[HOAKS atau FAKTA]: Satu Keluarga Hanya Makan Terigu Gegara Pembagian Sembako Tak Merata Tangkapan layar Instagram soal warga Depok makan tepung terigu karena bantuan COVID-19 tak merata. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar video di media sosial Instagram ada satu keluarga di Depok, Jawa Barat, bercerita hanya makan tepung untuk dikonsumsi sehari-hari akibat tidak kebagian bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Mereka pun melancarkan komentar dengan kurang meratanya pembagian bansos bagi warga yang terimbas COVID-19.

NARASI:

“Tak Dapat Bansos, Cerita Keluarga Ilma Kerap Makan Tepung Goreng.

Di tengah ramainya pemberitaan korupsi bantuan sosial (bansos), Ilma Ferzia Handayani (22) justru berjuang imbas bansos yang tak merata.

Usai Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara ditangkap Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK), sejumlah masyarakat mengungkapkan kekecewaan mereka.

Tak hanya warga net, beberapa masyarakat juga meluapkan kekesalan mereka. Ilma contohnya. Secara terang-terangan ia mengaku kecewa.

Pasalnya, di luaran sana banyak masyarakat yang menanti-nantikan bansos untuk keberlangsung hidup keluarganya.

Terutama mereka yang hidup mengontrak”

Narasi selengkapnya dibagian setelah referensi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jerman Bantu Bebaskan Rizieq Shihab

FAKTA:

Informasi tersebut tidak benar. Asep sang kepala keluarga yang berprofesi sebagai tukang ojek online dan Ilma istrinya adalah seorang penjual tepung terigu. Keduanya mengaku hanya diperintahkan untuk membenarkan pernyataan dan pertanyaan dari si penanya.

Dalam narasi video yang beredar, dijelaskan jika keluarga Asep tidak pernah mendapat bansos sembako dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Video yang beredar luas di medsos tersebut sampai diberitakan media daring hingga mengundang kehebohan di masyarakat.

Tangkapan layar Instagram soal warga Depok makan tepung terigu karena bantuan COVID-19 tak merata. (Foto: MP/turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Instagram soal warga Depok makan tepung terigu karena bantuan COVID-19 tak merata. (Foto: MP/turnbackhoax.id)

Kabar tersebut langsung direspons petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis, Polsek Cimanggis, dan Polrestro Depok.

Lurah PGS Supriyatun mengklarifikasi perihal video tersebut.

Menurut Supriyatun, Asep merupakan keluarga yang terdaftar mendapat bansos. Supriyatun selaku lurah juga sudah memberikan bantuan, baik berupa sembako atau pun uang tunai secara pribadi.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara

KESIMPULAN

Berdasarkan penjelasan itu, sekeluarga yang hanya makan tepung selama sepekan tersebut tidak benar sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (Asp)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Beredar Kondom Halal Mengandung Air Zam-zam

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ingat, Menteri Agama Berpesan Jangan Cederai Hikmah Ramadan
Indonesia
Ingat, Menteri Agama Berpesan Jangan Cederai Hikmah Ramadan

Seluruh umat Muslim Indonesia untuk menciptakan suasana Ramadan yang penuh dengan ketenangan, kerukunan dan kekhusyukan.

Holding Ultra Mikro Tata Kembali Ekosistem Usaha Wong Cilik
Indonesia
Holding Ultra Mikro Tata Kembali Ekosistem Usaha Wong Cilik

BRI yang kuat dalam permodalan dan likuiditas pun dapat meningkatkan kinerja Pegadaian

90 Lebih Warga Suku Anak Dalam Bakal Punya e-KTP
Indonesia
90 Lebih Warga Suku Anak Dalam Bakal Punya e-KTP

Rencananya, Menteri Sosial Tri Rismaharini akan meninjau perekaman data Nomor Induk Kependudukan (NIK)

Gerak Cepat Polres Jakarta Selatan Usut Pembakaran Kitab Suci
Indonesia
Gerak Cepat Polres Jakarta Selatan Usut Pembakaran Kitab Suci

Polres Jakarta Selatan bergerak cepat mengusut pembakaran kitab suci Al-Quran disertai kalimat tidak pantas yang viral di media sosial.

Prabowo Subianto Berpeluang Menang di Pilpres 2024, Begini Analisanya
Indonesia
Prabowo Subianto Berpeluang Menang di Pilpres 2024, Begini Analisanya

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto berpeluang besar menjadi presiden dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pers Sekarat Diterjang COVID, Jokowi Perintahkan Kementerian Belanja Iklan di Media
Indonesia
Pers Sekarat Diterjang COVID, Jokowi Perintahkan Kementerian Belanja Iklan di Media

Ada 7 insentif yang disiapkan Pemerintah Jokowi bagi perusahaan pers.

MUI: Adzan Jihad Haram karena Menyalahi Syariat
Indonesia
MUI: Adzan Jihad Haram karena Menyalahi Syariat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat bersama dengan organisasi Islam lainnya sepakat bahwa seruan adzan jihad adalah haram karena menyalahi syariat agama.

Pilpres Ricuh, Ribuan Rakyat Pantai Gading Larikan Diri ke Luar Negeri
Dunia
Pilpres Ricuh, Ribuan Rakyat Pantai Gading Larikan Diri ke Luar Negeri

Sekitar 3.200 warga Pantai Gading mengungsi di Liberia, Ghana, dan Togo, akibat bentrok antara aparat dan masyarakat yang menolak hasil pemilihan presiden.

Ini Alasan Ridwan Kamil Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin
Indonesia
Ini Alasan Ridwan Kamil Dukung Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin

Ridwan Kamil mendukung pencalonan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia

1,184 Juta Vaksin Sinopharm Tiba di Indonesia
Indonesia
1,184 Juta Vaksin Sinopharm Tiba di Indonesia

Indonesia kembali kedatangan 1.184.000 vaksin Sinopharm yang berasal dari Tiongkok di Bandara Soekarno Hatta, Cengkarang, Tengerang, Banten pada Senin (19/7) siang.