[Hoaks atau Fakta]: Presiden Turki Cium Tangan Presiden AS Presiden Turki Reccep Tayyip Erdogan (Foto: xinhua)

MerahPutih.com - Akun Facebook Yanny PriagusAdhi (fb.com/yanny.s.167) pada 16 Juni 2021 mengunggah foto yang memperlihatkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden ke grup JAWA TENGAH DUKUNG JOKOWI 2 PERIODE UNTUK INDONESIA MAJU dengan narasi sebagai berikut:

“Erdogan cium tangan joe biden serendah itukah turkey trhdab AS. Bgmn follower erdogan disini ?”

Sumber: https://archive.ph/4JuJb (Arsip)

Baca Juga:

AS Cap Presiden Turki Erdogan sebagai 'Anti Semit'

FAKTA

Faktanya, bukan mencium tangan. Erdogan dan Joe Biden tengah melakukan salam mengepal yang populer selama pandemi COVID-19.Posisi Erdogan yang saat itu sedang duduk membuat Erdogan lebih rendah daripada Joe Biden yang berdiri.

Dilansir dari Medcom, hal itu bisa dilihat dari video singkat yang diunggah akun Twitter @eha_news, 14 Juni 2021. Pada video berdurasi 9 detik itu tampak Biden menghampiri Erdogan yang sedang duduk.

Kemudian Erdogan berdiri dan melakukan salam kepal yang marak dilakukan di masa Pandemi COVID-19. Pada saat Erdogan hendak berdiri sembari bersalaman, tampak seolah Erdogan mencium tangan Biden.

Tangkapan layar hoaks Erdogan. (Foto: Mafindo)
Tangkapan layar hoaks Erdogan. (Foto: Mafindo)

Jika benar Erdogan bersalaman, seharusnya bagian wajah Erdogan menempel beberapa detik di bagian tangan Biden. Namun hal itu tidak terjadi walau sedetik.

Pertemuan Erdogan dengan Biden berlangsung di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Brussels, Belgia pada Senin 14 Juni 2021.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, adanya foto yang diklaim sebagai Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mencium tangan Presiden Amerika Serikat Joe Biden merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Erdogan Tolak Bersalaman dengan Emmanuel Macron

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
MUI Imbau Masyarakat Patuhi Larangan Salat Iduladha di Zona Merah dan Oranye
Indonesia
Bupati Ade Yasin: Saya Dipaksa Untuk Bertanggung Jawab
Indonesia
Bupati Ade Yasin: Saya Dipaksa Untuk Bertanggung Jawab

Ade mengaku tidak pernah memerintahkan anak buahnya untuk menyuap Tim Pemeriksa Badan Pemeriksa Keuangan.

699 Desa di Jatim Diprediksi Alami Kekeringan Kritis
Indonesia
699 Desa di Jatim Diprediksi Alami Kekeringan Kritis

Untuk droping air bersih, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PDAM Kabupaten setempat. BPBD Jatim juga menyiapkan peralatan lain untuk mengantisipasi kekeringan.

Ketua DPRD Kota Bekasi Akui Dapat Uang Rp 200 Juta dari Anak Buah Rahmat Effendi
Indonesia
Ketua DPRD Kota Bekasi Akui Dapat Uang Rp 200 Juta dari Anak Buah Rahmat Effendi

Usai diperiksa KPK, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku diserahkan uang senilai Rp 200 juta oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi.

Penilaian Negatif Publik Atas Penegakan Hukum Naik Sejak COVID-19
Indonesia
Penilaian Negatif Publik Atas Penegakan Hukum Naik Sejak COVID-19

Salah satu temuannya yakni, penilian negatif publik atas kondisi penegakan hukum mengalami kenaikan sejak munculnya COVID-19.

Ferdinand Hutahaean Siap Buka-bukaan
Indonesia
Ferdinand Hutahaean Siap Buka-bukaan

Ferdinand mengklaim munculnya cuitan itu karena pergumulan pribadinya yang tengah menderita penyakit

PPKM Level 4 Kembali Diperpanjang Sampai 9 Agustus
Indonesia
PPKM Level 4 Kembali Diperpanjang Sampai 9 Agustus

PPKM level 4 yang diberlakukan sebelumnya telah memberi hasil yang baik

Belum Ada Sponsor, Pemprov Yakin Formula E Berjalan Lancar
Indonesia
Belum Ada Sponsor, Pemprov Yakin Formula E Berjalan Lancar

Penyelenggaraan Formula E membutuhkan biaya Rp 150 miliar. Sebagian anggaran sudah dipakai untuk pembelian alat sebagai kebutuhan konstruksi pembangunan trek.

Indonesia Alami Deflasi ke-2 di 2021
Indonesia
Indonesia Alami Deflasi ke-2 di 2021

Penurunan harga ditunjukkan oleh turunnya beberapa indeks berbagai kelompok pengeluaran.

Kapolri Singgung Pelanggaran Oknum Polri Saat Lantik Sejumlah Pati
Indonesia
Kapolri Singgung Pelanggaran Oknum Polri Saat Lantik Sejumlah Pati

Jangan memberikan beban yang berpotensi menjadi penyimpangan