[Hoaks atau Fakta]: Saat Rakyat Dilarang, Jokowi Mudik ke Solo Presiden Jokowi saat hendak bertolak menuju Jatim dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (06/05/2021) pagi. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

MerahPutih.com - Beredar sebuah video dalam grup Facebook Jokowi Presiden Gagal oleh akun Bekam Totok Kiropraksi Paz yang mengatakan Jokowi pulang kampung.

Dalam video tersebut menunjukkan iring-iringan mobil berplat nomor B yang diklaim merupakan mobil milik rombongan RI 1 (Presiden Jokowi) yang sedang dalam perjalanan pulang kampung.

“RI1 pulang kampungRakyat sendiri dikurung ga boleh mudik.Tanggal 10 harus jebol…..”

Baca Juga:

Polisi Klaim Tak Loloskan Pemudik di Kedungwaringin, Hanya Mengurai Kemacetan

FAKTA

Video tersebut memanglah iring-iringan rombongan Presiden Jokowi, namun bukan dalam perjalanan pulang kampung. Video tersebut merupakan kunjungan Presiden Jokowi ke Jawa Timur.

Kunjungan tersebut dilaksanakan selama satu hari yaitu pada hari Kamis 6 Mei 2021 dan langsung bertolak ke Jakarta pada sore harinya.

Tangkapan layar hoaks Jokowi mudik ke Solo. (Foto: Antara)
Tangkapan layar hoaks Jokowi mudik ke Solo. (Foto: Antara)

Putra sulung Presiden Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa Presiden Jokowi tidak mudik lebaran pada tahun ini.

KESIMPULAN

Dengan demikian, video yang diunggah pada grup Facebook Jokowi Presiden Gagal oleh akun Bekam Totok Kiropraksi Paz tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

Lakukan Tes Acak Pemudik, Kasus Harian COVID-19 Naik Lagi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
SMK Batik 2 Bakal Gelar PTM, Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Depan Sekolah
Indonesia
SMK Batik 2 Bakal Gelar PTM, Gibran Tinggalkan Mobil Dinas di Depan Sekolah

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyayangkan masih ada sekolah yang nekat akan menggar PTM di tengah situasi darurat COVID-19.

Cari Warga Positif COVID-19, Surabaya Gelar Operasi Swab Hunter
Indonesia
Cari Warga Positif COVID-19, Surabaya Gelar Operasi Swab Hunter

Operasi ini akan dibantu jajaran TNI-Polri, dan dipastikan akan menyasar di lokasi keramaian-keramaian yang ada di Surabaya.

Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia, Pekerja Indonesia Meninggal Bertambah Jadi 21 Orang
Indonesia
Kapal Tenggelam di Perairan Malaysia, Pekerja Indonesia Meninggal Bertambah Jadi 21 Orang

Kapal yang mengangkut sekitar 50 pekerja migran Indonesia (PMI) tenggelam di perairan Johor Bahru, Malaysia, Rabu (15/12).

Prabowo Siap Kerja Sama dengan Andika Perkasa untuk Perkuat Pertahanan Indonesia
Indonesia
Prabowo Siap Kerja Sama dengan Andika Perkasa untuk Perkuat Pertahanan Indonesia

"Pada prinsipnya Menhan Prabowo mendukung siapa pun yang ditunjuk dan dipercaya Presiden sebagai Panglima TNI, dan siap bekerja sama untuk memperkuat pertahanan RI," tuturnya.

Kenapa Markis Kido Tak Dimakamkan di TMP Kalibata?
Indonesia
Kenapa Markis Kido Tak Dimakamkan di TMP Kalibata?

Markis Kido sendiri mendapatkan penghargaan Parama Kridha Utama Kelas I dari Presiden SBY

Wali Kota Bekasi Diciduk KPK Terkait Dugaan Suap Proyek dan Lelang Jabatan
Indonesia
Wali Kota Bekasi Diciduk KPK Terkait Dugaan Suap Proyek dan Lelang Jabatan

"Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/1).

ICW Ungkap 9 Pola Peretasan di Diskusi Eks Pimpinan KPK
Indonesia
ICW Ungkap 9 Pola Peretasan di Diskusi Eks Pimpinan KPK

Diskusi bertajuk "Menelisik Pelemahan KPK Melalui Pemberhentian 75 Pegawai" yang digelar Indonesia Corruption Watch (ICW), melalui aplikasi Zoom pada Senin (17/5) disusupi peretas.

Soal Dugaan Rasial Natalius Pigai, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi
Indonesia
Soal Dugaan Rasial Natalius Pigai, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi

"Itu (kontroversi) ndak usah ditanggepin lah. Saya belum baca beritanya," ujar Gibran pada awak media di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Senin (4/10).

[Hoaks atau Fakta]: Kesulitan Hidup, Warga Afghanistan Serahkan Bayi ke Tentara
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kesulitan Hidup, Warga Afghanistan Serahkan Bayi ke Tentara

Orangtua yang menyerahkan bayi mereka kepada sekelompok tentara bukanlah karena kehidupan yang sulit, tapi untuk mengevakuasi bayi tersebut dari daerah kericuhan di Bandara Kabul, Afghanistan.

Survei SMRC: 14 Persen Masyarakat Percaya PKI Bakal Bangkit, Mayoritas dari Pemilih Prabowo-Sandi
Indonesia
Survei SMRC: 14 Persen Masyarakat Percaya PKI Bakal Bangkit, Mayoritas dari Pemilih Prabowo-Sandi

Setidaknya ada 34 persen responden pendukung PKS yang percaya isu kebangkitan PKI