[Hoaks atau Fakta]: Rumput Paragis Dapat Obati Kanker

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Maret 2021
[Hoaks atau Fakta]: Rumput Paragis Dapat Obati Kanker

Rumput Paragis. (Foto: perpusta.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar postingan di Facebook yang menyebutkan khasiat rumput Paragis, yang salah satunya dapat mengobati kanker. Disebutkan pula dalam postingannya, cara menyajikan rumput Paragis sebagai jamu dan proses pengobatannya.

RUMPUT PARAGIS
(Dalam bahasa Banjar namanya tagah Banua)
Bagi yang belum tahu, PARAGIS adalah rumput liar, tidak bisa dibeli .. tumbuh di bukit atau di tanah kosong ..
PARAGIS terkenal dalam KELOMPOK jamu, sehingga dikatakan bahwa para dokter tidak mau menyetujui PARAGIS karena mereka akan kehilangan penghasilan bagi penderita kanker karena ia juga merupakan obat untuk kanker dan benjolan.
cari nyu po sa googLe
Lihatlah kambing-kambingnya, mereka makan lebih dari itu, mereka sehat begitu juga anjing / kucing ketika mereka merasa tidak enak, mereka juga makan PARAGIS .. lucu sekali tapi PARAGIS BENAR-BENAR MENYEMBUHKAN
Saya membaca postingan tentang seorang wanita yang dulunya menderita kista ovarium, dia takut, jadi dia mencoba PARAGIS. Dia sangat takut saat menjalani inex-ray.
dan itu juga memperkuat REGLA seperti dalam darah utuh LaLabas sau.

Baca Juga:

Luhut Tawarkan Riset Obat Herbal ke Tiongkok

FAKTA

Untuk mengetahui kebenaran apakah rumput Paragis dapat digunakan sebagai penyembuh kanker, cek fakta Mafindo dilakukan dengan mencari referensi dari artikel jurnal, pendapat ahli yang bekerja di dunia medis, seperti dokter dan ahli farmasi.

Rumput Paragis atau dikenal sebagai rumput belulang (bahasa latin: Eleusine indica L.) termasuk jenis rumput-rumputan yang dapat hidup di dataran tinggi, sedang ataupun rendah.

Rumput ini biasanya digunakan sebagai pakan ternak, termasuk rumput liar dan dapat tumbuh di berbagai daerah.

Setelah dilakukan pencarian fakta terkait, tidak ditemukan bukti penelitian yang menyebutkan rumput belulang dapat menyembuhkan penyakit kanker.

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh jurnal farmasi, World Journal of Pharmautical Research (WJPS), menjelaskan bahwa rumput belulang (Eleusine indica L.) dapat berkhasiat untuk pengobatan batuk, disentri, gangguan jantung, tekanan darah tinggi, keluhan limpa dan hati, kandung kemih dan batu ginjal, keseleo, dislokasi tulang dan sakit pinggang.

Sejalan dengan itu, jurnal medis berjudul “Antioxidant and Anti-Inflammatory Activities of Extracts from Cassia alata, Eleusine indica, Eremomastax speciosa, Carica papaya and Polyscias fulva Medicinal Plants Collected in Cameroon”, diterbitkan oleh The National Center for Biotechnology Information, pusat penyediaan pengetahuan biomedis dan genomik yang bertempat di Amerika, menjelaskan bahwa rumput belulang (Eleusine indica L.) bermanfaat sebagai obat cacing, menurunkan demam, menyembuhkan batuk, dan obat diuretik (membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine), karena mengandung antioksidan dan anti inflamasi.

Di berbagai negara, seperti Suku Baakpe di Kamerun menggunakan rumput belulang sebagai obat hemoptitis (batuk darah karena bronkitis), di Madagaskar digunakan untuk mengobati keseleo, di Ubangi untuk mengobati demam, di Brasil dan Trinidad digunakan untuk obat disentri, obat diuretik, dan penurun demam, di Kepulauan Filipina digunakan untuk obat ketombe dan rambut rontok, Di Pantai Gading getah tanaman digunakan untuk meredakan sakit kepala dan dioleskan pada luka.

Hoaks paragis. (Foto: Mafindo)
Hoaks paragis. (Foto: Mafindo)

Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Ina Rosalina Dadan menyebutkan, sampai saat ini tidak ada obat herbal yang fitofarmaka. Fitofarmaka adalah obat bahan alam yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinik (pada hewan percobaan) dan uji klinik (pada manusia), bahan baku dan produk jadinya sudah distandarisasi.

Menurut Ina, memang ada obat herbal untuk menyembuhkan diabetes dan hipertensi, tetapi tidak untuk mengobati kanker. Obat herbal hanya dapat meringankan efek samping dari kemoterapi, meningkatkan kualitas hidup pasien kanker, membantu revitalisasi tubuh, namun tidak dapat menghilangkan sel kanker.


KESIMPULAN

Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa, klaim rumput Paragis (rumput Belulang) dapat menyembuhkan kanker adalah HOAX dan termasuk kategori Konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

Riset, Kunci Penting Sukses Bisnis Obat Herbal

##HOAKS/FAKTA #Obat Kanker #Mafindo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan.
Frengky Aruan - Senin, 28 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta MBG Dihentikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Beredar isu di media sosial, eks Menkeu Purbaya dilantik menjadi Dirjen Bea Cukai. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pasca Tak Jadi Menkeu, Purbaya Kini Jabat Dirjen Bea Cukai
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Beredar unggahan yang menyebut tarif parkir mobil di Jakarta kini menjadi Rp 60 ribu per jam. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Aturan Baru, Tarif Parkir di Jakarta Rp 60 Ribu Per Jam
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Narasi itu merujuk pada peristiwa yang terjadi hampir tiga bulan sebelumnya, yakni aksi demonstrasi mahasiswa di Kota Malang pada Senin (15/6).
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kota Malang Resmi Tolak MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Beredar konten yang menyebut Indonesia keluar dari keanggotaan World Bank. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Resmi Keluar dari Keanggotaan World Bank
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Beredar informasi yang menyebut pemerintah enggan mengeluarkan anggaran untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Pemerintah Enggan Keluarkan Anggaran untuk Tangani Karhutla Kalimantan karena Efisiensi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bagikan