[HOAKS atau FAKTA]: Sebarkan Gambar dan Video di WhatsApp Data Pribadi Dicuri Ilustrasi internet. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Beredar pesan berantai yang berisi klaim tentang bahaya menyebarkan ulang ucapan selamat dalam bentuk gambar dan video karena dapat mengambil data pribadi dan data perbankan yang beredar di aplikasi WhatsApp.

Klaim itu juga menyatakan bahwa ada 500.000 korban telah ditipu.

Penelusuran dilakukan dengan mesin pencari Google dengan kata kunci “good morning messages private banking information” dan ditemukan artikel dari situs thelocalindia.com yang dimuat pada 21 Juli 2020 dengan judul “Fact Check: Does Sending Good Morning Messages Expose One’s Private Banking Information?”.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Viral Orang Mirip Anies Berendam di Sungai Sampah

Dalam artikel tersebut menunjukkan bahwa di India, pesan berantai berisi tentang bahaya menyebarkan ulang ucapan selamat dalam bentuk gambar dan video juga viral.

Artikel tersebut juga menerangkan bahwa tidak ada peringatan resmi mengenai ancaman ini dari tim Tanggap Darurat Komputer India atau CERT-In. CERT-In berada di bawah naungan Kementerian Teknologi Informasi yang bertugas untuk melindungi orang India dari ancaman dunia maya.

pesan hoaks
Pesan Hoaks. (Foto: Mafindo).

FAKTA

Di laman resmi Kementerian Teknologi Informasi India, tidak ada menunjukkan adanya korban dalam kasus ini.

Penelusuran berikutnya merujuk pada situs detikcom dengan judul “Hoax! Ancaman Ucapan Selamat .gif di WhatsApp” yang ditulis oleh Alfons Tanujaya, ahli keamanan cyber dari Vaksincom.

“Ucapan selamat dalam bentuk multimedia atau .gif secara teknis tidak mungkin bisa mengeksekusi malware atau pencurian data. Walaupun memerlukan kemampuan teknis yang sangat tinggi, secara teknis gambar .gif, .jpg atau video bisa saja digunakan untuk mengeksploitasi program lain yang melakukan pencurian data.

Namun hal ini belum pernah terjadi dalam ucapan .gif yang dikirimkan melalui WA sampai saat artikel ini dibuat sehingga broadcast ancaman .gif ucapan selamat dapat dikategorikan hoax.” tulis Alfons Tanujaya di laman Detik yang dimuat tanggal 17 Januari 2018.

Informasi dengan topik serupa pernah dibahas Turn Back Hoax dengan judul “[HOAX] BAHAYA MEMBERI UCAPAN SELAMAT DENGAN .GIF DI WHATSAPP” pada 18 Januari 2018.

KESIMPULAN

Dengan demikian, pesan berantai yang berisi klaim tentang bahaya menyebarkan ucapan selamat dengan gambar dan video adalah palsu dan masuk dalam kategori konten palsu. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Tak Lagi Berbahaya dan Mirip Flu Biasa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesawat Cathay Pacific Dikarantina di Surabaya
Indonesia
Pesawat Cathay Pacific Dikarantina di Surabaya

Ia mengeluh sakit dan petugas medis langsung membawanya ke RSUD dr Soetomo

Update COVID-19 Kamis (10/9): 207.203 Positif, 147.510 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (10/9): 207.203 Positif, 147.510 Sembuh

Total kasus kematian akibat COVID-19 kini mencapai 8.456 kasus

Bencana Banjir 2020, Kemendagri Perintahkan Semua ASN Lakukan Ini di Medsos
Indonesia
Bencana Banjir 2020, Kemendagri Perintahkan Semua ASN Lakukan Ini di Medsos

ASN wajib memberikan informasi yang tepat dan benar mengenai posko bencana di Medsos.

23 Orang Sudah Diperiksa Terkait Kematian Editor Metro TV
Indonesia
23 Orang Sudah Diperiksa Terkait Kematian Editor Metro TV

23 orang saksi tersebut meliputi mereka yang dekat dengan korban

Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Sejumlah WNA di Bali Disanksi karena Nekat Private Party saat Pandemi COVID-19

Mereka diminta membuat surat pernyataan tak akan mengulangi perbuatannya.

Jokowi-Anies Disarankan Jumpa Pers Bareng
Indonesia
Jokowi-Anies Disarankan Jumpa Pers Bareng

Apapun yang dikatakan tokoh idolanya benar dan apapun yang disampaikan tokoh yang dibencinya salah

Jaksa Minta Hakim Tolak PK Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Minta Hakim Tolak PK Djoko Tjandra

Jaksa selaku pihak termohon meminta majelis hakim agar tidak meneruskan berkas permohonan PK terpidana perkara korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali tersebut.

Resesi Melanda, Pemulihan Harus Cepat
Indonesia
Resesi Melanda, Pemulihan Harus Cepat

Pemerintah tidak memaksakan pemulihan dengan berharap pada sektor pariwisata. Saat ini, kunjungan turis mancanegara ke Indonesia turun hingga 80 persen.

Seekor Anjing di Hong Kong Dikarantina karena Virus Corona
Dunia
Seekor Anjing di Hong Kong Dikarantina karena Virus Corona

Otoritas Hong Kong melakukan karantina terhadap seekor anjing milik pasien infeksi virus corona.

Ibu Kota Baru Dilengkapi Bendungan Seharga Rp1,4 Triliun
Indonesia
Ibu Kota Baru Dilengkapi Bendungan Seharga Rp1,4 Triliun

Anggaran tersebut terbagi untuk pembebasan lahan sekitar Rp800 miliar dan pembangunan fisik bendungan sekitar Rp676 miliar.