Masih Proses

Pemprov DKI Jakarta bersama Pemkot Bekasi tengah melakukan negosiasi perpanjangan kontrak pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Pilkada di Tangsel, Warga Terpantau Patuh Pada Protokol Kesehatan
Indonesia
Pilkada di Tangsel, Warga Terpantau Patuh Pada Protokol Kesehatan

Para pemilih yang hendak menandai jarinya ke tinta hanya boleh diberikan petugas. Setelah memilih, mereka pun diminta langsung pulang ke rumah.

Pengamat: Basis Partai Demokrat Akan Mengalami Migrasi
Indonesia
Pengamat: Basis Partai Demokrat Akan Mengalami Migrasi

Partai politik belum melakukan berbagai manuver untuk menjaring suara-suara baru

Bibit Siklon 94w Berpotensi Jadi Siklon Tropis Sangat Tinggi
Indonesia
Bibit Siklon 94w Berpotensi Jadi Siklon Tropis Sangat Tinggi

Selain itu, ada pula wilayah dengan level waspada untuk potensi banjir bandang

Azis Syamsuddin Bungkam Usai Diperiksa KPK
Indonesia
Azis Syamsuddin Bungkam Usai Diperiksa KPK

Dalam kasus ini, KPK menduga Stepanus bersama seorang pengacara Maskur Husain bersepakat dengan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai, M. Syahrial

Sandi-Riza Lakukan Pertemuan di Thamrin 10, Bahas Ekonomi Kreatif Hingga Isolasi WNA
Indonesia
Sandi-Riza Lakukan Pertemuan di Thamrin 10, Bahas Ekonomi Kreatif Hingga Isolasi WNA

Sandi sempat bersenda gurau dengan Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi

Proses Hukum Wanita Yang Viral Tengah Mesum di Halte Kramat Raya Dihentikan
Indonesia
Proses Hukum Wanita Yang Viral Tengah Mesum di Halte Kramat Raya Dihentikan

Sebelumnya, dua sejoli mesum di Halte SMKN 34, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (21/1) malam. Seseorang merekam aksi mesum itu dan menyebarkannya.