[Hoaks atau Fakta]: Ronaldo Pindahkan Minuman Coca-Cola Karena Produk Yahudi Ronaldo saat pindahkan coca-cola.(The Guardian)

MerahPutih.com - Beredar postingan video Cristiano Ronaldo menyingkirkan minuman bersoda Coca-Cola di hadapannya disertai narasi yang menyebutkan bahwa ia menyingkirkannya karena Coca-Cola buatan Yahudi.

Narasi:

“JGN Pernah meletakan Coca Cola di depan Sy krn Sy tau itu Produck Yahudi .. yg hasilnya utk membunuh Rakyat Palestine .. ( Ronaldo ) Kereeeennnn***Saham Coca Cola Langsung Anjlok 57 T … Mantaabbb”

https://bit.ly/35D391a

Baca Juga:

Nobar Piala Eropa, Ketua DPD Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan

FAKTA

Alasan Ronaldo memindahkan minuman bersoda Coca-Cola dari hadapannya saat konferensi pers EURO 2021 pada Senin 14 Juni 2021 karena dirinya tidak suka dengan minuman bersoda.

Ketidaksukaannya terhadap minuman bersoda sempat ia suarakan saat dirinya menerima gelar Player of the Century pada acara Dubai Globe Soccer Awards di bulan Desember 2020.

Di saat sesi wawancara, Ronaldo menyatakan bahwa dirinya pernah marah kepada anaknya lantaran anaknya meminum Coca-Cola dan Fanta di hadapannya.

Tangkapan layar vidio hoaks. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layar vidio hoaks. (Foto: Mafindo)

"Saya keras kepadanya karena beberapa kali anakku meminum Coca Cola dan Fanta. Itu membuat saya jengkel," kata Ronaldo.

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim Ronaldo menyingkirkan Coca-Cola dari hadapannya karena minuman itu produk Yahudi tidak benar.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, diketahui bahwa klaim narasi penyerta video tersebut tidak benar. Oleh sebab itu, postingan tersebut masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Targetkan Kerumunan Nobar Piala Eropa Saat Operasi Yustisi di Jakarta

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selesaikan Masalah Investasi, Jouska Minta Waktu Pada Klien
Indonesia
Selesaikan Masalah Investasi, Jouska Minta Waktu Pada Klien

"Saya dengan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para klien atas kerugian yang dialami bersama pada portofolio investasi masing-masing, khususnya sehubungan dengan transaksi investasi saham," ujar Aakar.

Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Terpaksa Dialihkan Akibat Banjir
Indonesia
Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Terpaksa Dialihkan Akibat Banjir

Total ada 300 petugas gabungan di lokasi

IDI Sarankan Ini Saat Vaksinasi Agar Antibodi Terbentuk Optimal
Indonesia
IDI Sarankan Ini Saat Vaksinasi Agar Antibodi Terbentuk Optimal

Riwayat penyakit yang dimaksud di antaranya alergi parah

Update Kasus Corona DKI Jumat (23/10): 99.158 Positif, 84.430 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (23/10): 99.158 Positif, 84.430 Orang Sembuh

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona, Jumat (23/10).

Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Duit Rp3 Miliar dari Bekas Caleg Gerindra
Indonesia
Kasus Edhy Prabowo, KPK Sita Duit Rp3 Miliar dari Bekas Caleg Gerindra

Uang itu disita saat penyidik memeriksa Syammy Dusman sebagai saksi dalam kasus suap benur pada Selasa (23/3) kemarin. Dia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Kemelut Demokrat, Nasib Moeldoko Kini Ada di Tangan Menkumham Yasonna
Indonesia
Kemelut Demokrat, Nasib Moeldoko Kini Ada di Tangan Menkumham Yasonna

Formasi yang diambil kubu AHY bertahan, sedangkan Moeldoko menyerang untuk mendapat penetapan Menkumham.

[Hoaks atau Fakta]: Gubernur Anies Bangun Bandara JB Soedirman di Purbalingga
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Gubernur Anies Bangun Bandara JB Soedirman di Purbalingga

Dilansir dari website resmi Bappelitbangda (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah) Kabupaten Purbalingga, pada 17 November 2017 telah dilaksanakan penandatangan pembangunan bandara JB Soedirman menjadi bandara komersial berstandar internasional.

Belum Dapat Restu Jokowi, Masjid Istiqlal Masih Tutup
Indonesia
Belum Dapat Restu Jokowi, Masjid Istiqlal Masih Tutup

Renovasi Masjid Istiqlal yang dimulai sejak Mei di tengah pandemi corona akhirnya rampung.

PPKM Darurat Hari Pertama Kerja, Macet Parah Sampai Gigit Jari Gagal Masuk Jakarta
Indonesia
PPKM Darurat Hari Pertama Kerja, Macet Parah Sampai Gigit Jari Gagal Masuk Jakarta

Pekerja di bidang marketing ini sempat merasakan macet sejauh 1 kilometer.

Cegah Penularan COVID-19, Tes CPNS Bisa di Daerah Asal
Indonesia
Cegah Penularan COVID-19, Tes CPNS Bisa di Daerah Asal

Pada seleksi CPNS, PPPK Guru, dan PPPK Non-Guru tahun 2021, BKN akan tetap menyediakan layanan masa sanggah pada dua kali kesempatan.