[Hoaks atau Fakta]: Seorang Wanita Bakal Selamanya Tinggal di Mars SpaceXDragon. (Foto: Nasa)

MerahPutih.com - Akun Facebook Azka Aulia Unafi (fb.com/azkaaulia.unafi) pada 23 Mei 2021 mengunggah foto seorang perempuan yang berpakaian biru dengan narasi sebagai berikut:

"Bertemu dengan Alyssa carson. Dia tidak bisa menikah,dan memiliki anak. Dia bersiap menjadi manusia pertama di mars dan dia tidak akan pernah kembali ke bumi”

Sumber: https://archive.ph/msH5q (Arsip)

Baca Juga:

NASA Umumkan 2 Misi Baru ke Venus

FAKTA

NASA tidak merencanakan misi Mars yang astronotnya tidak akan kembali ke Bumi. Menurut penjelasan NASA, Alyssa Carson bukanlah astronot NASA. Ia juga tidak sedang dalam pelatihan astronot.

Meski begitu, NASA memiliki beberapa kegiatan bagi publik yang mungkin saja Alyssa Carson terlibat di situ.

Dilansir Tempo, dalam Nasablueberry.com, tertulis bahwa, pada usia 19 tahun, Alyssa Carson telah menghadiri Space Camp sebanyak tujuh kali, Space Academy tiga kali, Robotics Academy sekali, dan menjadi yang lulusan termuda Advanced Space Academy.

Pada 2012 dan 2013, ia melanjutkan pendidikannya di Space Camp Turkey dan Space Camp Canada, menjadi orang pertama yang menghadiri ketiga Space Camp NASA di dunia.

Alyss Carson juga menjadi yang pertama yang menyelesaikan program Paspor NASA dan mengunjungi 14 Pusat Pengunjung NASA yang tersebar di sembilan negara bagian AS.

Pada Januari 2013, NASA mengundangnya untuk menjadi salah salah satu panelis dalam MER 10 di Washington DC guna membahas misi masa depan ke Mars secara langsung di NASA TV.

Dia kemudian terpilih sebagai salah satu dari tujuh duta besar yang mewakili Mars One, sebuah misi untuk mendirikan koloni manusia di Mars pada 2030.

Namun, dilansir dari kantor berita Australian Associated Press (AAP), Brandi K. Dean, juru bicara NASA, mengatakan bahwa Alyssa Carson bukan astronot NASA.

“Ada beberapa kegiatan yang kami tawarkan kepada pelajar atau publik, yang mungkin saja Alyssa ambil bagian. Namun, saya dapat mengkonfirmasi bahwa dia tidak sedang dalam pelatihan astronot.”NASA pun tidak merencanakan misi Mars satu arah, di mana astronotnya tidak akan kembali ke Bumi.

“Belum ada penugasan yang dibuat untuk misi masa depan awak NASA ke Mars saat ini. Meskipun begitu, kami benar-benar merencanakannya sebagai perjalanan pulang pergi ketika kami mulai mengirim astronot ke Mars,” katanya.

Dikutip dari Politifact, Sean Potter, salah satu staf media NASA, saat diwawancarai pada 19 Juli 2018, juga menegaskan bahwa NASA tidak memiliki hubungan resmi dengan Alyssa Carson.

Bert Carson, ayah Alyssa Carson, pun mengatakan beberapa klaim yang berhubungan dengan anaknya dan sempat viral itu tidak akurat, seperti dilansir dari Popular Mechanics.

Belakangan dikabarkan bahwa proyek Mars One, yang menjadikan Alyssa Carson sebagai duta, telah dinyatakan bangkrut pada 2019.

Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)
Tangkapan layar hoaks. (Foto: Antara)

NASA sendiri, dalam setiap operasi luar angkasanya, selalu mengumumkan daftar lengkap nama astronotnya, baik yang masih terlibat maupun yang terlibat sebelumnya.

Sebelum menjadi astronot, setiap orang pun akan terlebih dulu menjalani beberapa program pelatihan pencalonan di Johnson Space Center. Saat ini, tidak ada calon astronot dalam pelatihan ini.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim bahwa Alyssa Carson bersiap menjadi manusia pertama di Mars dan dia tidak akan pernah kembali ke bumi sehingga dia tidak bisa menikah,dan memiliki anak adalah klaim yang menyesatkan.

Baca Juga:

Pertama Kalinya dalam 30 Tahun, NASA akan Kembali Mengirim Misi ke Venus

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terima Calon Positif COVID-19, Proses Pendaftaran Cakada Diduga Terjadi Pelanggaran
Indonesia
Terima Calon Positif COVID-19, Proses Pendaftaran Cakada Diduga Terjadi Pelanggaran

Dalam masa tiga hari pendaftaran, potensi pelanggaran tersebut dari administrasi hingga etik.

Temui PP Muhammadiyah, Kapolri Listyo Susun Strategi Hadapi Radikalisme
Indonesia
Temui PP Muhammadiyah, Kapolri Listyo Susun Strategi Hadapi Radikalisme

Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menyebut, Polri sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga.

Ketahuan Mesum, Perangkat Desa di Ponorogo Disanksi Bayar Semen 400 Sak
Indonesia
Ketahuan Mesum, Perangkat Desa di Ponorogo Disanksi Bayar Semen 400 Sak

Seorang perangkat desa di Ponorogo, Jawa Timur, terkena sanksi adat membayar semen 400 sak karena ketahuan mesum dengan janda.

Kuasa Hukum: Pinangki Tidak Tahu Menahu Soal Action Plan
Indonesia
Kuasa Hukum: Pinangki Tidak Tahu Menahu Soal Action Plan

Tim kuasa hukum Pinangki Sirna Malasari membantah dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) menerima uang sebesar USD500.000 dari Djoko Tjandra.

Jerinx Ditahan, Ini Pembelaan Koalisi Masyarakat Sipil
Indonesia
Jerinx Ditahan, Ini Pembelaan Koalisi Masyarakat Sipil

Pemerintah dan DPR untuk segera memprioritaskan perubahan kembali UU ITE, melihat UU ITE masih belum tepat sasaran dan penggunaanya cenderung eksesif.

Bio Farma Siapkan Tahapan Vaksinasi COVID-19 Mandiri
Indonesia
Bio Farma Siapkan Tahapan Vaksinasi COVID-19 Mandiri

Pada tahapan pertama, pasien melakukan registrasi dan pre order. Proses awal itu merupakan tahap penyaringan awal untuk menentukan apakah pasien tersebut memenuhi kriteria.

PDIP Kembali Umumkan 75 Jagoan di Pilkada 2020
Indonesia
PDIP Kembali Umumkan 75 Jagoan di Pilkada 2020

Direncanakan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP bidang politik Puan Maharani akan mengumumkan langsung.

Ditanya soal Pelepasan Saham Bir, Anies: Cuma Ramai di Media Saja
Indonesia
Ditanya soal Pelepasan Saham Bir, Anies: Cuma Ramai di Media Saja

"Ah cuma ramai di media aja," kata Anies, Minggu (4/4).

Pertamina Minta KPK Supervisi Kontrak Jangka Panjang
Indonesia
Pertamina Minta KPK Supervisi Kontrak Jangka Panjang

"Pertamina perlu pendampingan KPK agar dapat bertindak cepat menangkap momentum harga minyak, namun tetap berjalan di koridor aturan hukum," ungkap Haryo.