[HOAKS atau FAKTA]: Presidensi G20 Karena Indonesia Sukses Kendalikan Ekonomi Saat COVID-19 Presidensi G20. (Foto: ANTARA/Agatha Olivia)

MerahPutih.com - Indonesia secara resmi meneruskan estafet presidensi G20 untuk tahun 2022. Presidensi G20 yang semula dipegang oleh Italia, kemudian diserahkan secara simbolis oleh Perdana Menteri Italia Mario Draghi, kepada Presiden Indonesia Joko Widodo pada KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola, Roma, Italia. Presidensi G20 ini kemudian menjadi satu sejarah baru bagi Indonesia sejak bergabung di tahun 1999.

Namun sejak ramai dibicarakan sebagai topik nasional, beberapa narasi juga ikut beredar di masyarakat. Salah satu narasi yang banyak ditemukan adalah tentang alasan Indonesia terpilih menjadi Presiden G20.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Dr Terawan Dipecat, Sejumlah Dokter Buat IDI Tandingan

Melalui aplikasi pesan Whatsapp, beredar kabar yang menyebutkan bahwa alasan Indonesia terpilih menjadi Presiden G20 adalah karena Indonesia dianggap berhasil mengendalikan ekonomi saat pandemi. Padahal, pemilihan Indonesia sebagai Presiden G20 tidak ada sangkut pautnya dengan pandemi COVID-19.

Penetapan Indonesia sebagai Presiden G20 untuk tahun 2022 dilakukan saat KTT G20 ke-15 di Riyadh, Arab Saudi pada 22 November 2020 lalu.

FAKTA

Dari penelusuran Mafindo, Presidensi G20 ditetapkan secara konsensus pada KTT berdasarkan sistem rotasi kawasan dan berganti setiap tahunnya. Artinya terpilihnya Indonesia saat itu jelas dipengaruhi oleh rotasi kawasan saja.

Tangkapan layar hoaks.
Tangkapan layar hoaks.

Bahkan di tahun 2020, saat penunjukkan Indonesia sebagai Presiden G20 untuk tahun 2021-2022, Indonesia tengah mengalami kontraksi ekonomi yang cukup parah.

KESIMPULAN

Jadi dapat disimpulkan, narasi yang menyatakan bahwa terpilihnya Indonesia sebagai Presiden G20 karena berhasil mengendalikan perekonomian saat pandemi adalah narasi keliru dan termasuk dalam hoaks kategori false content atau konten yang salah. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Perusahaan Farmasi Moderna Pencipta Virus Corona

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RUU KUP, Fraksi Demokrat Tolak Pengenaan PPN Pendidikan hingga Sembako
Indonesia
RUU KUP, Fraksi Demokrat Tolak Pengenaan PPN Pendidikan hingga Sembako

"Fraksi Partai Demokrat meminta penjelasan definisi terkait dengan yang dimaksud dengan barang pokok yang akan dikenakan PPN, padahal itu kan sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas dan hajat hidup banyak orang," kata Vera

Harga Pangan Melonjak, Angka Kemiskinan Bisa Naik
Indonesia
Harga Pangan Melonjak, Angka Kemiskinan Bisa Naik

ndeks Bulanan Rumah Tangga (Bu RT) menunjukkan harga minyak goreng di Jakarta pada Maret naik 32,18 persen menjadi Rp 18.505 dari Rp 14.000 per liter pada Februari.

Jaksel dan Jaktim Diperkirakan Hujan Ringan Siang Ini
Indonesia
Jaksel dan Jaktim Diperkirakan Hujan Ringan Siang Ini

Hujan ringan pada malam hari diprediksi tidak hanya terjadi di kedua wilayah tersebut

Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Dipastikan Ilegal
Indonesia
Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Dipastikan Ilegal

Tim dari Polda Sumatera Utara telah melakukan penelusuran terhadap bangunan kerangkeng di kediaman Bupati nonaktif Langkat.

MUI: Aparat Penegak Hukum Perlu Bantu Menag Tindak Penyelewengan Dana BOP Pesantren
Indonesia
MUI: Aparat Penegak Hukum Perlu Bantu Menag Tindak Penyelewengan Dana BOP Pesantren

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mendukung sikap tegas Kemenag dalam menindak oknum yang terbukti menyelewengkan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pesantren.

Ketua DPR Minta THR dan Gaji ke-13 Untuk ASN Disalurkan Tepat Waktu
Indonesia
Ketua DPR Minta THR dan Gaji ke-13 Untuk ASN Disalurkan Tepat Waktu

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta kepada pemeriatah agar seluruh mekanisme pencarian THR dan Gaji ke-13 bagi ASN dilakukan secepatnya.

Wagub DKI Nilai Tak Ada yang Aneh Penyelenggara Formula E Studi Banding ke Arab
Indonesia
Wagub DKI Nilai Tak Ada yang Aneh Penyelenggara Formula E Studi Banding ke Arab

Silahkam teman-teman cek transparansi, keterbukaannya, apakah di sana benar-benar studi, atau hura-hura

Aparat Penegak Hukum di Jateng Diminta Bersinergi Berantas Korupsi
Indonesia
Aparat Penegak Hukum di Jateng Diminta Bersinergi Berantas Korupsi

Inilah wujud semangat anak bangsa untuk perangi korupsi

[HOAKS atai FAKTA]: Putin Ultimatum Jokowi Agar Tidak Campuri Urusan Rusia-Ukraina
Indonesia
[HOAKS atai FAKTA]: Putin Ultimatum Jokowi Agar Tidak Campuri Urusan Rusia-Ukraina

Dalam postingan yang disebarkan oleh akun bernama Senandung Azeizza Zhian ini juga menyertakan narasi yang menjelaskan bahwa Presiden Putin secara khusus memperingati Presiden Joko Widodo untuk tidak ikut campur dengan masalah antara Rusia dengan Ukraina.

[HOAKS atau FAKTA]: Denny Siregar Curhat Hidupnya Makin Susah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Denny Siregar Curhat Hidupnya Makin Susah

Postingan gambar tersebut diunggah oleh akun bernama Dhani Agung di grup LAWAN KADRUN.