[Hoaks atau Fakta]: PSI Cari Pekerja Sosial Media Gaji Rp 60 Ribu Per Bulan Plt Ketum PSI, Giring Ganesha. (Foto: psi.id)

MerahPutih.com - Beredar sebuah narasi melalui akun Facebook Yuanjia Hui yang menginformasikan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sedang mencari specialist social media.

Narasi tersebut juga mencantumkan bahwa gaji yang diberikan adalah Rp 60 ribu untuk satu bulan.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: AHY Malah Berlibur saat SBY Jalani Pengobatan di AS

SUMBER:Facebookhttps://archive.ph/q7XXa

= = = =NARASI:“gaji 60rb kalo ditekunin selama 1000 bulan bisa menghasilkan 60jt ”

FAKTA

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PSI, yakni Satia Chandra Wiguna mengaku memang tengah membuka lowongan untuk specialist social media.

Namun, gaji yang diberikan adalah Rp 6 juta, bukan Rp 60 ribu. Hal ini juga sudah dikonfirmasikan kepada HRD PSI bahwa gaji yang diketikkan adalah Rp 6 juta.

KESIMPULAN

Setelah Tim Mafindo melakulan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Yuanjia Hui tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori false context atau konteks yang salah.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Pemilik Sertifikat Vaksin Dapat Bantuan Rp 1 Juta

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Ukraina Ancam Cabut Pengakuan Kemerdekaan Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ukraina Ancam Cabut Pengakuan Kemerdekaan Indonesia

Ukraina meminta dukungan Indonesia untuk menghadapi konflik yang tengah terjadi, bukan untuk mengancam menarik kemerdekaan Indonesia.

Mulai Senin, Masuk Kawasan Aglomerasi Tanpa Bawa STRP akan Diputar Balik
Indonesia
Mulai Senin, Masuk Kawasan Aglomerasi Tanpa Bawa STRP akan Diputar Balik

"Bila tidak membawa surat tersebut akan kami putar balikkan. Ini lebih jelas lebih tegas lagi," ujar Kepala Korlantas Polri, Irjen Istiono dalam konferensi pers, Jumat (9/7).

Walkot Bobby Ngeluh Pasokan Vaksin COVID-19 di Medan Terhambat
Indonesia
Walkot Bobby Ngeluh Pasokan Vaksin COVID-19 di Medan Terhambat

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengeluh pasokan vaksin COVID-19 di daerahnya terhambat dalam beberapa pekan terakhir.

 Elektabilitas Airlangga Jeblok, Politisi Senior Golkar Desak Ganti Ketum
Indonesia
Elektabilitas Airlangga Jeblok, Politisi Senior Golkar Desak Ganti Ketum

Oleh karena itu, Erwin mendesak para elite Golkar segera memutuskan pergantian ketua umum di partai berlambang beringin tersebut.

Pertempuran Pecah di Ibu Kota Ukraina Kiev
Indonesia
Pertempuran Pecah di Ibu Kota Ukraina Kiev

Serangan Rusia di Kiev pada Selasa (15/3) menewaskan sedikitnya dua orang. Demikian pernyataan dari pihak berwenang Ukraina.

Menlu Sebut Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan Merupakan Kewajiban Kemanusiaan
Indonesia
Menlu Sebut Evakuasi 26 WNI dari Afghanistan Merupakan Kewajiban Kemanusiaan

“Bantuan membawa wakil negara asing dalam misi evakuasi bukan pertama kali dilakukan. Ini merupakan kewajiban kemanusiaan yang harus dilakukan,” kata Retno.

BOR RS COVID-19 Jakarta Capai 56 Persen, Wagub DKI: Jangan Remehkan COVID-19
Indonesia
BOR RS COVID-19 Jakarta Capai 56 Persen, Wagub DKI: Jangan Remehkan COVID-19

Saat ini, BOR di rumah sakit rujukan COVID-19 sudah menyentuh 56 persen. Dari 4.361 yang tersedia, telah digunakan sebanyak 2.426 kasur.

TNI AD Dinilai Sudah Saatnya Turun Gunung Berantas Paham Radikal
Indonesia
TNI AD Dinilai Sudah Saatnya Turun Gunung Berantas Paham Radikal

Langkah Kepala Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman dalam memonitor pergerakan kelompok-kelompok radikalisme menuai dukungan.

Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Mendukung RUU TPKS
Indonesia
Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Mendukung RUU TPKS

Sekitar 60 persen dari warga mendukung Rancangan Undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Kejagung Gandeng BPKP Audit Kerugian Dugaan Korupsi di Garuda Indonesia
Indonesia
Kejagung Gandeng BPKP Audit Kerugian Dugaan Korupsi di Garuda Indonesia

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan diminta audit investigasi kerugian keuangan negara dalam penyewaan pesawat ATR 72-600.