[HOAKS atau FAKTA]: RS Darurat Wisma Atlet Buka Pendaftaran Perawat Pasien COVID-19 Tangkapan layar Facebook soal rekrutmen relawan di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah unggahan dari akun Facebook Sairudin berupa narasi dengan klaim bahwa ada rekrutmen relawan COVID-19 yang akan ditugaskan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet, Jakarta.

Unggahan ini telah dikomentari sebanyak 7 kali dan disukai sebanyak 2 kali.

Berikut narasinya:

“Yth Bapak/Ibu,

Mohon ijin…

Bisakah mencarikan volunteer tenaga kesehatan untuk merawat pasien covid 19 di wisma atlit jakarta yg akan dibuka senin ini?

Apabila ada bisa hubungi saya… terimakasih…

Dr. Irna

+6281212729543

Kemenkes

(Batas usia 40 thn maksimal)

Gaji Rp.6,3 juta dapet mes

Ini link pendaftarannya http://tiny[dot]cc/Volunteer_COVID19

Teman2 mhn bantuannya share ini ya.. saat ini yg mendaftar masih 140an org. Sementara kebutuhannya 800 org. Terima kasih.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Campuran Madu, Jeruk Nipis, Garam dan Air Kelapa Mampu Sembuhkan COVID-19

FAKTA:

Hoaks ini merupakan daur ulang atau pernah beredar sejak bulan Maret 2020 dengan menambahkan link isian pendaftaran.

Berdasarkan artikel pada kemkes.go.id, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan membuka 3 jalur resmi dalam rekrutmen tenaga kesehatan untuk penanganan COVID-19. Pendaftaran melalui jalur melalui pesan berantai tidak termasuk jalur pendaftaran resmi Kemenkes.

Kemenkes melakukan rekrutmen melalui organisasi profesi seperti IDI, PPNI, IBI, IAI, PAFI, HAKLI, PATE LKI, PERSAGI, PARI dan lain-lain.

Tangkapan layar Facebook soal rekrutmen relawan di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
Tangkapan layar Facebook soal rekrutmen relawan di RS Darurat Wisma Atlet Jakarta. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Jalur lainnya seperti melalui calon peserta Nusantara Sehat individual dengan mengakses website www.nusantarasehat.kemkes.go.id. Terakhir melaui Poltekkes Kemenkes Jakarta I, II, III, Poltekkes Kemenkes Bandung, dan Poltekkes Kemenkes Banten.

Dr Irna yang namanya dicatut dalam pesan berantai tersebut mengklarifikasi bahwa nomor WhatsApp pada narasi itu bukanlah dirinya.

Selamat malam saya dr Irna… ingin mengklarifikasi atas wa yg tersebar dengan menyebutkan nama saya sebagai kontak person untuk penerimaan volunteer covid 19, wa tersebut mohon untuk diabaikan, karena wa tersebut bukan official dari Kem Kesehatan. Tolong disampaikan kepada yang membroadcast untuk take down broadcast yang tidak benar tersebut. Terimakasih,” tulis Dr Irna melalui WhatsApp.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Dinosaurus Ngamuk Saat Diturunkan dari Mobil Truk

KESIMPULAN:

Melihat dari penjelasan tersebut, rekrutmen relawan COVID-19 di RSD Wisma Atlet Jakarta adalah tidak benar. Unggahan tersebut termasuk dalam kategori Konten Palsu/Fabricated Content. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Pendatang yang Masuk ke Malang Langsung Dikarantina 14 Hari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bangun Citra, Polisi Latih 530 Personil Komunikasi Publik
Indonesia
Bangun Citra, Polisi Latih 530 Personil Komunikasi Publik

Pelatihan ini, mengajak peserta untuk mempelajari bagaimana mengemas teknik komunikasi verbal dan non verbal agar dapat disampaikan secara efektif.

Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian
Indonesia
Stok Gula Menipis, Presiden Diminta Tegur Menteri Perindustrian

Masalah pasok gula rafinasi saat ini adalah terlalu panjang jalur birokrasi perizinan import gula tersebut

 DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Pemberian Keringanan Retribusi Sewa Rusun
Indonesia
DPRD Minta Pemprov DKI Kaji Pemberian Keringanan Retribusi Sewa Rusun

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI. Nova Harivan Paloh menilai perlunya klasifikasi dan syarat yang ketat dalam keringanan retribusi bagi penghuni rusunana agar tepat sasaran.

Skandal Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah "Bapak" dan "King Maker" ke KPK
Indonesia
Skandal Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah "Bapak" dan "King Maker" ke KPK

Boyamin Saiman menyerahkan bukti yang diduga hasil percakapan jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM) dengan sejumlah pihak terkait skandal Djoko Tjandra.

Petugas Kesehatan Pastikan Screening Sebelum Vaksinasi
Indonesia
Petugas Kesehatan Pastikan Screening Sebelum Vaksinasi

“Nanti dokter atau tenaga kesehatan yang menjadi petugas pasti akan melakukan pemeriksaan (screening) sebelum diberikan vaksin," kata dr Dirga Sakti Rambe

Bawaslu Solo Rekrut 1.231 Pengawas TPS
Indonesia
Bawaslu Solo Rekrut 1.231 Pengawas TPS

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Solo, Jawa Tengah merekrut sebanyak 1.231 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Pilwakot Solo.

Rahayu Saraswati Copot APK Muhamad-Saraswati yang Dipaku ke Pohon
Indonesia
Rahayu Saraswati Copot APK Muhamad-Saraswati yang Dipaku ke Pohon

Ketika Rahayu melihat APK Muhamad-Saraswati dipasang di pohon dia menghentikan sepedanya, dan mencopot APK itu, menggulung dan menyimpannya.

Tak Miliki SIKM, Ribuan Kendaraan Ditolak Masuk ke Jakarta
Indonesia
Tak Miliki SIKM, Ribuan Kendaraan Ditolak Masuk ke Jakarta

"Kendaraan elf nihil (di hari kedua)," tutur Arif.

[HOAKS atau FAKTA] Bermodal Nasi Bungkus, Kadrun Ingin Makzulkan Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Bermodal Nasi Bungkus, Kadrun Ingin Makzulkan Jokowi

“Hanya Bermodalkan Ini Mereka Ingin Mahzulkan Presiden…!!! Tepok Jidat"

Polda Metro Hentikan Kasus Pungli Permintaan THR Rektor UNJ
Indonesia
Polda Metro Hentikan Kasus Pungli Permintaan THR Rektor UNJ

pihaknya tidak menemukan adanya unsur pidana korupsi dalam kasus tersebut.